Kategori
Event

Taat dan Setia: Bersaksi dalam Karya

Taat dan Setia: Bersaksi dalam Karya

Kamp Nasional Mahasiswa 2025

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto peserta KNM beserta staf dari Perkantas NTT

    Kamp Nasional Mahasiswa (KNM) tahun 2025 telah dilaksanakan pada tanggal 13-17 Agustus, bertempat di Merlynn Park Hotel-Jakarta. Dari total kurang lebih 800 peserta yang mengikuti kamp ini, 40 diantaranya berasal dari Perkantas Nusa Tenggara Timur (32 mahasiswa dan alumni fresh graduate serta 8 orang staf). Kesempatan mengikuti KNM ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperlengkapi tetapi juga menolong kami menikmati kasih setia dan pimpinan Tuhan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

     Bukti kesetiaan dan pimpinan Tuhan kami rasakan ketika Ia mencukupkan semua yang kami butuhkan untuk mengikuti kegiatan ini. Pada awal pembentukan panitia lokal dan menyusun rancangan anggaran biaya, kami cukup pesimis karena total biaya yang dibutuhkan tergolong besar bagi kami. Kami lalu mengupayakannya dengan melakukan usaha dana setiap minggu dan juga sharing proposal ke kakak-kakak alumni. Dalam proses mengerjakannya, kami juga dihadapkan dengan tantangan untuk dapat membagi waktu dengan baik antara keluarga, kuliah/kerja dan juga pelayanan sehingga tidak jarang ada miskomunikasi dan bahkan beberapa teman memilih pergi. Namun semua proses ini mendorong kami untuk terus belajar, berupaya dan juga tidak lupa berdoa, hingga pada akhirnya Tuhan menyatakan kesetiaan dan pimpinan-Nya dengan kebutuhan dana yang cukup, bahkan lebih.

     Bukti kesetiaan dan pimpinan Tuhan juga kami rasakan melalui kehadiran orang-orang yang setia mendukung kami dalam doa, tenaga maupun dana. Kehadiran kakak-kakak staf Perkantas yang setia mendoakan dan mendampingi kami selama persiapan, kakak-kakak alumni yang mendukung kami melalui proposal yang disharingkan, maupun teman-teman sepelayanan yang membeli usaha dana kami merupakan wujud kasih Tuhan yang sungguh menghibur dan menguatkan kami untuk tekun melewati setiap proses yang ada. Kahadiran mereka juga menjadi teladan bagi kami untuk terus berkarya dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar kami.

     Tidak hanya itu, KNM merupakan momen bagi kami untuk diperlengkapi Tuhan supaya menjadi perpanjangan tangan-Nya dalam menyatakan Kerajaan Allah di tengah dunia. “Taat dan Setia : Bersaksi dalam Karya” merupakan tema utama yang diangkat berdasarkan pesan firman Tuhan dari kitab Daniel dengan tujuan untuk melahirkan komitmen-komitmen berupa kontribusi dan karya nyata di dunia profesional, lembaga misi, dukungan terhadap pelayanan Perkantas dan bahkan kerinduan untuk menjadi misionaris di negara lain. Oleh karenanya semenjak persiapan kami diarahkan untuk melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama dari kitab Daniel, baca dan sharing bersama dari buku Fruitfulness On The Frontline, berdoa bersama, hingga setiap sesi pembinaan yang kami ikuti selama kegiatan KNM di Jakarta semakin memperlengkapi dan meneguhkan panggilan hidup kami untuk melayani Tuhan di bidang kami masing-masing. Dengan demikian KNM 2025 tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan pembelajaran, tetapi juga menjadi katalisator bagi perubahan nyata dan kontribusi signifikan dari kami sebagai mahasiswa Kristen di berbagai bidang kehidupan di mana pun kami berada.

Rut Waworuntu – Tim Pendamping Pelayanan Mahasiswa Kupang

    Salah satu sesi yang cukup berkesan bagi saya adalah Eksposisi Kitab Daniel yang dibawakan oleh Dr. Loh Kim Cheng mengenai Kesetiaan Dalam Tekanan seperti halnya Daniel dan teman-teman yang tetap setia kepada Tuhan meskipun berada di tengah tekanan dan ancaman dari pemerintah Babel. Bagian ini mengajarkan saya untuk tetap menjaga integritas dan keberanian dalam menghadapi berbagai ujian, belajar percaya dan mengandalkan Allah yang berdaulat supaya tetap berbuah meskipun hidup di era yang penuh ketidakpastian dan perubahan yang cepat. Saya juga bersyukur karena disediakannya Pameran Lembaga Misi di mana saya disadarkan tentang pentingnya bermisi dan ragam misi yang bisa dilakukan, menjadi tahu adanya lembaga misi di Indonesia serta membuat saya rindu untuk bisa menjadi connecting hub, bermisi, dan melayani melalui lembaga misi yang ada. Tak hanya itu, saya juga bersyukur lewat adanya Kapsel Profesi saya bisa lebih mendalami profesi yang saya pilih dengan POV sebagai saksi Kristus yang taat dan setia serta berdampak dalam era yang serba cepat, instan dan juga penuh tantangan. -Rut Waworuntu-

   “Meski Gelap Sekitarku, Bahaya Trus Menderu,.. Kuasa Kekal Disediakan Kitapun Dimampukan.. Kumau Setia, Taat Slamanya Walau Dunia Pergi Dariku, Yesuslah Sgalanya Bagiku.. ”  Penggalan lirik lagu tema KNM ini pun menjadi semangat dan komitmen kami semua untuk tetap taat dan setia memberitakan Kerajaan Allah bagi dunia. Kami percaya bahwa di dalam segala kelemahan dan keterbatasan kami, Allah sanggup menolong kami melayani Dia di zaman yang penuh tantangan ini. 

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto seluruh peserta KNM 2025

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto penatalayanan dari Kupang dalam sesi Eksposisi 2: Daniel 6, bersama Dr. Loh Kim Cheng

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto Alan Mussu & Putri Suyono sebagai perwakilan dari NTT dalam acara parade budaya

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto Pdt.Alexander Nanlohy saat memimpin sesi Sedication Service : Jadikan Aku Batu Hidupmu

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto saat sesi menuliskan doa dan harapan bagi negara/bangsa yang dipilih

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto sharing dalam kelompok PA

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto peserta NTT setelah koordinasi daerah

Kategori
Event

Hadir Untuk Hari Ini

Hadir Untuk Hari Ini

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto seluruh binaan yang hadir dalam Ibadah Syukur HUT Perkantas NTT

   Tahun ini Perkantas NTT merayakan sekaligus mensyukuri pemeliharaan Tuhan atas pelayanan yang sudah berlangsung sepanjang 36 tahun. Perayaan ini berlangsung dalam Ibadah Syukur bersama di Gereja Kristen Protestan Kehidupan Rohani Kupang pada 4 Juli 2025. Ibadah Syukur ini dipimpin oleh Kak Imanuel Meok (Staf Perkantas Kupang) dan dihadiri oleh 155 orang binaan yang terdiri dari siswa, mahasiswa dan alumni.

    Pada usia pelayanan yang ke-36 tahun ini, kami diajak untuk melihat kehadiran Perkantas sebagai jawaban atas masalah-masalah yang terjadi di NTT sekarang ini. Masalah keadilan, pendidikan, HAM, gizi buruk, human trafficking, mental health, sosial, PHK dan lain-lain marak terjadi di sekeliling kita. Oleh karena itu Perkantas sebagai lembaga yang membina siswa dan mahasiswa (kader masa depan) perlu prihatin dengan hal ini. Dalam khotbahnya di bawah tema Hadir Untuk Hari Ini, Kak Imanuel mengajak kami untuk belajar dari Ester dan Mordekhai yang hadir dan menjadi jawaban atas permasalahan bangsa pada saat itu (Ester 4:14). Maka di usia yang ke-36 tahun, Perkantas perlu terus melihat diri sebagai alat Tuhan yang hadir dan terlibat dalam penyelesaian masalah-masalah di NTT sekarang ini.

    Kami juga dikuatkan melalui video sharing dari Pendeta Gustaf Nenu, Alumni Perkantas yang saat ini melayani di GMIT Overa Fatululat, Klasis Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang yang diputar sebelum sesi pemberitaan Firman. Dalam video tersebut Kak Gustaf mensharingkan tentang program GASING (Gereja Bersih Stunting) yang dilakukan oleh Kak Gustaf bersama jemaat di sana melalui pemberian asupan gizi tambahan berupa 1 butir telur ayam organik setiap hari kepada ibu hamil, ibu menyusui dan anak di bawah 2 tahun yang ada di desa Fatumonas.  Selain itu Kak Gustaf bersama jemaat juga membuka lapangan pekerjaan di bidang pertanian lahan kering dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada, sebagai langkah untuk mengurangi angka human trafficking yang cukup tinggi di NTT. Sharing ini mendorong kami untuk menggumulkan dampak apa yang bisa kami berikan melalui profesi masing-masing dalam menjawab berbagai permasalahan di NTT.

    Kami pun diberkati melalui kehadiran Oma Arnoldus dalam Ibadah Syukur HUT tahun ini, yang mana Oma Arnoldus dahulu sering menyediakan rumahnya sebagai tempat beribadah pada masa awal pelayanan Perkantas dirintis di NTT. Kehadiran Oma Arnoldus menjadi sukacita dan dorongan bagi kami untuk terus hadir dan menjadi alat bagi Tuhan dalam menyatakan kemuliaan-Nya. Akhirnya, ibadah ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, makan bakso dan fellowship bersama. Doa kami, Perkantas terus hadir sebagai alat Tuhan dengan terlibat aktif dalam penyelesaian masalah-masalah di NTT supaya nama Tuhan terus dimuliakan.

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto saat ibadah berlangsung

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto Kak Imanuel Meok ketika memimpin pemberitaan Firman

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto saat ibadah berlangsung

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto persembahan pujian dari alumni perintis

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto saat menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto perwakilan komponen meniup lilin ulang tahun

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto Kak Linda Moata (Ketua Badan Pengurus Cabang Perkantas NTT) saat memberikan sambutan

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto fellowship di akhir ibadah

Kategori
Event

To Be and To Work with HIM

To Be and To Work with HIM

PEMBINAAN BOARD PERKANTAS NTT
Hotel Sahid T-More Kupang, 14-15 Juni 2025

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Baris depan dari kiri ke kanan: Kak Abraham Talluta-BPC, Kak Stef Ndun-BPC, Kak Melky Takoy-TP3 Atambua, Kak Linda Moata-BPC, Kak Hilda Suherman-BPN, Kak Robby Lugito-Alumni, Kak Bubun Bangalino-BPC, Kak Lucia Pirayana-TP3 Waibakul, Kak David Tambaru-BPC, Kak Butje Fanggi-BPC
Baris tengah dari kiri ke kanan: Kak Pingki Leo Lede-BPR Waingapu, Kak Yuli Walli-BPR Kefa, Kak Helena Selan-BPR Soe, Kak Ija Sopaba-BPR Soe, Kak Ita Takoy-TP3 Atambua, Kak Elsa Boimau-BPR Soe, Kak Vita Karmany-BPC, Kak Jener Tloim-BPR Soe, Kak Jeny Ngana TP3 Waibakul, Kak Elnora Sitio-BPR Waingapu, Kak Novri Noenoehitoe-BPC, Kak Elita Theofani-Alumni Perkantas Jakarta, Kak Merly Bunga-TP3 Sabu, Kak Ance Tamelab-BPR Kefa
Baris belakang dari kiri ke kanan: Kak Arlin Sing-BPC, Kak Domi Sesfao-BPR Soe, Kak Herson Hawu-TP3 Sabu, Kak Kris Missa-BPR Kefa, Kak Nusan Willa-BPR Kefa, Kak Egidius Laka-BPR Kefa, Kak Rabea Seo-Staf Kupang, Kak Adi Rishard-BPR Kefa

  “Board ini sebenarnya apa dan harus berbuat apa? Apa tugas dan tanggung jawab board? Apa peran penting board dalam pelayanan Perkantas? Bagaimana board bisa memanajemen waktu agar bisa membagi fokus antara pekerjaan, keluarga dan pelayanan supaya bisa seimbang? Bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan di daerah mereka? Bagaimana cara fundraising?  Disiplin rohani seperti apa yang dibutuhkan oleh seorang board supaya bisa melayani dengan baik? Bagaimana menghadapi ketakutan-ketakutan board?”

    Pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan pergumulan-pergumulan para pengurus Yayasan Regio NTT, dan karena itu menjadi alasan diadakannya Pembinaan Board Perkantas Regional NTT di bulan Juni kemarin. Board atau Pengurus Yayasan di Level Regio (BPC/Badan Pengurus Cabang), Level Ranting (BPR/Badan Pengurus Ranting) maupun dalam tahap perintisan (TP3/Tim Perintis Pelayanan Perkantas) adalah tim yang berperan penting untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan Perkantas sebagai organisasi. Meski board tidak se-aktif staf di ladang pelayanan, tetapi board berperan memastikan pelayanan Perkantas secara finansial dan organisasi tertata dengan baik, hak dan kewajiban staf terpenuhi dan bersama staf memikirkan rencana strategis untuk mengembangkan pelayanan di daerah.

    Selayaknya staf dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai murid Kristus, anggota board perlu tetap bertumbuh dan berakar dalam Kristus. Sehingga board di saat yang sama perlu terus memperlengkapi diri dengan kapasitas management organisasi yang baik dan juga kehidupan rohani yang baik. “To Be and To Work with HIM” menjadi tema pada Pembinaan Board Perkantas Regional NTT yang berlangsung tanggal 14-15 Juni 2025, bertempat di Hotel Sahid T-More Kupang. Tujuannya adalah (1) Menjelaskan pentingnya kehidupan spiritual board yang mendukung pelayanan dengan terus “mengidentifikasi” karakter dan karya Kristus dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam pelayanan yang dikerjakan di Perkantas; (2) Menjelaskan perspektif yang benar tentang peran sebagai board; (3) Membangun semangat melayani board sebagai murid dalam persekutuan dan dalam mendukung pekerjaan pemuridan Perkantas; dan (4) Mengerjakan pelayanan dengan “hati sebagai hamba” yang mau terus belajar, diajar dan mengalami Tuhan.

    Peserta yang mengikuti pembinaan board berasal dari daerah-daerah binaan Perkantas Regional NTT yakni dari Kupang 12 orang yang terdiri dari BPC 9 orang, BPN (Badan Pengurus Nasional) 2 orang dan PC (Pimpinan Cabang) 1 orang, BPR Soe 5 orang, BPR Kefamenanu 6 orang, BPR Waingapu 2 orang, TP3 Waibakul 2 orang, TP3 Atambua 2 orang, dan TP3 Sabu 2 orang. Pembinaan board dilaksanakan selama 2 hari yang terdiri dari beberapa sesi tiap harinya. Pada hari pertama tanggal 14 Juni 2025, Ibadah Pembuka dipimpin oleh Kak David Tambaru dengan tema “To Be With Him”. Pada sesi ini Kak David mengingatkan board untuk hidup bersama Kristus, artinya wajib hidup seperti Kristus hidup, dan itu tidak mudah sehingga hanya mungkin jika kita punya hubungan yang intim dan berakar dalam Kristus, hidup di dalam Dia dan Dia di dalam kita, hidup diajar oleh Dia dan dalam rencana-Nya. Kemudian dilanjutkan dengan sesi Seminar I oleh Kak Hilda Suherman dengan tema “Perspektif Yang Benar Tentang Peran Sebagai Board”. Pada sesi ini para board dibukakan tentang peran dan tanggung jawab sebagai board dan bahwa semua peran board yakni memimpin, mengawasi, membimbing, memutuskan akan rapuh bila tidak dilandasi oleh kehidupan rohani yang sehat. Dalam sesi ini juga dibukakan hal-hal yang perlu diwaspadai oleh board agar dapat mengidentifikasinya sedari dini sehingga pelayanan dapat bertumbuh dalam rencana Tuhan. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi doa dan fellowship yang dipandu oleh Kak Rabea Seo. Pada bagian ini board dibagi dalam kelompok untuk mensharingkan pergumulan pelayanan mereka masing-masing kemudian saling mendoakan.

    Hari kedua pembinaan board dimulai dengan Ibadah Minggu yang dipimpin oleh Kak Roby Lugito dengan tema “To Work With Him”. Pada sesi ini Kak Roby mengajak board untuk merefleksikan kembali karya keselamatan yang Yesus telah kerjakan bagi kita, dan membangun semangat melayani board sebagai murid dalam persekutuan dan dalam mendukung pekerjaan pemuridan Perkantas. Setelah itu sesi berikutnya adalah Seminar II yang dibawakan oleh Kak Hilda Suherman dengan tema “Praktikal, Tips-Tips Dalam Melayani Sebagai Board”. Pada bagian ini Kak Hilda membagikan bagaimana tips-tips fundraising yang pernah dikerjakan oleh Kak Hilda sendiri, kemudian membangun kerangka berpikir board untuk melihat potensi dari daerah masing-masing yang dapat digunakan sebagai bahan fundraising. Kak Hilda juga mengajak board untuk memahami bahwa fundraising yang sehat dimulai dari doa, dipelihara dalam iman, dan ditutup dengan ucapan syukur. Selain itu Kak Hilda membagikan tips-tips bagaimana menyeimbangkan keluarga, pekerjaan dan pelayanan, bagaimana membangun komunikasi bersama staf di daerah masing-masing dan mengajak board untuk memperhatikan dan memelihara kebutuhan staf. Dari materi yang dibagikan, board kemudian dikelompokkan sesuai daerah masing-masing untuk memikirkan secara konkret pelaksanaan di lapangan nanti setelah pulang dari pembinaan.

    Sesi terakhir yaitu Ibadah Penutup dengan tema “Faithful Servant” dipimpin oleh Kak Roby Lugito. Setelah semua rangkaian sesi yang telah disampaikan oleh para pembicara, sesi ini membukakan bahwa kualitas karakter yang bisa kita kontrol adalah kesetiaan, sehingga kita bisa memilih untuk tetap setia mengerjakan panggilan sebagai board karena Kristus pun tetap setia dan tidak pernah menyerah akan hidup kita. Kak Roby mengajak board untuk memberikan hidup tanpa takut dan ragu untuk menjadi serupa serta menjadi rekan sekerja Allah dalam mengerjakan rancangan besar-Nya dalam dunia ini.

    To Be and To Work With HIM menjadi komitmen para board setelah pembinaan ini. Mereka kembali ke daerah masing-masing dengan sukacita karena diisi dan disegarkan oleh Tuhan. Kiranya board semakin diproses dan dibentuk oleh Tuhan agar semakin kuat dan kokoh dalam menjalankan pelayanan yang Tuhan percayakan.

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto Kak David Tambaru ketika memimpin Ibadah Pembuka

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto Kak Hilda Suherman ketika menyampaikan materi dalam sesi Seminar 1

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto Kak Roby Lugito ketika memimpin Ibadah Minggu

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto penyampaian materi dalam sesi Seminar 2

 

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto saat Ice Breaking

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto saat sesi fellowship dan doa bersama dalam kelompok

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto saat tanya-jawab dalam sesi seminar

Pembinaan Board Perkantas NTT 2025

Foto seluruh peserta Pembinaan Board Perkantas NTT

Kategori
Event

Menjadi Saksi Kebesaran Tuhan

Menjadi Saksi Kebesaran Tuhan

Rapat Kerja 6 Bulan Perkantas NTT

All Staf Perkantas NTT - Juni 2025

Foto 21 orang staf Perkantas NTT yang mengikuti RAKER 6 Bulan 2025

    Rapat Kerja (RAKER) 6 Bulan Perkantas NTT tahun 2025 berlangsung di Rumah Persekutuan Perkantas Kupang, 11-12 Juni. RAKER ini dihadiri oleh 21 orang staf yang melayani di Perkantas NTT. Tujuan RAKER ini diadakan untuk mengevaluasi pelayanan selama 6 bulan terakhir dan merencanakan pelayanan 6 bulan ke depan, saling sharing tentang penyertaan Tuhan dalam mengerjakan pelayanan serta mendoakan pergumulan yang ada.

    RAKER hari pertama dimulai dengan ibadah bersama yang dipimpin Kak Senny Pellokila dengan tema PANGGILAN KRISTUS: Antara Panggilan dan Tanggung Jawab. Dalam sharingnya, Kak Senny mengingatkan staf untuk menjaga kehidupan rohani di tengah kesibukan pelayanan agar staf bisa terus bertumbuh.

    RAKER hari pertama juga menolong staf melihat penyertaan Tuhan yang mencukupkan segala keperluan dalam pelayanan, dengan terlaksananya travelling ke kota-kota perintisan dan pengembangan serta kegiatan Siswa Membaca Alkitab (SMA) dan Bulan PI. Kebaikan Tuhan pun dinyatakan melalui kehadiran orang-orang yang memberi diri menjadi panitia serta memberi dukungan dana dalam persiapan Kamp Nasional Mahasiswa (KNM) Agustus mendatang serta Kamp Regional Alumni (KRA) tahun 2026.

     Kehadiran siswa, mahasiswa dan alumni yang memberi diri untuk dibina menjadi bukti nyata pimpinan Tuhan yang kami saksikan melalui kesempatan sharing tentang kemajuan pemuridan di setiap kota. Pertumbuhan iman dan karakter mereka menjadi semangat dan dorongan bagi kami untuk semakin giat memberitakan Kabar Keselamatan dan Memuridkan. Kami juga mendengarkan sharing dan bersama mendoakan Kak Inda (Kupang ke Waikabubak), Kak Yesti (Soe ke Kupang) dan Kak Rince (resign dari Perkantas Kefa dan melayani sebagai ASN) tentang pergumulan mereka menyesuaikan diri dengan tempat pelayanan yang baru.

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Gospel (Staf Kupang) sedang melaporkan pelaksanaan kegiatan SMA

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Nona Riwoe (Staf Alor) sedang melaporkan progress persiapan KRA

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Yesti Radja (Staf Kupang) ketika mensharingkan pergumulan menyesuaikan diri dengan tempat pelayanan yang baru

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto dari kiri ke kanan (Kak Inda Jacob-Staf Waikabubak, Kak Mada Willa-Staf Alor, Kak Nita Mila-Staf Waingapu) saat makan siang bersama

Foto dari kiri ke kanan (Kak Serli Missa-Staf Soe, Kak Stenly Foni-Staf Waingapu, Kak Eben Dapa Zesi-Staf Waikabubak) saat mensharingkan perkembangan Pemuridan di kota masing-masing

    Kesulitan-kesulitan yang kami hadapi dalam mengembangkan Pemuridan di daerah menolong kami semakin bergantung kepada Tuhan dan terus melakukan evaluasi untuk pelayanan yang lebih baik. Oleh karenanya dalam RAKER hari ke-2 kami bersama melakukan evaluasi, saling sharing dan berdoa bersama tentang kesulitan serta hal-hal yang dapat kami kembangkan untuk kemajuan Pemuridan di kota kami masing-masing.

    RAKER hari ke-2 ditutup dengan ibadah bersama yang dipimpin Kak Imanuel Meok dengan tema Natur Seorang Pelayan Rohani. Dalam khotbahnya Kak Nuel mengingatkan staf bahwa natur seorang pelayan rohani adalah memiliki keberanian, ketulusan, kelembutan serta kesaksian hidup. Oleh karenanya Kak Nuel mendorong staf untuk berjuang menumbuhkan natur pelayan rohani dalam diri demi kemajuan pelayanan untuk kemuliaan Allah. Setelahnya atas dukungan BPC (Badan Pengurus Cabang) kami berkesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan bersama dr. Ariyanti Yusnita (direktur RS St. Carolus Borromeus Kupang), dr. Exhantie Jezua dan dr. Gusto Mesakh serta berfellowship dalam makan malam bersama.

    Kami bersyukur kepada Tuhan atas terselenggaranya RAKER 6 Bulan Perkantas NTT ini dengan baik. Lebih dari pada itu, kami bersyukur melalui RAKER ini Tuhan menunjukkan kebesaran-Nya bahwa Dia tidak hanya mempercayakan, tetapi juga memelihara dan mencukupkan segala sesuatu bagi kami di dalam mengerjakan Amanat Agung-Nya. Ini menjadi semangat yang terus mendorong kami agar setia menjangkau lebih banyak jiwa bagi kemuliaan-Nya, serta terus bergantung kepada-Nya di dalam doa.

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Imanuel Meok (Staf Kupang) ketika menyampaikan Firman dalam ibadah penutup

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Nona Riwoe saat pemeriksaan tekanan darah dengan dr. Gusto Mesakh

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Mada Willa saat pemeriksaan kadar gula darah dengan dr. Exhantie Jezua

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Dance Dengak (Staf Kupang) saat pemeriksaan kesehatan jantung dan paru-paru dengan dr. Ariyanti Yusnita

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto staf dan BPC saat fellowship  dalam makan malam bersama

Kategori
Event

Kamp Kepemimpinan Nusa Tenggara Timur (KKNTT) 2024

CEO: Christ, Empowering, Overcomer

Kamp Kepemimpinan NTT 2024

KKNTT 2024

Foto peserta KKNTT saat pembukaan kegiatan

KKNTT 2024

Foto seluruh peserta KKNTT 2024

    Bello, 18 Agustus 2024 – Di tengah hiruk pikuknya kebobrokan tokoh-tokoh pemimpin di Indonesia, sebuah langkah diambil untuk menumbuhkan pemimpin-pemimpin yang didasari oleh Kasih Kristus. Atas perkenanan dan rahmat Tuhan, Persekutuan Kristen Antar Universitas (PERKANTAS) NTT telah sukses menggelar Kamp Kepemimpinan NTT (KKNTT) 2024 yang berlangsung pada tanggal 15-18 Agustus 2024 di Susteran SSPS Bello-Kupang.   

     KKNTT 2024 mengusung tema “CEO: Christ Empowering Overcomer.” Diharapkan melalui tema ini, kita semua kembali diingatkan bahwa Kristus-lah yang memperlengkapi setiap individu agar bisa menjadi pemenang dan mampu memimpin, kita juga sama-sama ditolong untuk dapat belajar mengembangkan serta meningkatkan kualitas sebagai seorang calon pemimpin di masa depan. Setelah kita diperlengkapi, kiranya kita bisa menjadi pemimpin yang dipimpin oleh Kristus, mampu memimpin diri sendiri dan sesama dengan memberdayakan potensi yang dimiliki dalam pelayanan dan kehidupan kita masing-masing. Bersamaan dengan tema ini, KKNTT juga memiliki sebuah lagu tema bertajuk “Kar’na Anugerah” ciptaan Kak Gospelina Lakusa – Staf Perkantas Kupang.

    Awal dimulainya persiapan kamp ini adalah dengan dipilihnya 24 panitia dan 8 staf pengarah yang dilantik di Kupang, 21 Oktober 2023. Hanya oleh karena penyertaan Tuhan kepada orang-orang yang telah dipilih-Nya, seluruh persiapan pra kamp telah diselesaikan sehingga kegiatan ini boleh berjalan sebagaimana mestinya.

    Tuhan memperkenankan 163 peserta dari berbagai kota di NTT, diantaranya Kupang, Alor, Waikabubak, Waingapu, Waitabula, Waibakul, Rote, Soe, dan Kefamenanu untuk hadir dalam kamp ini. Walaupun ada yang harus melalui perjalanan jauh dan menghadapi jadwal yang padat saat kamp, namun selama empat hari tiga malam para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti semua rangkaian kegiatan yang ada.

    Kegiatan ini dimulai dengan Opening Ceremony yang di dalamnya ada sambutan oleh Permaisuri Iq Abidin sebagai ketua panitia, Kak Arnoldus A. N. Adoe sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang PERKANTAS NTT, dan Kak Rabea M. S. Seo sebagai Pimpinan Cabang PERKANTAS NTT, dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh Kak Dance G. Dengak – Staf Perkantas Kupang.

KKNTT 2024

Foto pemukulan gong saat Opening Ceremony

KKNTT 2024

Foto ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Kak Dance Dengak

    Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir. Antonius Tanan, M.B.A., M.Sc., M.A. Beliau menjadi narasumber untuk beberapa sesi yaitu Seminar 1: Pemimpin yang Mengubah Secara Kreatif & Dramatis, Kapita Selekta: Set the Sail, Talkshow: #ThePassionGeneration, dan Seminar 2: Kepemimpinan dalam Dimensi Kehidupan Praktis. Melalui sesi-sesinya, peserta diajarkan mengenai pola pikir dan karakter-karakter pemimpin serta langkah praktis peserta sebagai Gen-Z untuk memanfaatkan teknologi agar turut mengambil bagian menjadi pemimpin yang kemudian memiliki visi dalam menghidupi panggilan Tuhan.

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi seminar di hari pertama

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi seminar di hari pertama

    Sesuai temanya yaitu Christ Empowering Overcomer: Kristus sebagai dasar, akuntabilitas pemimpin, pemimpin yang melayani, selama tiga hari (16-18 Agustus 2024) kegiatan selalu dimulai dengan sesi Scripture Engagement (SE) yang membahas mengenai tiga tokoh Alkitab yaitu Paulus, Timotius, dan Barnabas.

    Secara singkat, SE 1: Paulus (16/08/2024) dibawakan oleh Kak Inda A. Jacob – Staf Perkantas Kupang, membukakan bagi peserta bahwa sebagaimana pelayanan Paulus dibukakan oleh visi Allah dalam Yesus Kristus, demikian halnya dengan pelayanan peserta pun harus digerakkan oleh visi dari Allah. Selanjutnya SE 2: Timotius (17/08/2024) dibawakan oleh Kak Stenly E. Foni – Staf Perkantas Waingapu, peserta diingatkan kembali mengenai kehidupan Timotius yang akuntabel baik secara spiritual, finansial, relasional, dan seksual serta pentingnya disiplin rohani guna memimpin diri sendiri. Pada hari terakhir (18/08/2024) SE 3: Barnabas, dibawakan oleh Kak Imanuel F. M. Meok – Staf Perkantas Kupang. Dari tokoh Barnabas, peserta diharapkan belajar menjadi pemimpin yang rendah hati dan melayani.

KKNTT 2024

Foto Kak Inda Jacob ketika membawakan materi SE 1

KKNTT 2024

Foto Kak Stenly Foni ketika membawakan materi SE 2

KKNTT 2024

Foto Kak Imanuel Meok ketika membawakan materi SE 3

    Selain sesi SE, ada pula sesi Kapita Selekta (Kapsel). Total ada dua sesi Kapsel yang dapat diikuti oleh masing-masing peserta di antaranya adalah Kapsel Creative Bible Study oleh Kak Rabea M. S. Seo untuk memahami cara menggali Alkitab secara kreatif dan kontekstual, Kapsel Set the Sail oleh Dr. Ir. Antonius Tanan, M.B.A., M.Sc., M.A untuk memahami goal setting sebagai penjabaran visi Tuhan dan aksi praktisnya, Kapsel Mentoring oleh Kak Senny Pellokila untuk memahami mentoring yang baik dan benar serta membuat perencanaan mentoring, dan Kapsel Kabar Keselamatan dan Pekerjaan oleh Kak Boby Koamesah untuk memberikan pandangan tentang pekerjaan melalui sudut pandang Kristen. Peserta yang mengikuti Kapsel tertentu adalah peserta yang sebelumnya telah memilih Kapsel tersebut saat pendaftaran, sehingga peserta dapat mengikuti Kapsel sesuai dengan kebutuhan masing-masing pribadi.

KKNTT 2024

Foto Kak Senny Pellokila ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Mentoring

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi Talkshow tentang #ThePassionGeneration

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Set the Sail

KKNTT 2024

Foto Kak Rabea Seo ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Creative Bible Study

KKNTT 2024

Foto Kak Bobby Koamesah ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Kabar Keselamatan dan Pekerjaan

  Sesi lain yang ada pada kamp ini adalah sesi Table Talk. Sama seperti sesi Kapsel, peserta dapat memilih dua Table Talk dalam dua hari berturut-turut. Terdapat beberapa pilihan di antaranya Manajemen Konflik, Public Speaking, Personal  Branding, KTB Kreatif, Creative Problem Solving, Lead & Influence, Toxic Devotion, Disiplin Rohani. Dalam sesi ini, peserta melakukan sharing bersama yang dipimpin oleh pemimpin Table Talk.

    Tak lupa, sesi Family Group Discussion (FGD) setiap malam dilakukan oleh peserta. Kurang lebih ada enam sampai sepuluh orang yang tersebar di 27 FGD. Dalam sesi ini, peserta diharapkan memiliki kedekatan satu sama lain dan menjalin hubungan baik dengan peserta dari kota-kota lain. Pada malam pertama, peserta saling berkenalan dan membagikan apa yang didapatnya salama sesi hari pertama. Pada hari kedua, peserta mendeskripsikan diri mereka sebagai pemimpin berdasarkan tokoh-tokoh pemimpin dunia, nasional dan Alkitab. Pada malam terakhir, peserta bersama memainkan sebuah game “Treat Each other Like CEO”. Game ini mengantarkan peserta pada sesi SE 3: Barnabas.  

    Follow-up dari kegiatan ini adalah komitmen peserta untuk melanjutkan perjalanan bersama Yesus, keputusan sebagai murid, dan keputusan untuk terus melayani baik di pelayanan siswa, mahasiswa maupun alumni sebagai pelayan ibadah, panitia, donatur, badan pengurus komponen, tim pembimbing/pendamping pelayanan siswa dan mahasiswa, serta sebagai staf PERKANTAS. Staf PERKANTAS masing-masing kota akan mendata dan terus mendoakan komitmen-komitmen yang ada untuk memastikan adanya keluaran-keluaran yang baik dari KKNTT 2024 untuk KKNTT berikutnya, pelayanan PERKANTAS, dan generasi penerus kepemimpinan.

    Dengan berakhirnya KKNTT 2024, PERKANTAS NTT berharap dapat terus membina dan mengembangkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter Kristus dan siap melayani Tuhan dan sesama.

Sesi Table Talk, FGD & Dedication Night

KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
Kategori
Event

Kamp Medis Nasional Mahasiswa (KMdNM) XXIII – 2024

Impactful Generation

Kamp Medis Nasional Mahasiswa 2024

KMdN 2024

Foto bersama seluruh peserta, pembicara, dan panitia KMdNM ke-23 di Hotel San Quest Bali

Foto bersama seluruh peserta, pembicara, dan panitia KMdNM ke-23 di Hotel San Quest Bali

    Kamp Medis Nasional Mahasiswa merupakan kamp untuk memperlengkapi para mahasiswa medis (kedokteran, kedokteran gigi, kebidanan, keperawatan, dsb.) untuk menjadi tenaga-tenaga profesional di bidang medis yang sungguh-sungguh melayani Tuhan dan sesama dalam kasih. Kamp Medis Nasional Mahasiswa (KMdNM) XXIII diselenggarakan pada tanggal 7–11 Agustus 2024 dengan tema:Impactful Generation. Untuk memperlengkapi calon tenaga medis Kupang maka kami mengutus 11 orang mahasiswa yaitu Mellensia Zefanya Angwar, Devid Umbu J.P. Marambadjawa, Betty Griselda Christine Soemoeljo, Tivanya Saridevi Rohi, Oscar Michael Ratukore, Tresna Eloisha Boimau, Stevanson R. D. B. Suparmin, ⁠Magna Gabriel Polla, Trivani Rambu Zanatha Lay Ria, Ema Cristiane Ika Dapa Taka,  dan Jean Intan Ndun.

KNPM 2024

Foto 3 mahasiswa kedokteran UNDANA (dari kiri Selda, Melen dan Devid) dan 1 staf (Kak Ikcam – tengah jaket biru) dalam kegiatan KNPM

KNPM 2024

Foto seluruh peserta Konsultasi Nasional Pelayanan Medis (KNPM)

    Sebelumnya telah diselenggarakan kegiatan Konsultasi Nasional Pelayanan Medis (KNPM) pada tanggal 6-7 Agustus 2024 yang mana NTT diwakili oleh 3 orang mahasiswa dan 1 orang staf. Dalam KNPM sendiri membahas kondisi pelayanan medis se-Indonesia, memaparkan filosofi pelayanan medis dan pembuatan strategi pelayanan P1-P4.

    Pembentukan panitia lokal NTT telah dilakukan sejak tanggal 11 Maret 2024 dengan mengestimasi kebutuhan dana sebesar 75 juta untuk 15 peserta. Panitia melakukan pencarian dana dan menjalankan proposal kepada Alumni medis serta kakak-kakak Alumni Perkantas lainnya. Puji Tuhan dana yang terkumpul sebesar 50 juta. Seiring berjalannya waktu terdapat 4 peserta yang berhalangan mengikuti kegiatan sehingga akhirnya hanya dapat memberangkatkan 11 peserta saja. Keberangkatan menuju kegiatan dibagi dalam 3 kloter yaitu pada tanggal 5, 6 dan 7 Agustus.

KMdn 2024

Foto keberangkatan peserta Kloter ke-2 dari bandara Eltari Kupang

KMdN 2024

Foto peserta Kloter ke-2 saat tiba di bandara Ngurah Rai

   Kegiatan pada hari pertama peserta disuguhkan dengan tarian khas Bali, yaitu tarian Malaikat dan perwakilan peserta setiap daerah mengenakan pakaian adat daerah sambil menyanyikan pujian Indonesia Bagi Kemuliaan-Mu. Peserta mendapat sambutan yang hangat baik dari panitia maupun beberapa perwakilan board pelayan medis dari Afrika Selatan, yaitu Prof. Hannes Steinberg dan dr. Nikolai Vasil dari CMF Rusia.  Malam itu juga para peserta langsung dibagi ke dalam Small Group untuk saling mengenal dan sharing bersama. Sehabis perkenalan dilanjutkan dengan panel diskusi dan pembicaranya adalah drg. Hilda Suherman (beliau merupakan salah satu perintis Perkantas NTT) serta dr. Cennikon Pakpahan, Sp.And. Pada panel diskusi ini para peserta dibukakan tentang peluang-peluang yang bisa diambil sebagai tenaga medis ke depan dengan perubahan peraturan kemenkes, serta pentingnya terus memuridkan dan melayani dengan tulus.

KMdN 2024

Foto saat pembukaan hari pertama KMdNM ke-23 di San Quest Hotel Bali

    Kegiatan hari kedua diawali dengan Eksposisi yang bertema “Aku Cerminan Injil” dan dibawakan oleh Sekjen Perkantas, Kak Anggriadi Ricky Herwanto, S.T., M.Div. Firman Tuhan terambil dari 2 Timotius 1 dan bagian refleksinya dibawakan oleh dr. Lineus Hewis, Sp.A. Peserta kembali diingatkan untuk menyadari pentingnya iman yang telah diwariskan dari pendahulu mereka. Pada sesi ini peserta NTT juga dipercayakan untuk menjadi penatalayan, bersyukur untuk kesempatan berharga ini.

    Kegiatan dilanjutkan dengan Kapita Selekta (Kapsel) yang telah dipilih saat pendaftaran. Dalam sesi ini peserta diperlengkapi dengan berbagai topik yang menarik diantaranya Pemuridan yang Dinamis, Strategic Life Planning, Pengenalan Diri, Memanfaatkan Teknologi dalam Melakukan PA (Pendalaman Alkitab), Konseling Medis, Teamwork dalam Pelayanan di PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) dan di Dunia Kerja, Membawakan Renungan, Pengelolaan PMK Medis yang Misioner dan Pendekatan Kaum LGBT. Kapsel ini berlangsung dari siang dan setelah istirahat siang. Pada malam hari peserta disuguhkan dengan Talkshow yang lebih santai namun bermakna dan penuh haru, dimana para pembicara yakni dr. Lidia, dr. Pattiwael dan dr. Claudia membagikan tentang pentingnya menggumuli panggilan pribadi, peran pemuridan dalam proses menggumuli panggilan serta esensi pemuridan dalam mengerjakan panggilan.

     

KMdN 2024

Foto Peserta NTT menjadi penatalayanan di sesi Eksposisi 1: “Aku Cerminan Injil”

KMdN 2024

Foto peserta saat mengikuti sesi Kapita Selekta

KMdN 2024

Foto Peserta NTT membawakan tarian Kebalai dan tarian modifikasi di sesi National Night

KMdN2024

Foto Peserta NTT membawakan tarian Kebalai dan tarian modifikasi di sesi National Night

KMdN 2024

Foto peserta NTT saat berkunjung ke Pantai Gunung Payung

     Sebagaimana di hari sebelumnya, hari ketiga peserta kembali diingatkan melalui Eksposisi 2 Timotius 2 dengan tema “Aku Harus Berjuang.” Dari perenungan Firman dan refleksi, peserta diajak untuk melihat pentingnya bertahan dan berjuang untuk semakin  berakar dan bertumbuh. Peserta juga dibuat kagum oleh cosplay dr. Lineus yang mendramatisasi refleksi dengan menggunakan baju tentara, topi petani dan medali olimpiade untuk membawa peserta merenungi arti 2 Timotius 2. 

Setelah Eksposisi, peserta diajak untuk menikmati indahnya Bali dengan mengunjungi pantai Gunung Payung Cultural Park. Selepas jalan-jalan bersama dan dinner, seluruh peserta kembali ke aula untuk menikmati National Night yang di dalamnya peserta wajib menggunakan pakaian daerah masing-masing. Pada sesi ini peserta diajak untuk berdoa bagi bangsa dan negara, kemudian bersama-sama menyaksikan video pelayanan PMK di masing-masing Fakultas Kedokteran seluruh Indonesia, serta menikmati suguhan tarian dari Provinsi Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan NTT.

     Peserta NTT menampilkan tarian Kebalai yang berasal dari pulau Rote, disambut dengan meriah dan teriakan dari semua peserta yang hadir. Selain itu peserta NTT juga diminta oleh panitia untuk memimpin tarian kebersamaan dan kali ini peserta NTT memimpin tarian modifikasi yang diiringi oleh lagu yang sedang hits yaitu Ikan Naik di Pantai, seluruh peserta mencoba mengikuti setiap gerakannya dengan tawa dan sukacita.   

    Hari keempat Firman Tuhan terus berbicara kepada peserta melalui Eksposisi 2 Timotius 3 dengan tema “Aku Seorang Murid.” Melalui Kak Ricky dan dr. Lineus peserta didorong untuk mengetahui situasi dan kondisi zaman yang semakin menyesatkan, serta bagaimana menghadapinya dengan tetap berdiri teguh dalam kebenaran. Untuk kembali meneguhkan komitmen peserta maka setelahnya kakak pemimpin Small Group menolong diskusi yang mengarahkan mereka pada komitmen yang harus mereka ambil. Sesudah itu dilanjutkan dengan seminar yang memperlengkapi peserta untuk memahami tentang bagaimana menghadapi dunia alumni, serta mengarahkan mereka kepada profesi dan misi apa saja yang bisa mereka ambil setelah menjadi seorang dokter. Pilihan seminar 1 meliputi Antara Teman Hidup Harta dan Profesi, Networking dalam Pelayanan PMK, Ibadah dan Hukum Taurat, Melayani dan Menata Komunitas, Privasi dan Kontinuitas Kelompok, Toxic Positivity, Bullying dalam Dunia Medis, Mahasiswa dalam Dunia Alumni. Sedangkan pilihan Seminar 2 diantaranya Urban Poor, Manajemen Instansi Kesehatan, Public HealthHuman Trafficking, Neglected People, Dosen atau Peneliti, Rural Mission, dan Klinisi.

    Selesai dari semua kegiatan di hari keempat, peserta NTT mengadakan pertemuan yang di dalamnya setiap peserta mensharingkan tentang panggilan seperti apa yang telah Tuhan mantapkan untuk dikerjakan setelah kembali dari kamp, baik dalam waktu dekat maupun dalam jangka panjang. Selama sharing sebagian besar menitikkan air mata karena takjub dengan pembentukan Tuhan, baik sebelum kamp dimana dana yang masih kurang sampai bagaimana Tuhan menunjukkan penyertaan-Nya melalui kecukupan dana bahkan mengalami surplus di saat kamp, serta pengalaman berharga diperlengkapi melalui materi maupun sharing bersama dengan peserta dari provinsi yang berbeda. Komitmen mereka dalam waktu dekat adalah terus memuridkan dengan memimpin KTB (Kelompok Tumbuh Bersama), melanjutkan tongkat estafet kepengurusan dan mempersiapkan kamp PI (memberitakan Kabar Keselamatan). Peserta NTT tidak mengikuti penutupan kegiatan di hari kelima karena penerbangan pulang di jam 10 pagi, hal ini dikarenakan jadwal penerbangan yang tersedia di tanggal 11 Agustus hanya di jam tersebut dan semua peserta harus berkuliah di tanggal 12 Agustus.

    Harapannya moment KMdNM ini menjadi media pembentukan peserta baik melalui Firman Tuhan, sharing para dokter dan teman-teman sejawat.  Melalui KMdNM peserta NTT juga semakin diteguhkan untuk mengambil panggilan dalam bidang yang akan ditekuni kedepannya, serta dapat mempererat relasi dan memperkuat networking antara pengurus PMK dengan pelayan medis Nasional dan rekan-rekan PMK seluruh Indonesia.

Kategori
Event

Kamp Nasional Pembimbing Siswa (KNPS) 2024

Let's Rock

Kamp Nasional Pembimbing Siswa 2024

KNPS 2024

    Keterampilan pelayanan dan kualitas hidup para pembimbing siswa harus mencerminkan visi Allah dalam pelayanan yang dikerjakan. Seiring berkembangnya pelayanan siswa, diperlukan pengelolaan yang semakin efektif dan efisien baik dalam hal bahan ajar, metode, kurikulum, maupun berbagai program pelayanan. Meskipun berbagai strategi yang diterapkan masih relevan untuk menjangkau siswa, namun ditemukan adanya penurunan dalam pemahaman, nilai-nilai kehidupan seorang murid, dan bahkan pengenalan akan Allah. Di sisi lain, perkembangan zaman dan teknologi menawarkan banyak manfaat, namun juga membawa dampak negatif jika tidak digunakan dengan bijaksana. Ini adalah tantangan yang harus dipahami agar dapat dihadapi dengan tepat.

    Latar belakang inilah yang mendorong diadakannya KNPS (Kamp Nasional Pembimbing Siswa) 2024, yang bertema LET’S ROCK (Let’s Reach Out! Christ’s Nights). Kamp ini diadakan di hotel Oak Tree, Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2024. Tujuan dari Kamp ini adalah untuk menyegarkan kembali  Visi Misi pelayanan siswa, menolong pembimbing siswa sebagai murid yang memiliki pemahaman dan mengalami perjalanan bersama dengan Tuhan, menolong pelayan siswa mengenali diri di tengah arus zaman dan memperlengkapi pelayan siswa dengan memberikan teladan sebagai pemimpin yang melayani.

    Peserta berasal dari 64 kota di Indonesia dengan total 390 orang, yang terdiri dari perwakilan Tim Pembimbing Siswa (TPS), alumni, dan siswa. Dari Perkantas Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat 44 peserta, dengan 22 diantaranya berasal dari Kupang, 3 dari Soe, 4 dari Kefa, 1 dari Atambua, 3 dari Alor, 3 dari Waingapu, 3 dari Waibakul, 1 dari Waitabula dan 4 dari Waikabubak. Dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti KNPS, Panitia Lokal KNPS di masing-masing kota melakukan persiapan meliputi rapat rutin, doa bersama setiap minggu, serta penggalangan dana melalui usaha dana dan sharing donatur. Peserta KNPS dari Kupang juga mendapat kepercayaan untuk melayani dalam salah satu sesi acara KNPS, sehingga tim penatalayan mempersiapkan diri selama kurang lebih 2 bulan.

    Sebagai bagian dari persiapan menuju KNPS 2024, peserta juga mengikuti PraSmall Group yang terdiri dari empat kali pertemuan online dan dijadwalkan oleh masing-masing kelompok. Dalam kelompok kecil ini, tiap peserta melakukan sharing dan membahas kitab 1 Samuel dan 2 Samuel, dengan tujuan untuk memperlengkapi para peserta sebelum mengikuti KNPS. 

    KNPS 2024 dilaksanakan selama 5 hari yang terdiri dari beberapa sesi setiap harinya. Hari pertama pelaksanaan kamp ini dimulai dengan sesi Opening bertemakan “Walk Unity: Reaching Out the Generation.” Pada sesi ini peserta dikenalkan dengan tujuan dan garis besar KNPS 2024, peserta juga diteguhkan oleh firman yang dibawakan oleh Kak Rina Ayu K, S.Psi bahwa sebagai pelayan siswa kita harus mengenal dan mengalami Tuhan, sekaligus mengenal diri sendiri untuk menjangkau siswa. Dilanjutkan dengan sesi kedua pada hari pertama yakni KKR bertemakan “Christ Calling: Embracing Our Past, Walking with Him on a Journey” dibawakan oleh Kak Rabea Merry Susana Seo, M.Th dari Lukas 5 mengenai cara pandang serta pola Tuhan Yesus melihat dan mencari orang yang akan dijadikan murid untuk meneruskan misi-Nya di masa mendatang. Hari pertama ditutup dengan aktivitas di dalam Small Group yaitu membuat gambaran diri menggunakan play doh dan peserta menceritakan kelebihan dan kekurangan diri melalui play doh yang telah dibuat.

    Hari kedua pelaksanaan kamp diawali dengan Scripture Engagement 1 bertemakan David: Sheperd-King in God’s Sight yang dibawakan oleh Kak Venny Amelia Wongso, S. Kom., MA dengan Firman Tuhan dari kitab 1 Samuel 16. Dalam sesi ini membahas pengenalan Daud akan identitasnya yang menolong peserta memahami bahwa pengenalan diri yang benar dapat menolong pelayan siswa untuk juga merespons pergumulan hidup dengan benar. Dilanjutkan dengan Seminar 1 yang dibawakan oleh 2 orang pembicara yakni Kak Rico Sijaila, S.H., M.Th dan Kak Anggriadi Ricky Herwanto, S.T., M.Div bertemakan “Discipleship for Students in the Changing Time”. Pada seminar ini peserta menemukan langkah-langkah untuk hadir secara intensional dan relasional bagi hidup para siswa yang dilayani. Setelah itu dilanjutkan dengan Table Talk sesuai tema yang dipilih oleh masing-masing peserta dan Kapita Selekta untuk menambah skill dan kemampuan para pelayan siswa sesuai bidangnya masing-masing.

    Sesi selanjutnya adalah Talkshow visi misi dengan tema “Unfinished Mission” yang dibawakan oleh 3 orang narasumber yakni Kak Herman Suwito, S.Pd, Kak Tommy Indarto S.H., M.Th dan Kak Wahyu Respati W. S.Sos. Pada sesi ini peserta kembali disegarkan dengan panggilan pemuridan berdasarkan Amanat Agung Tuhan Yesus dan komitmen untuk terus membawa Amanat Agung tersebut. Hari kedua ditutup dengan aktivitas dalam Small Group yakni bercerita tentang kondisi spiritualitas yang dialami namun menggunakan topeng yang menutupi wajah.

    Scripture Engagement 2 mengawali hari ketiga KNPS 2024 dan dibawakan oleh Kak Rico Sijaila, S.H., M.Th dengan tema David’s : Spiritual Appetite: A Dynamic Pursuit of God”; peserta dibukakan tentang bagaimana dinamika rohani Daud dan kunci spiritualitas yang sehat dari Daud. Dilanjutkan dengan Seminar 2 yang dibawakan oleh 2 orang narasumber yakni Kak Elizabeth Font Pandya, S.H., M.Th dan Kak Rigop Darmiko S.Pd., M.Th bertemakan “Agility and Resilience In the Changing Time”. Pada sesi ini peserta dibukakan tentang pentingnya kualitas agilitas dan resiliensi dalam berbagai tantangan. Sesi selanjutnya adalah Table Talk pilihan kedua sesuai dengan topik yang telah dipilih peserta dan dilanjutkan dengan Kapita Selekta sesuai pilihan peserta yang merupakan lanjutan dari Kapita Selekta hari sebelumnya. Hari ketiga berakhir dalam Small Group yakni membuat origami berbentuk bunga yang ditujukan kepada orang-orang yang membawa dampak baik atau menolong untuk terus bertumbuh dan mengalami Tuhan saat kamp ini.

    Hari keempat diawali dengan Pendalaman Alkitab bersama dengan anggota Small Group. Kemudian dilanjutkan dengan Scripture Engagement 3 yang dibawakan oleh Kak Benyaris A. Pardosi, S.Hut bertema “David’s Mental Landscape: The Resilient Heart”; peserta dibukakan untuk melihat mentalitas Daud dan berkomitmen untuk membangun mentalitas yang sehat di dalam Tuhan Yesus. Sesi selanjutnya adalah Outing Jelajah Indonesia dengan tujuan untuk mengenalkan daerah dan kondisi pelayanan tiap daerah yang unik dan memiliki nilai indigenous. Sesi terakhir yakni Dedication Night yang dibawakan oleh Kak Alex Nanlohy S.Sos., MA. Pada sesi ini peserta mengambil komitmen untuk siap sedia memberitakan Kabar Baik dan tetap bertekun dalam Firman Tuhan di tengah tantangan zaman.

    Hari terakhir KNPS 2024, Kak Alex Nanlohy. S.Sos., MA membawakan Scripture Engagement 4 tentang “David’s Leadership: Skillful Hand, Genuine Heart”; peserta belajar dari kepemimpinan Daud dalam mengandalkan Tuhan dan keberanian Daud dalam menjalankan panggilannya sebagai orang yang diurapi Tuhan. Dilanjutkan dengan sesi Alone With God dan diakhiri dengan Closing oleh Kak Wahyu Respati., S.Sos bertema “Give Thanks with The Grateful Heart.” Peserta mengambil komitmen untuk menggembalakan domba-domba dan tidak hidup untuk diri sendiri melainkan untuk orang lain yang Tuhan percayakan.

    Harapan kami segala hal yang telah dilalui sejak proses mempersiapkan KNPS hingga materi dan Firman Tuhan pada tiap sesi yang diikuti, dapat membentuk masing-masing peserta menjadi pembimbing siswa yang powerfull dalam menjangkau jiwa-jiwa berharga untuk menjadi Murid Kristus. LET’S ROCK!

KNPS 2024

Foto kloter pertama keberangkatan peserta dari Kupang ke Surabaya

KNPS 2024

Foto peserta dari Kupang saat melayani sebagai penatalayan dalam salah satu sesi

Foto saat sesi Outing Jelajah Indonesia

KNPS 2024

Foto seluruh peserta KNPS 2024

Foto peserta dari NTT sebelum keberangkatan dari Surabaya ke Semarang

KNPS 2024

Foto bersama penatalayan, pembicara dan peserta dari Kupang

KNPS 2024

Foto saat sesi Outing Jelajah Indonesia

Kategori
Event

East Asia Regional Conference (EARC) 2024

Voice Matters

 East Asia Regional Conference 2024

ERAC 2024

    East Asia Regional Conference (EARC) merupakan kegiatan yang diadakan setiap tiga tahun sekali dan melibatkan siswa, mahasiswa, dan staf IFES (International Fellowship of Evangelical Student) dari seluruh Asia Timur. Pada tahun ini, Thailand menjadi tuan rumah acara ini yang berlangsung dari tanggal 3-9 Juli di The Pine Resort, Pathum Thani, Thailand. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kapasitas di antara peserta. Dari Perkantas NTT, empat perwakilan diutus untuk mengikuti kegiatan ini yakni Kak Inda A. Jacob (staf Perkantas Kupang), Kak Magdalena Wila (staf Perkantas Alor), Kak Gral G. Manafe (Ketua Persekutuan Mahasiswa Kristen/PMK Kota Kupang), dan Kak Mahendra C. Tualaka (Tim Pembimbing Siswa/TPS Kupang). Kehadiran kami diharapkan dapat memperbaiki dan mengembangkan pelayanan yang ada setelah kembali ke NTT.

    Tema dari kegiatan EARC 2024 adalah Voice Matters. Tema ini diangkat karena dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali terdistraksi oleh berbagai suara di sekitar kita yang dapat menyebabkan kebingungan. Namun pertanyaannya adalah suara mana yang benar-benar penting? Di mana Tuhan di tengah kebisingan ini? Melalui EARC 2024 kami belajar untuk mendengarkan SUARA TUHAN di tengah kekacauan dan untuk lebih peka terhadap suara orang-orang di sekitar kita. Kegiatan ini berfokus pada pembelajaran dari kitab Zakharia yang dipenuhi dengan visi dan pesan dari Tuhan, mengingatkan untuk BERTOBAT, KEMBALI, dan MEMBANGUN KEMBALI.

    Kegiatan ini setiap harinya dimulai dengan saat teduh pribadi, di mana kami berefleksi dari firman yang dipilih panitia. Setelah itu, kami akan berbagi pengalaman dalam kelompok kecil (small group). Salah satu kegiatan penting adalah Standing in the Gap, di mana kami diajak untuk melihat dan mendoakan kondisi, tantangan, dan harapan dari berbagai negara di Asia Timur.

    Setiap negara juga akan memimpin sesi worship, menciptakan suasana kebersamaan yang penuh dengan penyembahan. Ada juga waktu Selah, yaitu momen untuk berhenti sejenak dan merefleksikan apa yang telah dilihat dan didengar selama hari-hari sebelumnya. Dalam momen ini, kami mencoba menenangkan hati dan pikiran untuk merenungkan apa yang Tuhan tunjukkan kepada kami serta apa yang ingin Dia sampaikan kepada kami.

    Sesi Bible Exposition mengajak kami untuk mendengarkan firman-Nya melalui kitab Zakharia yang mengingatkan untuk Bertobat, Kembali, dan Membangun Kembali. Sesi Plenary menghadirkan pembicara yang berbagi wawasan tentang bagaimana menjadi “people of hope” dalam perjalanan hidup kita sebagai peziarah yang penuh visi.

    Selain itu, peserta juga memiliki kesempatan untuk bertemu teman-teman dari berbagai negara dan berbagi cerita tentang kondisi di negara masing-masing. Ada juga sesi outing di mana kami berkesempatan untuk jalan-jalan dan menjelajahi Thailand. Kami memilih destinasi alam yang menawarkan ketenangan dan keindahan. Di sana, kami mengunjungi tempat ibadah bagi para biksu dan berkesempatan melihat langsung tempat ibadah mereka. Banyak juga penjual yang menjajakan berbagai barang dan makanan, menambah pengalaman budaya kami selama perjalanan.

    Selama mengikuti EARC, saya mendapatkan makna baru yang mendalam yaitu pentingnya mendengarkan suara Tuhan. Kita dipanggil menjadi pembawa pesan bagi dunia, untuk hidup sejalan dengan kehendak-Nya. Dengan begitu, kita dapat terus menjadi dampak positif dan berkat di mana pun kita ditempatkan. Semoga kita senantiasa hidup dalam tuntunan Tuhan dan menjadi alat-Nya yang setia (Mahendra C. Tualaka).

    Hal yang paling berkesan selama mengikuti EARC adalah saat Selah time. Selah berarti berhenti sejenak, di mana kita diajak untuk merefleksikan apa yang Tuhan ingin tunjukkan dan sampaikan kepada kita. Saya belajar memusatkan pikiran kepada Tuhan karena sering kali saya terdistraksi oleh hal-hal eksternal dan internal, seperti pikiran saya sendiri. Pada tiga hari pertama kegiatan, saya merasa terburu-buru mencari jawaban tentang kenapa saya ada di sini? kenapa harus saya? Namun kemudian Tuhan menjawab dengan sederhana, “Kenapa bukan kamu?” Jawaban ini mengubah cara pandang saya sepenuhnya (Gral G. Manafe).

EARC 2024

Foto peserta dari Perkantas NTT (Mahendra, Inda, Grale, Mada)

EARC 2024

Foto dengan rekan peserta dari daerah/negara lain

EARC 2

Foto saat outing

EARC 2024

Foto saat outing

EARC 2024

Foto dengan rekan peserta dari daerah/negara lain

Kategori
Event

HUT 35 TTAHUN PERKANTAS NTT “Generasi Bagi Kemuliaan Allah”

Generasi Bagi Kemuliaan Allah

HUT Ke-35 Perkantas NTT

Foto: penyalaan lilin kue ulang tahun oleh ketua BPC Perkantas NTT

HUT 35 Tahun Perkantas NTT

Foto: perwakilan masing-masing komponen untuk meniup lilin

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: peniupan lilin ulang tahun oleh perwakilan komponen

     “Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar. Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma.” (Roma 1:14-15). Perasaan berhutang seperti yang dirasakan Paulus inilah yang dimiliki 35 tahun yang lalu oleh mahasiswa-mahasiswa NTT, yang sebelumnya telah merasakan sukacitanya hidup dilayani dan melayani Tuhan. Kemudian dengan beban dan kerinduan yang bergemuruh dalam diri mereka, sehingga visi dan misi Pemuridan terus dikerjakan dan bertumbuh di NTT hingga saat ini.

    35 tahun yang lalu mereka memulai pelayanan dari rumah ke rumah sambil terus bergandeng tangan dan berdoa agar semakin banyak orang mengenal Tuhan. Seiring berjalannya waktu Tuhan tidak pernah meninggalkan dan terus menyertai hingga pelayanan ini memiliki “Rumah” tempat bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan Kristus yang kita kenal dengan “PERKANTAS”, yaitu pelayanan yang bergerak di bidang Pemuridan bagi Siswa, Mahasiswa, Alumni Kristen agar kelak menjadi pemimpin yang berkarakter Kristus dan menjadi berkat bagi keluarga, gereja, bangsa dan negara serta dunia.

    Segala Puji dan Syukur kepada Yesus Kristus Sang Pemilik Pelayanan, yang terus setia menyertai pelayanan Perkantas NTT sampai dengan 35 tahun. Merayakan sukacita penyertaan Tuhan, Perkantas NTT merangkainya dengan 3 kegiatan yaitu Donor Darah, Ibadah Syukur dan Launching Buku.

    Donor darah sebagai salah satu rangkaian HUT perkantas NTT yang bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2024 dengan harapan bahwa  siswa, mahasiswa dan alumni dapat menolong sesama yang membutuhkan melalui setetes darah yang diberikan. Kemudian rangkaian HUT yang diadakan selanjutnya adalah Ibadah Syukur Ulang Tahun Perkantas NTT ke-35 pada tanggal 29 Juni 2024 di Gereja Kristen Protestan Kehidupan Rohani (GKPKR) Kupang dengan Tema “Generasi Bagi Kemuliaan Allah”. Pada kesempatan ini yang menjadi pembicara adalah Kak Elia Maggang, yang merupakan salah satu alumni binaan Perkantas NTT. Tuhan terus menunjukkan kasih, kesetian dan kemuliaan-Nya melalui jemaat yang hadir merayakan sukacita ulang tahun yakni dari setiap komponen dan juga dari jemaat GKPKR Kupang dengan jumlah kehadiran 252 orang.

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: kegiatan donor darah bersama PMI Provinsi NTT

Foto: kegiatan donor darah bersama PMI Provinsi NTT

HUT 35 Tahun Perkantas NTT

Foto: Kak Elia Meggang ketika menyampaikan khotbah

    Ibadah dimulai dengan pujian pembuka dari Paduan Suara peserta KNPS (Kamp Nasional Pembimbing Siswa) 2024, yang menyatakan kesetiaan pemeliharaan Tuhan terhadap pelayanan. Selanjutnya dalam ibadah ini pun Jemaat GKPKR Kupang mempersembahkan 2 pujian sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan. Setelah pemberitaan firman,  dr. Bobby Koamesah sebagai salah satu Alumni Perintis pelayanan Perkantas di NTT menyampaikan secara singkat bagaimana perintisan pada mulanya, dan dilanjutkan dengan persembahan pujian dari para Alumni Masa Awal Perintisan Perkantas NTT yang mengenang dan menyaksikan kembali bagaimana Tuhan memilih dan menjadikan mereka alat untuk merintis pelayanan ini.

HUT 35 Tahun Perkantas NTT

Foto: persembahan pujian dari Paduan Suara Jemaat GKPKR Kupang

Foto: kisah awal perintisan pelayanan Perkantas NTT oleh dr. Bobby Koamesah

Foto: persembahan pujian dari Alumni Masa Awal Perintisan Pelayanan Perkantas NTT

    Momen haru dan sukacita yang dialami jemaat yang sudah dikuatkan oleh Firman Tuhan kembali menyegarkan dan terus menguingatkan untuk mengerjakan pelayanan yang Tuhan percayakan. Pada kesempatan ini juga setiap komponen diajak untuk bergandeng tangan dalam mendoakan rekan-rekan sekerja Allah yang akan mengikuti KNPS 2024, EARC (East Asia Regional Conference), KMdN (Kamp Medis Nasional) dan juga staf yang akan melanjutkan studi dan memberikan waktu secara penuh untuk melayani Tuhan di Perkantas NTT. Kiranya kita semua menjadi generasi-generasi yang menyatakan kemuliaan Allah di tengah-tengah bangsa dan dunia ini.

HUT 35 Tahun Perkantas NTT

Foto: doa syukur dan pengutusan yang dipimpin Kak Rabea Seo

Foto: doa penutup dalam ibadah syukur HUT

    Sukacita HUT Perkantas NTT ke-35 terus berlanjut pada Launching buku oleh salah satu Alumni Perintis Perkantas NTT yaitu dr. Bobby Koamesah dengan judul “Penderitaan Total”. Launching diadakan pada tanggal 6 Juli 2024 secara daring melalui zoom yang diikuti oleh 32 peserta. Buku ini menceritakan Penderitaan Yesus pada saat penyaliban dari sudut pandang medis. Pelaksanaan Launching buku ini dilakukan dalam bentuk diskusi yang dimoderatori oleh dr. Ariyanti Yusnita yang merupakan pimpinan RS Boromeus Kupang dan yang menjadi penanggap adalah Pdt. Dr. Jonson Dethan (Ketua Yayasan Reformasi, Ketua Yayasan Universitas San Pedro, Ketua Yayasan Sekolah Wesley Internasional) dan Ir. Djiwantoro Hardjito, PhD (Rektor Universitas Kristen Petra, Surabaya). Puji syukur kepada Tuhan bahwa Launching buku berjalan dengan baik dan kiranya buku yang ditulis oleh dr. Bobby Koamesah menjadi alat untuk semakin mengalami dan mengenal Kristus dalam kehidupan kita serta menjadi saksi bagi kemuliaan Tuhan.

Foto: acara launching buku Penderitaan Total

Launching Buku Penderitaan Total

Foto: acara launching buku Penderitaan Total

    Tuhan tidak pernah meninggalkan, 35 tahun Tuhan tetap setia dan tidak berubah. Seluruh rangkaian HUT Perkantas NTT berjalan dengan lancar bukan karena kehebatan manusia yang bekerja di balik layar, tapi karena Kristus yang terus menolong dan memberi kekuatan. Kiranya rasa rindu, rasa berhutang, keterbebanan dan sukacita yang dianugerahkan Tuhan kepada kita semakin menguatkan serta mengobarkan semangat memberitakan Kabar Keselamatan dan Memuridkan. Jadilah Generasi bagi Kemuliaan Allah, sehingga dunia dapat mengenal dan mengalami Kristus melalui kita.

Acara Fellowship dan Foto Bersama

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: foto bersama seluruh jemaat dalam Ibadah Syukur HUT

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: foto bersama staf dan BPC

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: foto bersama komponen Siswa

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: acara fellowship dan makan bersama

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: foto bersama komponen Alumni

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: foto bersama komponen Mahasiswa

HUT 35 Tahun Ptas NTT

Foto: acara fellowship

Foto: acara fellowship dan makan bersama