Kategori
Berita Ladang

Hadir dan Terlibat : Bukti Kesetiaan Tuhan

Hadir & Terlibat : Bukti Kesetiaan Tuhan

Oleh Kak Ega Maggang - Pimpinan Cabang Perkantas NTT

     Bersyukur kepada Tuhan yang setia memelihara sehingga pelayanan Perkantas di NTT terus berkembang dari waktu ke waktu. Pada tanggal 9 Januari 2026 saya berkesempatan melakukan kunjungan pelayanan ke Perkantas Kefa. Dalam kunjungan ini saya menghadiri Ibadah Natal & Tahun Baru sekaligus Regenerasi Pengurus Perkantas Kefa 2026. Meskipun terlambat dimulai, bersyukur ibadah ini dapat berjalan dengan baik. Ibadah dimulai pukul 17.30 dan selesai kira-kira pukul 20.00, kemudian dilanjutkan dengan acara fellowship bersama BPR (Badan Pengurus Ranting) dan alumni Perkantas Kefa hingga pukul 22.00. Ibadah dilaksanakan di Sekretariat (rumah persekutuan) Perkantas Kefa dan dihadiri oleh siswa, mahasiswa dan alumni. Saya bertugas menjadi pelayan Firman dan membacakan Surat Keputusan BPC (Badan Pengurus Cabang) untuk pengurus BPR Perkantas Kefa yang baru, yang diketuai oleh Kak Grace Saliana.

Perkantas Kefa

Foto binaan yang hadir dalam Ibadah Nataru & Regenerasi Pengurus Perkantas Kefa

Perkantas Kefa

Foto Kak Ega Magaang saat memimpin khotbah

     Dari perkunjungan kali ini, ada 3 hal yang bisa kita syukuri dari pelayanan Perkantas di Kefa.

1. Keterlibatan Alumni.

     Alumni yang terlibat aktif memimpin KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) dan rutin hadir dalam berbagai acara Perkantas Kefa merupakan kekuatan tersendiri dari pelayanan di Kefa. Alumni yang hadir dan berkontribusi bagi pelayanan ini menjadi penggerak pelayanan sekaligus teladan yang baik bagi siswa dan mahasiswa yang dilayani di Kefa. Baik alumni senior, alumni junior, alumni yang pulang setelah bersekolah dari luar Kefa juga turut hadir dalam ibadah dan berkontribusi sebagai penatalayan maupun sebagai donatur pelayanan. Alumni Kefa memberikan keteladanan bahwa menjadi berkat di kantor yang sibuk tidak menghentikan mereka untuk terus terlibat aktif sebagai penatalayan.

2. Staf yang Memberi Ruang

     Rani Feka dan Dessy Talan merupakan staf yang melayani saat ini di Perkantas Kefa. Keduanya merupakan hasil binaan Perkantas Kefa dan terbilang sebagai ‘staf baru’. Meski demikian, pengenalan mereka akan ladang pelayanan yang selama ini membina mereka dalam pelayanan mahasiswa, menurut penilaian saya membuat mereka mampu mengubah kelemahan mereka menjadi kekuatan. Sebagai staf muda mereka menyadari keterbatasan pengalaman mereka, dan akhirnya meminta bantuan banyak alumni untuk terlibat dalam pelayanan di Kefa. Alhasil banyak alumni yang terlibat membantu pelayanan karena adanya ruang keterlibatan yang Rani dan Dessy sediakan bagi mereka.

3. Regenerasi

     Keterlibatan alumni ini tidak serta merta meniadakan peran staf. Tetapi dalam pelayanan pemuridan, memang tidak bijak jika staf bekerja sendirian. Pemuridan di Perkantas sejak awal dimulai oleh alumni. Kehadiran staf adalah sebagai pelengkap untuk mengerjakan apa yang tidak mampu dikerjakan alumni karena kesibukan pekerjaan mereka. Staf secara fulltime mengatur organisasi dan mempersiapkan para binaan menjadi pemimpin. Inilah yang berhasil dilakukan oleh teman-teman staf di Kefa dengan adanya regenerasi. Sudah lama Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Kota tidak diregenerasi sampai para pengurus sudah tamat SMA. Tetapi setelah para staf mengatur ulang strategi dan memperkuat pemuridan siswa, Badan Pengurus Persisten Kota berhasil diregenerasi. Regenerasi mengindikasikan adanya perkembangan pelayanan karena munculnya pemimpin baru di Persisten Kota Kefa. Ada 12 orang adik siswa yang memberi diri untuk dibentuk dan dipakai Tuhan sebagai pengurus dalam pelayanan tahun ini.

     Dari 3 hal ini, sekali lagi Tuhan terus setia menunjukan kesetiaan-Nya memelihara ladang pelayanan ini. Kita patut mensyukuri dan bersuka serta terus bersemangat mengerjakan panggilan mulia ini. Juga kita perlu tekun dan setia mendoakan pelayanan ini agar makin berkembang dan nama Tuhan dimuliakan.

Kategori
Berita Ladang

Buah yang Dinantikan

Buah yang Dinantikan

Oleh: Rabea Merry Susana Seo - Staf Perkantas Kupang

     Perjalanan pelayanan ke Maumere pada bulan Oktober & Desember 2025 menjadi momen yang sangat berarti bagi kami. Kota ini merupakan ladang pelayanan perintisan Perkantas Kupang selama tiga tahun terakhir—pelayanan yang dimulai dari nol, penuh tantangan, namun sarat pengharapan. Dengan tema “Buah yang Dinantikan”, kunjungan ini menjadi ungkapan syukur atas jerih lelah pelayanan yang tidak sia-sia, karena kini buah-buahnya mulai nyata.

     Pertemuan dengan mahasiswa Universitas Nusa Nipa dan pengurus PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) berlangsung hangat dan penuh semangat. Melalui rangkaian pembinaan tentang visi-misi pelayanan, motivasi dan komitmen, kualitas seorang pelayan, manajemen persekutuan serta pembuatan program kerja pelayanan terlihat kerinduan adik-adik mahasiswa untuk bertumbuh dan melayani dengan dasar kasih. Pelayanan bukan lagi sekadar tugas, melainkan panggilan yang dijalani dengan ketulusan di hadapan Tuhan.

Perkantas Maumere

Foto pembinaan calon TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA 

Perkantas Maumere

Foto pembinaan calon TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA 

     Dalam setiap sesi pembinaan, adik-adik mahasiswa hadir dengan antusiasme yang nyata. Walaupun jumlah mereka tidak besar, semangat belajar dan keterbukaan hati sangat terasa. Mereka datang tepat waktu, aktif bertanya, berdiskusi dengan jujur dan berani membagikan pergumulan pelayanan yang mereka hadapi. Suasana pembinaan berlangsung hangat, akrab dan penuh rasa saling percaya—bukan seperti kelas formal, tetapi seperti keluarga yang sedang belajar bersama untuk bertumbuh di dalam Kristus. Dari raut wajah mereka tampak kerinduan untuk diperlengkapi dan dipakai Tuhan lebih sungguh dalam pelayanan.

     Sukacita besar juga dirasakan dalam ibadah PMK bertema Living in Christ, yang mengajak mahasiswa membangun relasi pribadi dengan Kristus dan berakar di dalam Dia. Dalam kesempatan ini juga dirayakan kelulusan tiga mahasiswa binaan: Yanti, Gusti, dan Viani—buah pertama dari pelayanan kelompok kecil di Maumere. Kesaksian perubahan hidup mereka menjadi bukti nyata bahwa doa, pendampingan dan kesetiaan dalam pelayanan menghasilkan pertumbuhan yang sejati.

Perkantas Maumere

Foto ibadah PMK UNIPA dengan tema Living in Christ

      Pada bulan Desember 2025 diadakan pelantikan 10 pengurus baru PMK Unipa dalam ibadah Natal. Bersyukur untuk 5 mantan badan pengurus yang telah berada di semester akhir juga memberi diri sebagai Tim Pendamping Pelayanan Mahasiswa (TPPM). Regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik, melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan, sehingga pelayanan memiliki pondasi yang kuat untuk terus berkembang. Kami sungguh menikmati buah pelayanan yang selama ini dinantikan. Selamat Melayani Nanda, Moises, Icha, Afi, dan Anto sebagai TPPM pertama di Maumere untuk periode 2025-2027 dan selamat melayani untuk Zetlin, Ratih, Ferdy, Asna, Elsa, Yeni, Marto, Angel, Ngara dan Putri sebagai Pengurus PMK Unipa Maumere periode 2025-2027. 

Perkantas Maumere

Foto ibadah Natal sekaligus pelantikan TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA periode 2025-2027

Perkantas Maumere

Foto ibadah Natal sekaligus pelantikan TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA periode 2025-2027

Perkantas Maumere

Foto ibadah Natal sekaligus pelantikan TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA periode 2025-2027

     Ucapan syukur yang mendalam kami sampaikan juga kepada seluruh rekan pelayan yang setia mendampingi mahasiswa selama tiga tahun terakhir: Kak Dewi, Kak Yolis, Kak Trisna, dr. Eri, Kak Titon, Kak Debby, Kak Opa, Kak Sondang, Kak Christin, Kak Philia, Kak Jack serta Opa dan Oma Haning yang selalu membuka rumah sebagai tempat pembinaan. Melalui kesetiaan mereka, Tuhan menumbuhkan pelayanan ini dengan cara-Nya yang indah.

     Perjalanan di Maumere kembali meneguhkan kami bahwa Tuhan setia bekerja melalui setiap proses. Melalui pelayanan yang dimulai dari nol, kini bertumbuh generasi baru, kehidupan yang diubahkan dan buah-buah yang mulai matang. Kami pulang dengan hati penuh syukur dan keyakinan bahwa Tuhan akan terus menumbuhkan pelayanan ini, hingga semakin banyak buah yang dinantikan dinyatakan. Segala kemuliaan hanya bagi Allah Tritunggal. Amin

Kategori
Berita Ladang

Dari Timur ke Barat : Kisah Pelayanan yang Berbuah

Dari Timur ke Barat : Kisah
Pelayanan yang Berbuah

Oleh: Imanuel Meok - Staf Perkantas Kupang

     Pada 26 September lalu, saya kembali menjejak Pulau Sumba. Kali ini, perjalanan dimulai dari Waingapu di Sumba Timur dan berakhir di Waitabula, Sumba Barat Daya—kebalikan dari rute perjalanan tiga tahun lalu. Setiap kota memiliki kesan tersendiri: Waingapu yang panas, Waibakul dan Waikabubak yang sejuk, hingga Waitabula yang nyaman di siang maupun malam. Perubahan cuaca dan padatnya jadwal membuat tubuh harus terus beradaptasi, namun Tuhan memberi kekuatan di setiap langkah.

Waingapu – Langkah Awal yang Menguatkan

Perkantas Waingapu

Foto pembinaan BPR dan pengurus komponen tanggal 26 September

Perkantas Waingapu

Foto Pembinaan calon PKTB dan PKTB tanggal 27 September

Perkantas Waingapu

Foto ibadah alumni tanggal 27 September

     Setibanya di Waingapu, saya langsung memimpin pembinaan bagi BPR (Badan Pengurus Ranting) dan  pengurus komponen. Walau acara molor, semuanya berjalan baik dan hangat. Hari berikutnya, pembinaan PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama) dan pelantikan pengurus PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) Kota berlangsung penuh semangat. Malamnya, ibadah alumni bertema “To Be With Him” menutup hari dengan sukacita.

     Minggu pagi, saya melayani di GBI Waingapu lalu menikmati sarapan sederhana di puncak yang sejuk bersama rekan-rekan, sambil memandang keindahan kota dari ketinggian. Sore itu perjalanan panjang menuju bagian barat pulau Sumba dimulai.

Waibakul – Melihat Buah yang Nyata

Perkantas Waibakul

Foto ibadah siswa Perkantas Waibakul

     Di tengah perjalanan, kami singgah di kota Waibakul untuk memotivasi pengurus alumni Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) yang sedang rapat evaluasi. Saya bersyukur melihat pelayanannya berkembang pesat dibanding tiga tahun lalu. KTB berjalan, ibadah sekolah hidup, dan para alumni sangat kompak.

     Kagum rasanya melihat tekad para Srikandi—para ibu muda alumni Perkantas—yang dengan setia membangun Rumah Persekutuan yang kini sudah 80% jadi. Malamnya saya memimpin ibadah siswa dan alumni. Meskipun kota sepi, semangat mereka luar biasa.

Waikabubak – Pelayanan yang Penuh Kehangatan

     Di Waikabubak, saya mengisi pembinaan BPR, memimpin ibadah alumni sekaligus melantik BPR Sumba Barat periode 2025–2028, serta melayani ratusan mahasiswa di kampus Akademi Keperawatan. Walau aula panas dan tubuh mulai lelah, Tuhan memampukan. Pelayanan juga dilakukan di RS Kristen Lende Meripa bersama para perawat dan staf rumah sakit. Puji Tuhan—semua berjalan lancar dan penuh sukacita.

Waitabula – Ketika Kelemahan Justru Menjadi Kekuatan

Perkantas Waitabula

Foto seminar di Wewewa Selatan

Perkantas Waitabula

Foto seminar di Wewewa Selatan

     Setelah tiga hari di Waikabubak dan Waibakul, tubuh mulai demam. Namun setiba di Waitabula, Tuhan memberi kekuatan untuk memimpin ibadah PMK Poltekkes dan pelantikan pengurus baru.

      Hari berikutnya bersama mahasiswa dan alumni, kami melayani seminar di Wewewa Selatan dengan topik “God’s Plan or My Plan” serta “Strengthening the Family of God”. Suasana hangat, banyak pertanyaan dan diskusi sangat hidup. Malamnya kami sempat menjenguk seorang alumni yang dirawat di RSU Waitabula.

Penutup – Semua Karena Anugerah

     Tanggal 3 Oktober, saya kembali ke Kupang dengan hati penuh syukur. Tuhan memberi kekuatan yang cukup untuk setiap pelayanan di empat kota. Semua berlangsung dengan baik karena anugerah-Nya. Soli Deo Gloria.

Kategori
Berita Ladang

Pegang Tangan, Tutup Mata, Jalan Sama-Sama

Pegang Tangan, Tutup Mata,
Jalan Sama-Sama

Rapat Kerja Badan Pengurus Cabang Perkantas NTT 2025

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto bersama seluruh peserta Raker BPC Perkantas NTT 2025

    Kami bersyukur atas kasih setia dan pimpinan Tuhan sehingga Rapat Kerja Badan Pengurus Cabang (Raker BPC) Perkantas NTT telah terselenggara dengan baik. Kegiatan ini dimulai dengan Pra-Raker yang dihadiri oleh 21 orang staf pada 18-19 November di Aula Jaya Phita Guest House Kupang. Selanjutnya kegiatan Raker dilaksanakan pada 21-23 November di Biara Frateran Bunda Hati Kudus Kupang. Raker ini dihadiri oleh 75 orang peserta yang terdiri dari staf, board dan pengurus komponen yang melayani di 11 kota di NTT.

Merefleksikan Pimpinan dan Pemeliharaan Tuhan 

     Raker ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi pelayanan yang sudah berjalan di tahun 2025 dan merencanakan pelayanan untuk tahun 2026. Namun tidak hanya itu, Raker juga menjadi momen bagi kami untuk merefleksikan kasih Tuhan yang telah memimpin dan memelihara pelayanan ini. Pimpinan Tuhan kami rasakan melalui kehadiran 709 siswa dan 593 mahasiswa yang Tuhan percayakan untuk kami muridkan melalui KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) tahun ini. Selain itu, kami bersyukur untuk alumni-alumni yang memiliki banyak kesibukkan namun tetap memberi diri untuk dibina, sehingga dalam tahun ini terbentuk 7 kelompok PA (Pendalaman Alkitab) baru. 

     Pimpinan Tuhan juga kami rasakan melalui berbagai kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik di tahun ini. Kegiatan-kegiatan ini meliputi Ibadah Awal Tahun, Doa Bersama, Bulan PI, World Student Day, Siswa Membaca Alkitab, Pembinaan Board, Kamp Nasional Mahasiswa, Orientasi Staf, Young Leader Training, Weekend Pemuridan maupun Refreshing KTB. Melalui kegiatan-kegiatan ini kami semakin dibentuk dan diperlengkapi Tuhan untuk melayani Dia. Kami juga bersyukur untuk pelayanan travelling staf yang terlaksana sebanyak 13 kali di tahun ini. Melalui pelayanan travelling yang ada, kami dapat saling mendukung dan melengkapi dalam melayani Tuhan. 

     Pemeliharaan Tuhan kami nikmati melalui kecukupan dana pelayanan selama 1 tahun. Kebutuhan biaya untuk mendanai pelayanan menjadi hal yang selalu kami gumuli, namun Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang penuh kuasa. Ia menggerakkan hati para alumni binaan maupun orang dari luar Perkantas untuk mendukung pelayanan sebagai donatur. Kami bersyukur, dalam tahun ini ada 44 donatur baru yang berkomitmen untuk mendukung pelayanan Perkantas NTT.

Mendengarkan Tuhan lewat Firman dan Doa 

     Tidak hanya mengevaluasi dan merencanakan pelayanan, dalam kegiatan Raker ini kami juga terus diteguhkan dengan Firman Tuhan dalam sesi ibadah yang diadakan setiap hari. Berangkat dari tema utama Raker tahun ini yakni “Pegang Tangan, Tutup Mata, Jalan Sama-Sama”, Firman Tuhan yang disampaikan oleh para pembicara terus mendorong kami agar selalu mengandalkan campur tangan Tuhan, bergantung kepada-Nya di dalam doa, serta saling menerima, saling mendukung dan bersama melayani Tuhan dengan sukacita. 

     Selain ibadah bersama, Raker hari pertama juga diawali dengan sesi AWG (Alone With God) dan ditutup dengan Doa Bersama. Momen AWG menjadi kesempatan bagi kami untuk berhenti sejenak dan berdiam diri, sambil kembali melihat penyertaan Tuhan dalam pelayanan. Sedangkan Doa Bersama merupakan wujud ungkapan syukur dan kebergantungan kami kepada Tuhan dalam melayani.

Kebersamaan yang Menghadirkan Semangat dan Sukacita

     Raker juga menjadi momen yang memberi semangat dan sukacita bagi kami dalam melayani. Berkumpul bersama saudara sepalayan dari berbagai kota menjadi pengingat bahwa kami adalah “Tim Perkantas NTT” yang mengerjakan visi Allah, yakni memuridkan di kota kami masing-masing. Waktu rapat yang lebih longgar juga memberi ruang bagi kami untuk saling berbagi tentang masalah pelayanan, saling menginspirasi dan juga saling mendoakan. Selain itu, dalam Raker hari ke-2 juga ada sesi Malam Kebersamaan di mana kami berkumpul dan menikmati aneka snack, dessert dan wedang ronde racikan Kak Lif Haning sambil bercerita, bersenda gurau dan berfoto bersama. Momen ini menambah kedekatan, kasih dan sukacita di antara kami.

Syukur dan Terima Kasih

     Tidak hentinya-hentinya kami mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menebus hidup kami, dan juga memberi kami kesempatan untuk mengambil bagian dalam pelayanan-Nya. Banyak hal yang telah kami sepakati bersama sebagai rencana pelayanan di tahun 2026, dengan biaya yang kami butuhkan sebesar Rp. 113 juta setiap bulan untuk mendanai pelayanan yang ada. Namun kami percaya, Tuhan Sang Empunya Pelayanan akan senantiasa memimpin dan mencukupkan segala yang kami perlu untuk melayani Dia. 

     Terima kasih untuk kita semua yang sudah bekerja sama dalam mendukung terselenggaranya Raker ini, baik sebagai pembicara, penatalayanan, panitia maupun peserta. Terima kasih juga untuk pihak Jaya Phita Guest House dan Biara Frateran Bunda Hati Kudus yang membantu menyediakan aula, penginapan dan konsumsi selama Pra Raker maupun Raker. Kasih Kristus menyertai kita semua.

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Ega Maggang saat memimpin rapat di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Nuel Meok memberikan pendapat saat diskusi di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Dance Dengak saat memimpin pemberitaan Firman Tuhan di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto 21 orang staf Perkantas NTT saat Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto penyerahan apresiasi kepada Kak Robby Lugito sebagai pembicara Raker hari pertama

Foto diskusi kelompok saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Elia Maggang saat memberitakan Firman Tuhan di Raker hari ke-2

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto diskusi komponen saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto diskusi daerah saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Feby Sitanaya saat memimpin acara (MC) dalam ibadah di Raker hari ke-3

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto penyerahan persembahan dari Kak Linda Moata (Ketua BPC) kepada Kak Meki Robaka (Ketua Tim Perintis Pelayanan Perkantas) Waitabula untuk mendukung pembangunan rumah persekutuan di Waitabula

Kategori
Berita Ladang

Ada yang Manis dari Pulau Sabu

Ada yang Manis dari Pulau Sabu

Oleh: Stenly Foni - Staf Perkantas Waingapu

     Bersyukur kepada Tuhan, tanggal 4-6 Oktober 2025 saya berkesempatan melakukan travelling pelayanan ke pulau Sabu. Pelayanan selama tiga hari di sana membawa kesan manis, penuh berkat dan sukacita bagi saya secara pribadi, karena merupakan momen perdana saya berkunjung ke pulau Sabu. Ini juga merupakan jawaban doa dari Tuhan, setelah sekian lama saya rindu untuk berkunjung ke sana. Pada akhirnya Tuhan memberi kesempatan ini dalam rangka membantu perintisan pelayanan di Pulau Sabu, serta membawa berkat dan harapan baru bagi rekan-rekan alumni yang sedang melayani di sana. 

     Setelah tiba di Sabu pada tanggal 4 Oktober, sorenya saya mendapat kesempatan memimpin ibadah Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Kota Sabu Raijua.  Ini merupakan ibadah yang kedua kalinya dilaksanakan oleh teman-teman TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas), untuk menolong pertumbuhan iman adik-adik siswa yang dilayani dalam KTB (Kelompok Tumbuh Bersama). Tema yang diangkat adalah “Bertumbuh, Berakar dan Berbuah.” Saya bersyukur dapat melihat semangat dan antusiasme adik-adik siswa mengikuti ibadah, dan bersekutu untuk mendengar Firman Tuhan. Ini menyadarkan saya bahwa di kota Seba ada banyak siswa yang butuh untuk diisi oleh kebenaran firman Tuhan, rindu untuk bertumbuh, dan mempunyai semangat melayani.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto selepas Ibadah Persisten Kota Sabu Raijua

    Keesokan harinya pada Minggu, 5 Oktober pagi saya beribadah bersama rekan-rekan TP3 di GMIT Menia. Sorenya saya mendapat kesempatan memimpin PA (Pendalaman Alkitab) dan pembinaan Calon Pengurus Alumni, untuk memberikan semangat dan motivasi bagi mereka dalam melayani bersama rekan-rekan TP3. Dalam momen ini, saya membuka kesempatan bagi calon pengurus dan TP3 untuk sharing tentang panggilan melayani. Mendengar sharing mereka, saya memahami bahwa memang tidak mudah untuk membangun semangat para alumni di pulau Sabu supaya terus bertumbuh dan mau terlibat mendukung pelayanan. Kesibukan pekerjaan, jarak tempat tinggal yang berjauhan, koneksi jaringan internet yang kurang memadai dan sebagainya cukup membuat mereka bergumul ketika mengerjakan pelayanan. Namun hati saya sungguh bersukacita mendengar komitmen mereka untuk tetap taat melayani, dengan keyakinan bahwa Tuhan akan menolong dan menyertai. Saya pun meyakini hal ini.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto PA bersama TP3 dan pembinaan Calon Badan Pengurus Alumni

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto PA bersama TP3  dan pembinaan Calon Badan Pengurus Alumni

     Pelayanan travelling di hari terakhir, Senin sore tanggal 6 Oktober 2025 saya menyampaikan firman Tuhan dalam Ibadah Alumni Perkantas Sabu Raijua dengan tema “Servant Leadership”, sekaligus melakukan pengukuhan Badan Pengurus Alumni. Ibadah ini menjadi pengalaman yang manis bagi saya karena dapat bertemu dengan alumni di Sabu, baik senior maupun junior. Semua alumni bekerja dengan baik dan bahkan ada beberapa senior yang saya temui memiliki posisi tinggi di pemerintahan. Karena itu saya merasa bahwa pelayanan alumni di Sabu perlu digarap dengan baik, agar alumni-alumni yang ada dapat ditolong untuk menghidupi visi pelayanan.

     Hal lain yang membuat saya terkesan adalah ibadah alumni ini turut dihadiri oleh pemerintah daerah Sabu Raijua, yakni bapak wakil bupati untuk menyatakan dukungannya bagi pelayanan Perkantas di pulau Sabu. Dari hal ini, lahir harapan yang besar. Saya rindu melihat lebih banyak alumni di Sabu yang bergabung, mereka dapat bertumbuh dengan baik sehingga nantinya dapat bergandengan tangan menjadi berkat di pulau Sabu.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto selepas Ibadah Alumni sekaligus pengukuhan Badan Pengurus Alumni

    Saya pun diberkati melalui keberadaan rekan-rekan TP3 Sabu yang setia dalam perintisan di Sabu, yaitu Jhon Bili, dr. Joy Ninu, Merly Bunga, Herson Hawu dan Putri Lulu. Kesetiaan mereka dalam melayani dengan penuh tanggung jawab memberikan teladan yang baik. Di tengah kesibukan tugas dan pekerjaan, mereka tetap setia menginvestasikan waktu mereka untuk melakukan rapat koordinasi, melaksanakan PA alumni dan memimpin KTB siswa.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto Kak Stenly bersama TP3 Perkantas Sabu Raijua

     Hati saya bersukacita karena selama 3 hari di Sabu, saya disambut dengan keramahan oleh keluarga Kak Lisias Hae, ketua alumni Perkantas Sabu. Kak Lisias adalah adik binaan Kak Ruben Oktovianus semasa mengikuti pelayanan mahasiswa di Kupang. Kehangatan dan keterlibatan Kak Lisias bersama istri dan anak untuk membuka rumahnya menjadi tempat tinggal selama saya berada di Sabu, membuat saya begitu senang dan diberkati dengan adanya alumni yang baik dan setia berjalan dalam Tuhan. 

     Akhirnya tiga hari perjalanan yang begitu manis di Sabu harus selesai. Saya kembali ke Waingapu pada tanggal 7 Oktober 2025. Perjalanan kembali ke Waingapu penuh dengan sukacita, sebuah keyakinan yang besar dan doa agar kiranya pelayanan di Sabu terus berkembang dan berbuah banyak, siswa dapat bertumbuh dengan baik dan alumni semakin terlibat agar Tuhan makin dimuliakan di Pulau Sabu.

Kategori
Berita Ladang

Kehadiran Orang-Orang yang Setia

Kehadiran Orang-Orang yang Setia

Oleh: Katherina Riwoe (Kak Nona) - Staf Perkantas Alor

     Puji dan syukur atas rahmat dan kasih setia Tuhan, yang masih mempercayakan saya untuk hidup dan melayani Dia. Di semester kedua ini, saya telah melakukan travelling pelayanan ke Perkantas Atambua pada tanggal 20-25 September 2025. Dalam menjalaninya saya banyak menyaksikan kasih dan pimpinan Tuhan bagi pelayanan ini, terutama melalui orang-orang yang Tuhan hadirkan di dalamnya.

     Pada travelling kali ini saya berkesempatan memimpin pembinaan calon pengurus Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) SMA Swasta Kristen dan juga calon pengurus Persisten Kota Atambua. Saya bersyukur melihat kasih setia Tuhan yang sungguh ajaib, karena menghadirkan anak-anak siswa yang luar biasa militan setia dalam pemuridan dan pelayanan. Selain itu saya juga berkesempatan melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama alumni dan TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas) kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi pelayanan. Hati saya bersukacita ketika melihat Tuhan menyediakan dan menggerakkan orang-orang yang masih terus berjuang dengan setia, baik sebagai staf (Kak Rina Puling) dan TP3 (Kak Melky Takoy bersama teman-teman).

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas pembinaan dengan calon pengurus Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas pembinaan dengan calon pengurus Persisten Kota Atambua

     Bersyukur juga karena saya dipercayakan untuk memimpin ibadah gabungan perempuan di GMIT Polycarpus Atambua. Dalam pertemuan dengan beberapa ibu-ibu, ada yang bersaksi bagaimana ia bersukacita melihat anak laki-lakinya yang dimurahkan melalui KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) bersama Kak Rina. “Anak saya banyak perubahan yang luar biasa, saya dan suami sampai terharu melihat cara dan sikap hidupnya yang makin dewasa dan bertanggung jawab”, kata ibu yang bersaksi. Dari pertemuan itu, saya tergerak untuk memperkenalkan pelayanan Perkantas dan memberikan motivasi kepada mereka untuk dapat memberikan dukungan lewat doa serta dorongan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti KTB dan Persisten. Puji Tuhan, respon orang tua dan pendeta sangat baik dan terbuka dengan informasi saya berkaitan dengan keberadaan Perkantas di Atambua.

Perkantas Atambua - September 2025

Foto saat Kak Nona memimpin ibadah kaum ibu di GMIT Polycarpus Atambua

    Saya berharap dan berdoa jika Tuhan masih memberikan kesempatan hidup dan pelayanan ke Atambua lagi, kiranya benih Firman Tuhan yang telah ditaburkan dapat menjadi berkat bagi setiap siswa dan ibu-ibu yang dilayani, sehingga muncul murid-murid Kristus yang mencintai Kristus dan firman-Nya. Saya juga berdoa agar semakin banyak murid Kristus yang hadir di Atambua dan berdampak bagi dirinya, keluarga, gereja dan bangsa. Soli Deo Gloria…

Perkantas Atambua - September 2025

Foto saat Kak Nona memimpin ibadah di Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas ibadah Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Kategori
Berita Ladang

Sekelumit Kisah Travelling Pelayanan Ke Rote

Sekelumit Kisah Travelling
Pelayanan Ke Rote

Oleh: Dance G. Dengak - Staf Perkantas Kupang

     Semenjak pelayanan di Rote tidak memiliki staf pendamping pelayanan lagi, maka praktis  semua pelayanan dikerjakan oleh para alumni. Memang disadari bahwa kesibukkan alumni yang padat baik di pekerjaan, keluarga, gereja dan kegiatan sosial lainnya membuat pelayanan ke  siswa dan mahasiswa tidak begitu maksimal. Karena itu travelling dan perkunjungan staf dari Kupang sangat dibutuhkan untuk kembali memotivasi dan membakar semangat pelayanan; mengkoordinasikan dan memperbaiki kembali pelayanan; menolong serta membangun  kerohanian dan spiritualitas para alumni, juga mendukung dan mendoakan pergumulan para alumni.

     Pada dua kali perkunjungan terakhir ini, saya bersyukur bisa bertemu para alumni baik melalui ibadah dan Pemahaman Alkitab, juga melalui visitasi ke rumah-rumah alumni. Bersyukur dalam perkunjungan ke rumah-rumah alumni, saya disambut dengan baik dan bisa bertemu dengan alumni secara pribadi. Dalam pertemuan yang ada terjadi fellowship yang hangat serta sharing yang penuh keterbukaan, sehingga saya bisa mengerti pergumulan alumni dan dapat mendoakan mereka secara langsung.

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto selepas PA alumni di rumah Kak Jusuf Sanu

     Dalam traveling terakhir 4-7 September 2025, saya secara khusus bertemu dengan beberapa alumni Kupang yang baru lulus sebagai ASN di Rote. Alumni baru di Rote yang tersebar dari  Pantai Baru, Rote Timur sampai Rote Barat Daya menyempatkan waktu untuk kami bertemu di rumah Ketua BPR (Badan Pengurus Ranting) – Kak Seni Lami. Bersyukur di dalam sharing yang ada, mereka menyatakan kesediaan dan komitmen untuk terlibat mendukung pelayanan sebagai pengurus, trainer maupun menjadi pemimpin kelompok kecil (PKTB). 

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto pertemuan dengan beberapa alumni Kupang yang baru lulus sebagai ASN di Rote

     Pada perkunjungan kali ini saya juga melakukan visitasi ke rumah alumni-alumni senior di Rote sehubungan untuk sharing dan membicarakan regenerasi kepengurusan BPR Rote serta komponen-komponen pelayanan yang ada. Bersyukur alumni menyambut dengan baik dan memberikan komitmen mereka untuk terus mendukung pelayanan di Rote dalam daya, doa maupun dana.

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak James Riwu

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto dengan Kak Hans Jacob

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Andre Mbolik

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Maurits dan Kak Mey

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Jolis Haning

     Mari doakan pelayanan di Rote untuk regenerasi BPR, pengurus alumni dan juga untuk adanya staf pendamping pelayanan.  Doakan semangat dan komitmen alumni untuk terus mendukung pelayanan, terutama alumni-alumni baru yang tempat tugasnya tersebar di berbagai penjuru kabupaten Rote Ndao. Soli Deo Gloria

Kategori
Berita Ladang

Melihat Tangan Tuhan Bekerja Di Maumere

Melihat Tangan Tuhan
Bekerja Di Maumere

Oleh: Senny Pellokila - Staf Perkantas Kupang

     Pada tanggal 12–14 September lalu, saya mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan pelayanan ke Maumere. Perjalanan singkat tiga hari itu ternyata membawa banyak berkat, penguatan, sekaligus pengharapan baru bagi saya pribadi maupun bagi rekan-rekan yang sedang melayani di sana. Setiap rangkaian kegiatan yang dijalani baik bersama mahasiswa, panitia, pengurus maupun alumni, semuanya meneguhkan hati bahwa Tuhan sungguh bekerja dengan cara-Nya yang indah di kota ini. Karena itu, yang lahir dalam hati saya setelah pulang dari Maumere adalah ucapan syukur.

Pembinaan Badan Pengurus dan Panitia KATA

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama adik-adik pengurus dan panitia KATA PMK UNIPA selepas pembinaan

     Setibanya di Maumere pada Jumat sore, rangkaian pelayanan langsung dimulai pada malam harinya. Saya mendapat kesempatan membawakan pembinaan kepada teman-teman badan pengurus dan panitia KATA (Kebaktian Awal Tahun Ajaran). Tema yang dibagikan adalah mengenai Kesetiaan dan Kualitas Pelayanan.

     Melihat antusiasme mereka mendengar Firman Tuhan sungguh menjadi berkat tersendiri bagi saya. Walaupun masih muda dan baru menapaki pelayanan, mereka memperlihatkan kesungguhan hati untuk belajar, bertumbuh, dan mengerjakan pelayanan dengan penuh tanggung jawab. Semangat itu membuat saya kembali merenungkan bahwa Tuhan selalu menyediakan generasi yang rindu melayani-Nya.

Memimpin KATA di PMK UNIPA

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama adik-adik PMK UNIPA selepas KATA

     Keesokan harinya pada Sabtu, 13 September saya mendapat kesempatan memimpin KATA di Persekutuan Mahasiswa Kristen Universitas Nusa Nipa (PMK UNIPA). Momen ini sungguh mengharukan. Jumlah mahasiswa yang hadir memang tidak banyak, tetapi yang penting adalah kerinduan mereka untuk bersekutu, beribadah, dan saling menguatkan dalam Tuhan.

     Saya melihat bagaimana mereka dengan sederhana menata jalannya ibadah PMK, mengajak teman-teman lain untuk ikut bergabung, dan menjaga api semangat pelayanan tetap menyala. Memang tidak mudah merintis pelayanan di kampus, apalagi dengan keterbatasan jumlah orang. Tetapi justru di situlah saya melihat tangan Tuhan yang meneguhkan mereka. Sangat bersyukur bahwa di tengah segala keterbatasan, ada hati yang berkobar untuk Kristus.

Pendamping yang Setia

     Hal lain yang sangat saya syukuri adalah keberadaan para pendamping yang setia menolong pelayanan mahasiswa di Maumere. Saya khusus menyebutkan nama Dewi Taga, yang dengan penuh kesetiaan mendampingi mereka. Kehadiran Dewi menjadi teladan yang indah. Di tengah kesibukan dan pergumulan pribadi, ia tetap setia menolong mahasiswa menata PMK yang baru seumur jagung. Dedikasi seperti ini bukan hal yang ringan, dan saya percaya hanya kasih Kristus yang membuatnya terus bertahan.

     Selain itu, saya juga bersyukur mendengar kabar tentang KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang dipimpin oleh Kak Yolish Haning dan Dewi. Walaupun saat ini karena kesibukan pekerjaan Kak Yolish, KTB tersebut sementara dilanjutkan oleh Dewi, tetapi keberlanjutan pembinaan tetap terjaga. Saya tahu tidak mudah, apalagi Kak Yolish harus bekerja hingga malam bahkan kadang masuk kerja pada hari Sabtu. Namun, kerelaan untuk tetap terlibat adalah bukti nyata bahwa pelayanan mahasiswa di Maumere tidak pernah dikerjakan sendirian. Ada rekan-rekan yang dengan rela menginvestasikan hidup bagi generasi muda.

PA Bersama Alumni

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama para alumni Perkantas di Maumere selepas PA 

     Pada Sabtu malam, saya juga berkesempatan untuk PA (Pendalaman Alkitab) bersama para alumni. Pertemuan ini menjadi pengalaman yang menggembirakan. Dua orang alumni baru hadir yaitu Kak Jack Messah dan Christin, alumni MIPA UNDANA Kupang. Kami bersama-sama menggali Firman Tuhan, mendengarkan pergumulan, sekaligus saling menguatkan.

     Hati saya bersukacita melihat bahwa alumni pun terus setia berjalan dalam Tuhan. Bahkan dalam kesempatan itu Dewi membagikan kebutuhan pelayanan PMK, khususnya terkait pembicara dan pemimpin KTB. Tanggapan Kak Jack sungguh menguatkan: ia bersedia menolong dalam hal itu. Inilah momen yang membuat saya semakin yakin, pelayanan mahasiswa tidak boleh berjalan sendiri; dukungan dan keterlibatan alumni adalah hal yang sangat penting.

     Dari perjumpaan ini, lahirlah harapan besar. Saya rindu melihat lebih banyak alumni yang bergabung, dan memberikan pendampingan yang konsisten kepada mahasiswa. Sebab pelayanan mahasiswa yang baru dirintis sangat membutuhkan perhatian, arahan, dan dukungan dari mereka yang lebih dahulu berjalan. Saya percaya apabila alumni mau melibatkan diri secara nyata, maka PMK UNIPA akan bertumbuh lebih stabil. Mahasiswa yang saat ini melayani kelak akan menjadi alumni, dan bila mereka memiliki kerinduan yang sama untuk menetap dan melanjutkan pelayanan, maka kesinambungan itu akan terus terjadi dari generasi ke generasi.

Ucapan Syukur dan Terima Kasih

     Saya juga ingin menyampaikan terima kasih khusus kepada Kak Rabea Seo yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk melayani di Maumere. Kesempatan itu sungguh menjadi berkat besar. Saya yakin bahwa pelayanan di Maumere adalah bagian dari rencana besar Allah untuk meneguhkan iman mahasiswa, memperluas pekerjaan-Nya, dan menghadirkan terang Kristus di tengah-tengah dunia kampus.

     Akhirnya tiga hari di Maumere terasa begitu singkat, tetapi meninggalkan kesan yang sangat dalam. Dalam hati saya terpatri satu hal: pelayanan adalah anugerah, dan anugerah itu patut selalu disyukuri. Maumere mengingatkan saya bahwa pelayanan bukan soal jumlah, fasilitas, atau kenyamanan, melainkan tentang kesetiaan, kerinduan, dan kasih kepada Kristus. Karena itu, saya pulang dengan hati yang dikuatkan, dengan doa agar pelayanan di Maumere terus bertumbuh, mahasiswa semakin diperlengkapi, alumni semakin terlibat, dan pendamping semakin diteguhkan. Tuhan yang memulai pekerjaan baik ini, pasti akan setia menyempurnakannya.

Kategori
Event

Taat dan Setia: Bersaksi dalam Karya

Taat dan Setia: Bersaksi dalam Karya

Kamp Nasional Mahasiswa 2025

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto peserta KNM beserta staf dari Perkantas NTT

    Kamp Nasional Mahasiswa (KNM) tahun 2025 telah dilaksanakan pada tanggal 13-17 Agustus, bertempat di Merlynn Park Hotel-Jakarta. Dari total kurang lebih 800 peserta yang mengikuti kamp ini, 40 diantaranya berasal dari Perkantas Nusa Tenggara Timur (32 mahasiswa dan alumni fresh graduate serta 8 orang staf). Kesempatan mengikuti KNM ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperlengkapi tetapi juga menolong kami menikmati kasih setia dan pimpinan Tuhan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

     Bukti kesetiaan dan pimpinan Tuhan kami rasakan ketika Ia mencukupkan semua yang kami butuhkan untuk mengikuti kegiatan ini. Pada awal pembentukan panitia lokal dan menyusun rancangan anggaran biaya, kami cukup pesimis karena total biaya yang dibutuhkan tergolong besar bagi kami. Kami lalu mengupayakannya dengan melakukan usaha dana setiap minggu dan juga sharing proposal ke kakak-kakak alumni. Dalam proses mengerjakannya, kami juga dihadapkan dengan tantangan untuk dapat membagi waktu dengan baik antara keluarga, kuliah/kerja dan juga pelayanan sehingga tidak jarang ada miskomunikasi dan bahkan beberapa teman memilih pergi. Namun semua proses ini mendorong kami untuk terus belajar, berupaya dan juga tidak lupa berdoa, hingga pada akhirnya Tuhan menyatakan kesetiaan dan pimpinan-Nya dengan kebutuhan dana yang cukup, bahkan lebih.

     Bukti kesetiaan dan pimpinan Tuhan juga kami rasakan melalui kehadiran orang-orang yang setia mendukung kami dalam doa, tenaga maupun dana. Kehadiran kakak-kakak staf Perkantas yang setia mendoakan dan mendampingi kami selama persiapan, kakak-kakak alumni yang mendukung kami melalui proposal yang disharingkan, maupun teman-teman sepelayanan yang membeli usaha dana kami merupakan wujud kasih Tuhan yang sungguh menghibur dan menguatkan kami untuk tekun melewati setiap proses yang ada. Kahadiran mereka juga menjadi teladan bagi kami untuk terus berkarya dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar kami.

     Tidak hanya itu, KNM merupakan momen bagi kami untuk diperlengkapi Tuhan supaya menjadi perpanjangan tangan-Nya dalam menyatakan Kerajaan Allah di tengah dunia. “Taat dan Setia : Bersaksi dalam Karya” merupakan tema utama yang diangkat berdasarkan pesan firman Tuhan dari kitab Daniel dengan tujuan untuk melahirkan komitmen-komitmen berupa kontribusi dan karya nyata di dunia profesional, lembaga misi, dukungan terhadap pelayanan Perkantas dan bahkan kerinduan untuk menjadi misionaris di negara lain. Oleh karenanya semenjak persiapan kami diarahkan untuk melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama dari kitab Daniel, baca dan sharing bersama dari buku Fruitfulness On The Frontline, berdoa bersama, hingga setiap sesi pembinaan yang kami ikuti selama kegiatan KNM di Jakarta semakin memperlengkapi dan meneguhkan panggilan hidup kami untuk melayani Tuhan di bidang kami masing-masing. Dengan demikian KNM 2025 tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan pembelajaran, tetapi juga menjadi katalisator bagi perubahan nyata dan kontribusi signifikan dari kami sebagai mahasiswa Kristen di berbagai bidang kehidupan di mana pun kami berada.

Rut Waworuntu – Tim Pendamping Pelayanan Mahasiswa Kupang

    Salah satu sesi yang cukup berkesan bagi saya adalah Eksposisi Kitab Daniel yang dibawakan oleh Dr. Loh Kim Cheng mengenai Kesetiaan Dalam Tekanan seperti halnya Daniel dan teman-teman yang tetap setia kepada Tuhan meskipun berada di tengah tekanan dan ancaman dari pemerintah Babel. Bagian ini mengajarkan saya untuk tetap menjaga integritas dan keberanian dalam menghadapi berbagai ujian, belajar percaya dan mengandalkan Allah yang berdaulat supaya tetap berbuah meskipun hidup di era yang penuh ketidakpastian dan perubahan yang cepat. Saya juga bersyukur karena disediakannya Pameran Lembaga Misi di mana saya disadarkan tentang pentingnya bermisi dan ragam misi yang bisa dilakukan, menjadi tahu adanya lembaga misi di Indonesia serta membuat saya rindu untuk bisa menjadi connecting hub, bermisi, dan melayani melalui lembaga misi yang ada. Tak hanya itu, saya juga bersyukur lewat adanya Kapsel Profesi saya bisa lebih mendalami profesi yang saya pilih dengan POV sebagai saksi Kristus yang taat dan setia serta berdampak dalam era yang serba cepat, instan dan juga penuh tantangan. -Rut Waworuntu-

   “Meski Gelap Sekitarku, Bahaya Trus Menderu,.. Kuasa Kekal Disediakan Kitapun Dimampukan.. Kumau Setia, Taat Slamanya Walau Dunia Pergi Dariku, Yesuslah Sgalanya Bagiku.. ”  Penggalan lirik lagu tema KNM ini pun menjadi semangat dan komitmen kami semua untuk tetap taat dan setia memberitakan Kerajaan Allah bagi dunia. Kami percaya bahwa di dalam segala kelemahan dan keterbatasan kami, Allah sanggup menolong kami melayani Dia di zaman yang penuh tantangan ini. 

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto seluruh peserta KNM 2025

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto penatalayanan dari Kupang dalam sesi Eksposisi 2: Daniel 6, bersama Dr. Loh Kim Cheng

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto Alan Mussu & Putri Suyono sebagai perwakilan dari NTT dalam acara parade budaya

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto Pdt.Alexander Nanlohy saat memimpin sesi Sedication Service : Jadikan Aku Batu Hidupmu

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto saat sesi menuliskan doa dan harapan bagi negara/bangsa yang dipilih

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto sharing dalam kelompok PA

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto peserta NTT setelah koordinasi daerah