Kategori
Berita Ladang

Travelling Staf 30 Mei-1 Juni 2024

Travelling Staf 30 Mei-1 Juni 2024

   Travelling staf di Atambua kali ini berjalan dengan sangat baik. Bersyukur, selama tiga hari Tuhan berkenan memimpin Ibu Ev. Katherina Beli-Riwoe untuk melayani di Kota Atambua. Hari pertama pelayanan yakni tanggal 30 Mei 2024, para alumni bertemu di rumah Bapak Melkias Takoy untuk membicarakan agenda-agenda pelayanan di antaranya rencana perintisan pelayanan di SMA Kristen Atambua dan Universitas Pertahanan (UNHAN), serta mempersiapkan kebutuhan untuk acara pembekalan AKTB (Anggota Kelompok Tumbuh Bersama). Momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan ramah tamah antar sesama alumni.

    Pelayanan travelling di Atambua ini bertepatan dengan momen mempersiapkan ujian kenaikan kelas sehingga pada hari Jumat tanggal 31 Mei 2024, Ibu Ev. Katherina Beli-Riwoe juga diminta untuk menyampaikan firman pada Ibadah Persiapan Ujian siswa/i di SMA Kristen Atambua. Bersyukur karena Tuhan mengatur segalanya tepat pada waktunya, sehingga siswa/i dikuatkan dan dipersiapkan untuk bertanggung jawab di hadapan Tuhan.

    Setelah ibadah, kami juga diberi kesempatan bertemu dengan Kepala Sekolah SMA Kristen Atambua untuk menyampaikan rencana pembentukan Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) di sekolah. Syukur kepada Allah, rencana ini diterima dengan baik sehingga di bulan Agustus mendatang, pelayanan Persisten di SMA Kristen Atambua bisa terselenggara  bersamaan dengan peneguhan badan pengurus Persisten dan TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas).

    Malam harinya kami mendapat informasi bahwa salah satu penanggung jawab kerohanian Kristen Protestan UNHAN yakni Pak Julian, bersedia untuk bertemu dan membicarakan perihal maksud pelayanan di UNHAN. Pertemuan ini diadakan di rumah Bapak Melkias Takoy. Syukur kepada Allah yang telah memimpin dan menyertai, Pak Julian menyambut dengan antusias pelayanan ini dan bersedia untuk menyampaikan kepada para pimpinan UNHAN mengenai rencana ini. Beliau juga adalah orang yang setia melayani sejak muda dan terbeban untuk menggerakkan pelayanan kerohanian di kampus. Pada tanggal 5 Juni kemarin, kami menerima informasi bahwa Perkantas diijinkan melayani di UNHAN dengan membuat surat resmi untuk disampaikan kepada pimpinan. Puji Tuhan, Allah membuka satu demi satu pelayanan di Atambua dan menyatakan belas kasih kepada umat-Nya, terkhusus generasi penerus gereja di kota ini.

    Pada hari terakhir bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila, kami mengadakan pembinaan AKTB di Pantai Teluk Gurita.  Kegiatan ini dihadiri oleh 21 AKTB dan beberapa alumni. Pada momen ini para AKTB diperlengkapi dan dipersiapkan untuk kelak terlibat di dalam pelayanan sebagai Badan Pengurus Persisten. Materi yang disampaikan diantaranya Karakteristik Pelayanan Siswa dan Disiplin Rohani seorang pelayan.

    Bersyukur untuk segala anugerah dan belas kasihan Allah kepada kita umat-Nya. Melalui pelayanan di Atambua kita disadarkan dan dikuatkan kembali bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Ia menyediakan satu demi satu anak-anakNya untuk terlibat di dalam pelayanan ini. Melalui travelling kali ini, pelayanan di kota Atambua semakin berkembang. Mari bersama berdoa untuk rencana-rencana ke depan, khususnya Persisten perdana di kota Atambua yang akan diadakan di SMA Kristen dan pelayanan mahasiswa perdana di kota Atambua yang akan diadakan di Universitas Pertahanan. Kiranya Allah Tritunggal – yang telah memungkinkan semua pelayanan ini berjalan – terus dipermuliakan. Soli Deo Gloria…

Alumni dan AKTB Atambua

Foto 1: pose bersama setelah pembinaan AKTB di Teluk Gurita

Foto 3: Pembinaan AKTB di Teluk Gurita

Foto 4: pertemuan dengan Pak Julian, pembina kerohanian Kristen Protestan UNHAN

Ibadah Persiapan Ujian SMA Kristen Atambua

Foto 2: Ibadah Persiapan Ujian SMA Kristen Atambu

Foto 5: pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA Kristen Atambua untuk membicarakan perihal perintisan Persisten di sekolah

Kategori
Berita Ladang

Perintisan di SMP Negeri 13 Kupang

Perintisan di SMP Negeri 13 Kupang

     Terpujilah Tuhan Sang Pemilik Pelayanan, sebab hanya karena kasih dan penyertaan-Nya kami dapat melakukan perintisan pelayanan siswa di SMP Negeri 13 Kupang. Pelayanan perintisan ini dilatarbelakangi oleh keresahan seorang guru yang melihat siswa/i di sana hidup di luar Kristus dan berperilaku buruk. Selain itu juga sering terjadinya kerasukan massal di sekolah yang membuat guru semakin terbeban dan bergumul untuk mencari persekutuan/organisasi Kristen agar dapat membantu pertumbuhan iman dan karakter siswa/i Kristen di SMPN 13 Kupang.

    Pelayanan perintisan ini telah dilakukan selama kurang lebih 6 bulan, dari bulan November 2023 hingga Mei 2024. Pelayanan dimulai dengan melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama siswa/i kelas IX (yang berjumlah 6 kelas) menggunakan buku Petunjuk Hidup Baru (PTJ). PA dipimpin oleh TPS (Tim Pembimbing Siswa) setiap 2 minggu sekali (minggu kedua dan minggu keempat). Saat pertama kali kami pergi di minggu kedua bulan November 2023 untuk melakukan PA bersama, kami hanya disambut oleh 2 orang guru agama. Siswa/i juga mengikuti PA karena diwajibkan oleh guru, bahkan ada beberapa siswa/i yang kabur dan ribut saat mengikuti PA. Namun puji Tuhan, pada kunjungan kami yang kedua dan ketiga kami disambut baik oleh siswa/i di sana, mereka lebih siap mengikuti PA dan telah mempersiapkan diri dengan baik. PA bersama terus kami lakukan hingga buku Petunjuk Hidup Baru (PTJ) selesai dipelajari. Pada minggu terakhir kami melakukan PA, terlihat adanya perubahan yang signifikan dari siswa/i di sana, guru juga bercerita tentang perubahan yang terjadi pada mereka.

    Pelayanan kepada siswa/i kelas IX ditutup (sebelum mereka menamatkan pendidikan di bangku SMP) dengan Gerakan Memberitakan Kabar Baik (PI) Bersama dan mengajak mereka masuk ke dalam Kelompok Tumbuh Bersama (KTB). Pada tanggal 15 & 16 Mei lalu, saat hari terakhir kelas IX mengikuti ujian praktek dan bertepatan dengan pelaksanaan Hari Doa Siswa Nasional (HDSN), TPS dan panitia HDSN kembali ke sekolah untuk melakukan PI bersama. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan siswa/i yang akan masuk ke bangku SMA agar memiliki dasar hidup yang kuat di dalam Kristus dan memiliki kelompok bertumbuh yang baik. Kami bersyukur untuk penyertaan Tuhan yang begitu luar biasa, lewat PA dan PI yang dilakukan, ada kurang lebih 38 orang siswa/i yang percaya dan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka, serta memberi diri untuk dibina dalam KTB.

    Saat ini TPS sedang melakukan follow up dan masih bergumul untuk mempersiapkan Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama (PKTB) yang akan memimpin 38 siswa/i dalam 9 KTB baru. Pelayanan perintisan juga masih terus kami lakukan dengan rutin melaksanakan ibadah setiap 2 minggu sekali bersama siswa/i kelas VII dan VIII. Karena itu kami memohon dukungan doa agar pelayanan perintisan ini terus berjalan dan berkembang, doakan agar 9 KTB yang terbentuk dapat rutin mengadakan pertemuan. Berdoa juga kiranya kerja sama dan relasi dengan pihak sekolah terus berjalan baik sehingga persekutuan siswa dapat dilaksanakan secara rutin di SMPN 13 Kupang.

PI di SMP 13 Kupang

Foto PI bersama Kak Naldo

Foto PI bersama Kak Andri

Foto PI bersama Kak Beatrix

Foto PI bersama Kak Anika

Foto PI bersama Kak Imri

Foto PI bersama Kak Lista

Foto PI bersama Kak Lita

Foto PI bersama Kak Marla

Kategori
Berita Ladang

Kamp Alumni Rote

KAMP ALUMNI PERKANTAS ROTE
5-7 April 2024

Terpujilah Yesus Kristus, Sang Pemilik Pelayanan yang senantiasa menganugerahkan kasih-Nya pada kita untuk terus berkarya di dunia ini bagi kemuliaan nama-Nya. Kami bersyukur bahwa meskipun saat ini pelayanan Perkantas di Rote sedang menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam mengerjakan pelayanan di ladang yang ada, namun Tuhan tetap menuntun kami untuk melihat bahwa Ia akan terus menolong. Keyakinan inilah yang mendorong kami para alumni Perkantas yang ada di Rote untuk terus bergerak keluar dari zona nyaman, dan menata kembali ladang pelayanan ini agar lebih baik kedepannya. Kami sadar bahwa hal ini tidak mudah. Pergumulan keluarga alumni yang kompleks dan rutinitas  kerja  yang intens dilakukan, membuat  alumni yang telah terbina terhisap di dalamnya serta mengalami kehilangan Visi Pelayanan yang pernah dia hidupi dan memberi dampak bagi sesama. Dalam langkah iman, kami bergumul dan mendoakan agar kiranya kasih dan kemurahan Tuhan sajalah yang mampu membangkitkan dan menghidupi pelayanan Perkantas di Rote Ndao.

Kami bersyukur di awal tahun 2024 pada bulan Januari, Tuhan menjawab doa kami melalui beberapa rekan alumni yang mengambil komitmen untuk mengadakan kamp dengan tujuan membangun fellowship bersama rekan-rekan Alumni Perkantas di Rote. Seiring berjalannya waktu, terbentuklah panitia kecil untuk mengerjakan kegiatan ini. Sharing doa dan dana pun dilakukan dan sebagai wujud untuk membangun fellowship yang ada, kami melaksanakan PA (Pendalaman Alkitab) bersama dan berbagai pertemuan lainnya. Bersyukur ada beberapa alumni yang terlibat dalam persiapan ini. Pada bulan April yakni tanggal 5-7, atas anugerah Tuhan Kamp Alumni  Perkantas Rote dilaksanakan di Hotel Bungalow Sedeon dengan mengangkat tema: Ini Aku, Pakailah (Nehemia 5:15B). Dalam kegiatan ini, hadir pula Kak Imanuel Meok dan dr. Bobby Koamesah dari Perkantas Kupang sebagai pembicaranya. 

Kami bersyukur dalam keterbatasan yang ada, Tuhan mencukupkan dan melengkapi segala sesuatu dalam pelaksanaan kamp ini. Kami sadar bahwa meskipun  peserta yang hadir  tidaklah banyak seperti kamp pada umumnya, namun kami terus mengimani bahwa langkah kecil ini kiranya dapat membangun fellowship dan kegerakan pemuridan dalam persekutuan alumni Perkantas di Rote. Besar harapan kami, kiranya rekan-rekan alumni di Rote dapat menangkap visi yang sama untuk mengerjakan panggilan pelayanan ini.

Kamp Alumni Rote 2024

Foto 1: penyampaian materi kamp oleh dr. Bobby Koamesah

Kamp Alumni Rote 2024

Foto 3: setelah penyampaian materi Eksposisi
oleh Kak Imanuel Meok

Kamp Alumni Rote 2024

Foto 2: penyematan tanda ucapan terima kasih kepada pembicara

Kamp Alumni Rote 2024

Foto 4: setelah Talkshow bersama dr. Bobby dan Kak Imanuel

Kategori
Berita Ladang

Kado Dari Tuhan

     Seperti judul di atas “Kado dari TUHAN”, itulah yang saya rasakan dan alami dalam pelayanan perintisan di kota Maumere. Tepatnya di tanggal 16 Desember 2023 ketika pelayanan perintisan di Maumere hampir satu tahun dikerjakan, Tuhan mengirim 12 mahasiswa yang sudah mengenal Tuhan Yesus dan menyerahkan diri menjadi pengurus pelayanan mahasiswa di kampus Universitas Nusa Nipa Maumere.

    Secara pribadi saya tidak menyangka akan begitu cepat proses yang Tuhan ijinkan kami alami dalam pelayanan ini. Di mana saat memulai pelayanan ini, kami melihat bahwa pelayanan siswa dan alumnilah yang paling berpeluang untuk digarap dan diperkuat. Kami tidak berharap banyak untuk pelayanan mahasiswa karena belum ada pintu yang terbuka untuk penginjilan maupun pemuridan. Kami berdoa agar dapat bertemu dengan orang kunci di kampus tersebut namun semua pintu seakan-akan tertutup. Tibalah di bulan September 2023, kami memutuskan untuk berkonsentrasi pada siswa-siswa yang sudah mendengarkan kabar baik saja sebagai basis pelayanan kami.

    Di luar dugaan, ketika keputusan sudah diambil, Tuhan berkehendak lain, IA mengirim seorang dosen bernama Pak Dedi Pau, ia mengasihi jiwa-jiwa di kampus UNIPA. Beliau menghubungi kami dan mensharingkan kerinduannya agar mahasiswa-mahasiswi Kristen di kampus Unipa bisa mengenal Tuhan dan dibina dalam pelayanan mahasiswa. Kami bersyukur pada Tuhan karena telah membuka pintu bagi kami. Kami percaya ini adalah kado dari Tuhan. Jika Tuhan sudah membuka pintu maka tidak ada yang dapat menutupnya. 

     

Kaprodi Teknik UNIPA

     Hal itu terbukti dengan dimulainya ibadah perdana PMK yang diadakan tanggal 16 September 2023, sekitar tiga puluh mahasiswa hadir dalam ibadah tersebut. Di ibadah perdana ini, kami dibantu oleh teman-teman pemuda GMIT Kalvari. Syukur kepada Tuhan untuk kehadiran teman-teman pemuda yang adalah kado dari Tuhan. Ibadah PMK rutin berjalan dua minggu sekali dan kelompok kecil atau kelompk Tumbuh Bersama (KTB) pun mulai dikerjakan. Inilah kado yang indah dari TUHAN Ketika IA mengirim murid-murid yang mau belajar dan bertumbuh dalam DIA.

    Setelah ibadah mulai rutin dijalankan, kami melihat kesetiaan adik-adik dalam beribadah. Tuhan juga memberi kado natal lagi yang luar biasa yaitu 12 mahasiswa yang menjadi badan pengurus PMK UNIPA yang diteguhkan pada tanggal 16 Desember 2023. Ibadah natal dan peneguhan pengurus perdana oleh Kak Rabea Seo dan Firman Tuhan disampaikan oleh Kak Ega Maggang dari Perkantas Kupang. Sungguh kado natal yang luar biasa, Tuhan mengirim pekerja-pekerjanya untuk menuai tuaian yang sudah matang dan siap dituai.

     Pelayanan pun terus berjalan, setelah masa liburan natal dan semester ganjil maka pengurus Kembali mengadakan Persekutuan awal tahun di tanggal 2 Maret 2024 yang dilayani oleh Kak Rabea Seo dari Perkantas Kupang. Hadir dalam ibadah ini, pembantu rektor bidang kemahasiswaan yaitu Pak Ricky. Beliau sangat antusias mendukung pelayanan Persekutuan Mahasiswa Kristen ini. Beliau menyarankan agar pengurus secepatnya dilantik secara organisasi dari pihak kampus dan diberi Surat Keputusan agar dapat mengelola pelayanan dengan baik. Sampai di sini kami kembali melihat kado dari Tuhan yang tidak habis-habisnya dalam perjalanan pelayanan di Maumere. Kami memuji TUHAN untuk semua perbuatan-Nya yang besar dan Ajaib ini.

    Dan hari ini, kami mau bersyukur karena sekali lagi Tuhan menganugrahi kado bagi kami karena perjalanan iman adik-adik pengurus PMK terus bertumbuh baik melalui KTB maupun Persekutuan Besar. Saat ini mereka siap untuk mengikuti kegiatan Kamp Kepemimpinan NTT di Kupang tanggal 15-18 Agustus 2024. Mereka mulai belajar mandiri untuk mencari dana, membantu pembiayaan operasional pelayanan dan menyiapkan kebutuhan dana untuk keberangkatan sepuluh peserta dari PMK UNIPA. Tentunya semua ini tidak lepas dari dukungan kakak-kakak alumni yang setia mendampingi mereka seperti kak Yolis, kak Dewi, Kak Opa, Kak Titon dan Kak Sondang. 

    Bersyukur juga untuk kelompok PA alumni yang terus aktif sehingga memberkati para alumni. Lagi-lagi kami melihat Tuhan memberi kado di mana IA menghadirkan alumni-alumni seperti Kak Debby, Kak Debora, Kak Nyongki untuk bergabung dan ambil bagian dalam pelayanan di Maumere. Kami hanya bisa bersyukur untuk setiap kado indah yang Tuhan berikan dari waktu ke waktu. Akhirnya, terima kasih Tuhan untuk kado-kado indah yang Engkau berikan. Kami masih menanti kejutan-kejutan dari-Mu di sepanjang perjalanan pelayanan ini. Tuhan memberkati pelayanan di Maumere dan memberkati kita semua, Amin. 

Sekretariat :
Jalan Piet A. Tallo,
Belakang Akper/RSS Liliba

Kontak:
HP (0822-1118-7308 atau
0852-3942-8806)
Email:
perkantas.ntt20@gmail.com

Kategori
Berita Ladang

In His Time

     Alkitab mengatakan dengan jelas bahwa waktu TUHAN pastilah yang terbaik. Itulah yang kami alami dalam pelayanan perintisan di Kota Maumere. Dalam perkunjungan yang keempat pada tanggal 6-9 Oktober 2023 Tuhan membuat segalanya indah pada waktu-Nya.

 

     Pelayanan dimulai dengan ibadah Pemuda di GMIT Kalvari, di mana kak Rabea membawakan materi tentang “Imperfect” di hadapan 57 pemuda yang haus dan lapar akan Firman Tuhan. Di akhir pelayanan pemuda, Tuhan memberi kesempatan kepada Kak Rabea untuk melakukan Penginjilan secara pribadi kepada 2 adik siswa yang saat ini sedang mengikuti kelas katekisasi. Kedua adik tersebut mau menerima TUHAN YESUS sebagai TUHAN dan JURUSELAMAT pribadinya. Selama ini mereka tahu bahwa untuk masuk Surga harus percaya Tuhan Yesus dan melakukan perbuatan baik. Namun setelah dijelaskan tentang keselamatan hanyalah Anugerah semata, maka mereka pun meyakini bahwa keselamatan hanya ada di dalam TUHAN YESUS KRISTUS. 

    Bukan hanya itu, Tuhan beri kesempatan yang indah juga melalui relasi dengan pemuda-pemudi yang semakin akrab sehingga kesempatan untuk mensharingkan Visi dan Misi pelayanan Perkantas pun dapat disampaikan kepada mereka. Para pemuda GMIT Kalvari sangat terbuka dan mau membantu pergerakan pelayanan Penginjilan dan Pemuridan di kalangan siswa dan mahasiswa. Hal ini terbukti dengan keterlibatan mereka untuk melayani dalam ibadah Persekutuan Mahasiswa Kristen Universitas Nusa Nipa yang perdana dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2023. Sungguh Tuhan baik dan waktu-Nya selalu yang terbaik. 

    DIA juga membuat hal yang tak mungkin menjadi mungkin. dimana dalam 3 kali perkunjungan kami berusaha bertemu dengan dosen pendamping mahasiswa Kristen di Kampus Nusa Nipa, namun selalu gagal dan tidak berjumpa dengan seorang dosen pun. Dalam perkunjungan ke-4 ini TUHAN membuat hal yang luar biasa dimana pihak kampus dalam hal ini Kepala Program Study Teknik, Pak Dedi Pau sedang bergumul dan mencari persekutuan/organisasi Kristen yang tepat untuk membantu pertumbuhan iman mahasiswa Kristen di Kampus Nusa Nipa dan IA mempertemukan kami dengan beliau. Sungguh luar biasa, di saat kami tidak berharap banyak untuk bisa masuk kampus namun tangan TUHAN mengatur semuanya menjadi indah. Dari hasil sharing dengan Pak Dedi, kami follow up dengan mengadakan ibadah perdana pada tanggal 14 Oktober 2023 tersebut. Sungguh IA tahu waktu yang terbaik buat pelayanan mahasiswa di Nusa Nipa.

    Kami hanya bisa bersyukur untuk semua pekerjaan-Nya melalui dan di dalam kami. Saat ini ada 1 KTB Siswa yang masih berjalan dan di sela-sela kesibukan perkunjungan, Kak Rabea masih menyempatkan untuk berKTB dengan adik-adik siswa serta memfollow up 2 adik siswa yang telah diinjili pada saat ibadah pemuda. PA alumni juga berjalan dengan baik, kesetiaan dan komitmen teman-teman alumni untuk mengerjakan Visi yang TUHAN berikan semakin tajam dan kuat. Hal ini terlihat dari semangat alumni dalam memfollow up hasil PI di kampus Nusa Nipa. 

     Karena itu kami terus memohon dukungan doa agar pergerakan pelayanan siswa, mahasiswa dan alumni di kota Maumere terus berkembang dengan KTB-KTB yang ada di pelayanan siswa dapat terus bertumbuh serta follow up KTB baru dapat segera dilaksanakan. Berdoa juga kiranya kerja sama dengan pihak kampus tetap berjalan dengan baik dan Persekutuan dapat dilaksanakan secara rutin di kampus. Juga kebutuhan dana traveling pun kiranya Tuhan cukupkan. TUHAN yang mempunyai pelayanan ini, DIA mengatur semuanya, IN HIS TIME. Tuhan memberkati pelayanan kita semua.

  

2a8d8eb3-a36a-4a6c-adb4-8668e112f38d
PI Katekisasi
Setelah ibadah PMK
Kaprodi Teknik UNIPA
KTB siswa
PA Alumni
Betesda Koas

Sekretariat :
Jalan Piet A. Tallo,
Belakang Akper/RSS Liliba

Kontak:
HP (0822-1118-7308 atau
0852-3942-8806)
Email:
perkantas.ntt20@gmail.com

Kategori
Berita Ladang

Jejak Langkah Tuhan di Maumere

     Kami menyaksikan jejak langkah Tuhan di Maumere yang semakin jelas dalam perkunjungan kami yang kedua ini. Jejak langkah Tuhan yang paling jelas kami saksikan melalui kehadiran keluarga Bapak Jesekiel Haning yang terus membukakan pintu rumahnya kepada kami untuk memulai pelayanan di Maumere. Tidak hanya rumah, semua kendaraan di rumah pun bebas kami pakai untuk memperlancar aktivitas pelayanan di Maumere.

WhatsApp Image 2023-03-20 at 11.28.10

 Bapak Jesekiel Haning mengenal pelayanan Perkantas dari anak – anaknya yang pernah dibina di Perkantas Kupang. Kak Yolis Haning dan Kak Lif Haning pernah menjadi pengurus ketika masih mahasiswa dan kini menjadi alumni yang terlibat menjadi donatur bagi pergerakan pemuridan di NTT. Juga seorang anak perempuan bapak Jesekiel menikahi seorang Alumni Senior kak Titon Nau. Karena itu Bapak Jesekiel sangat mengenal Perkantas dan membuka lebar – lebar rumahnya sebagai tempat bagi kami untuk memulai aktifitas PA bersama alumni binaan Perkantas yang berdomisili di Maumere maupun yang sedang bertugas kerja di sini.

     Jejak langkah Tuhan lain kami saksikan lewat kesempatan bertemu lagi dengan Alumni yang ditempatkan untuk bekerja di Maumere. Dewi dari Perkantas Kefa dan Onal dari Perkantas Kupang yang baru saja ditempatkan di Maumere. 

WhatsApp Image 2023-03-17 at 21.00.12

Meski aktifitas kantor mereka sangat sibuk tapi kami melihat antusias dari kedua rekan ini untuk membantu menggerakan pelayanan perintisan ini. Tuhan juga mengarahkan kami untuk berjumpa dengan keluarga alumni PMK Faperta. Seminggu sebelum keberangkatan secara “tidak sengaja” kami bertemu dengan Nanda Here. Nanda adalah mantan pengurus PMK Faperta Undana yang ternyata berasal juga dari kota Maumere. Nanda yang sementara terikat kontrak kerja di SoE menghubungkan kami dengan adiknya yang masih duduk dibangku SMA di Maumere. Puji Tuhan dalam kunjungan kali ini kami akhirnya berjumpa dengan Valen Here adik Nanda. Penyertaan Tuhan tidak hanya sampai di situ Valen pun mengajak salah seorang temannya bernama Arta dan mereka berdua bersedia bergabung dalam kelompok pemuridan (KTB) yang akan dipimpin oleh kak Yolis Haning.

V5mP4g33gR6djM5Yq4_BfxSkOU3CPg8srBzD8euwdQE=_plaintext_638148333242725355

Banyaknya kejadian “tidak disengaja” atau “kebetulan” yang kami alami dalam perkunjungan kedua ini kami imani sebagai jejak langkah Tuhan. Kami percaya Tuhan sudah terlebih dulu bekerja dan menggerakkan orang – orang-Nya untuk pekerjaan perintisan di Maumere.

WhatsApp Image 2023-03-17 at 19.39.19

     Dalam setiap kesempatan di Maumere kami menyempatkan untuk memberitakan Kabar Baik secara pribadi maupun komunal. Penginjilan komunal kami kerjakan lewat kesaksian di ibadah pemuda. Ega (Staf Kupang) yang ikut dalam perkunjungan kali ini membagikan injil lewat kesaksian pertobatannya. Sedangkan untuk penginjilan Pribadi, kami berkesempatan memberitakan kabar baik kepada Valen dan Arta yang akhirnya mau untuk bergabung dalam KTB.

     Kami juga berkunjung ke Kampus Universitas Nusa Nipa untuk mencari mahasiswa yang bisa kami injili. Sayangnya karena hari sabtu banyak mahasiswa yang libur sehingga kami tidak sempat menginjili mahasiswa di Kampus. Kami sempat berkenalan dengan beberapa mahasiswa namun mereka buru buru segera masuk kelas karena dosen sudah tiba. Meski belum berkesempatan menginjili, Tuhan membukakan jalan melalui Arta teman yang dibawa oleh Valen pada Minggu 19 Maret 2023. Arta merupakan mahasiswa semester 8 UNIPA (Universitas Nusa Nipa), Prodi Ilmu Komunikasi. Ia bersedia untuk menjadi penghubung bagi kami dengan mahasiswa UNIPA untuk perkunjungan berikutnya.

WhatsApp Image 2023-03-20 at 11.20a.47
WhatsApp Image 2023-03-20 at 11.20.47

      Pada perkunjungan kali ini kami juga mengambil kesempatan untuk bertemu dengan Ratih, Ecel, Jeslyn dan Vinda. Mereka adalah adik adik yang kami Injili dalam perkunjungan yang pertama di bulan Oktober. KTB mereka belum sempat berjalan meski mereka sempat beberapa kali bertemu dengan kak Yani alumni yang akan memimpin mereka. Namun karena kesibukan mereka masing – masing akhirnya belum ada pertemuan yang rutin.

     Kesempatan pertemuan ini kami pakai untuk mengatur strategi baru bagi KTB mereka agar bisa berjalan dengan rutin. Dewi Alumni dari Perkantas Kefa bersedia membantu kak Yani untuk berbagi waktu memimpin KTB ini. Semoga kelompok pemuridan ini bisa berjalan dengan baik di waktu yang akan datang.

IMG-20230319-WA0057

     Perkunjungan kedua ini kami akhiri dengan PA bersama di Minggu malam 19 Maret 2023. Kami bersyukur karena Firman Tuhan dalam PA ini menggerakkan para alumni agar memiliki semangat berkorban untuk mempertobatkan orang muda di Maumere. Alumni kembali disegarkan dengan Firman ini dan kembali berkomitmen untuk membuat pertemuan PA setiap minggu dan mulai mengerjakan KTB dengan lebih sungguh.

Kami percaya Tuhan yang memulai pelayanan ini akan meneruskannya dengan caraNya. Kami berdoa agar kami dapat setia dan taat mengerjakan pekerjaan perintisan ini. Dengan banyaknya jejak langkah Tuhan yang kami saksikan dalam kunjungan kali ini, kami percaya pelayanan perintisan ini merupakan bagian dari inisiatif Tuhan. Dan kami bersyukur kakak – kakak sekalian juga memiliki inisiatif yang sama dengan Tuhan sehingga terus giat mendukung pelayanan ini dalam doa dan dana. Tuhan Memberkati

IMG-20230319-WA0087

Sekretariat :
Jalan Piet A. Tallo,
Belakang Akper/RSS Liliba

Kontak:
HP (0822-1118-7308 atau
0852-3942-8806)
Email:
perkantas.ntt20@gmail.com

Kategori
renungan

Tetaplah Berdoa

 

 

 

TETAPLAH BERDOA

Oleh: Mada Willa (Staf Perkantas Alor)

Berbicara tentang berdoa, istilah ini tidak asing bagi banyak orang. Berdoa selalu dikaitan sebagai bagian dari kegiatan ritual keagamaan dan dilakukan oleh semua orang beragama. Namun berbeda dengan kekristenan, doa adalah sebuah hubungan personal. Berdoa merupakan hak istimewa yang dikaruniakan Tuhan bagi kita sebagai anak-anak-Nya. Untuk mendapat hak istimewa ini ada harga mahal yang harus dibayar, yaitu dengan pengorbanan Kristus di kayu salib yang melaluinya kita dapat menghampiri Allah setiap waktu.

Berdoa adalah komunikasi personal antara Allah dengan kita sebagai anak-anak-Nya, sehingga bisa terus terhubung dengan Allah yang adalah Bapa. Itu sebabnya kita memanggil Allah dengan sebutan paling intim yaitu Bapa, sehingga dasar kita berdoa adalah kita ingin punya hubungan yang lebih dekat dengan-Nya. Dengan berdoa berarti kita sungguh menyadari ketidakberdayaan kita sebagai manusia yang terbatas dalam setiap kelemahan kita untuk bergantung kepada Allah yang adalah pencipta, pemelihara dan penebus yang kepadaNya kita berhutang dalam setiap tarikan nafas kita.

Tetaplah berdoa tidak berarti kita terus menerus mengucapkan doa yang formal, tetapi tetaplah berdoa menunjuk kepada menaikan bermacam-macam doa pada segala waktu, segala kesempatan sepanjang hari kepada Allah. Dan hal yang disampaikan bukan hanya setiap daftar permohonan kepada Allah, tetapi ada ucapan syukur, penyembahan, pengakuan dosa yang dapat dinaikan kepada Allah.

Tetaplah berdoa bukanlah suatu keadaan hidup yang mendesak untuk memaksa Tuhan menjawab setiap doa-doa kita dengan pemikiran bahwa berdoa setiap waktu bahkan semalam suntuk dengan berulang-ulang mengucapkan doa yang sama dan semakin banyak waktu berdoa, pasti Tuhan menjawab. Tetapi tetaplah berdoa adalah kesadaran akan Allah dan penyerahan diri secara total kepada Allah setiap waktu dalam hidup yang kita jalani, dengan kesadaran bahwa Allah beserta kita dan hal itu juga ditunjukkan dalam sikap hidup kita.

 Tetaplah berdoa pada dasarnya mengenai sikap hati kita yang terus menerus bersandar dan bersekutu dengan Allah. Tetaplah berdoa bukan supaya permohonan kita dijawab dengan merangkai kata, tetapi menjalin relasi yang semakin hari semakin mendalam bersama Allah. Tetaplah berdoa membuat kita mengalami hubungan sejati dan pribadi bersama Allah, merasakan kasih Allah, mengalami kekuatan walapun persoalan dan permasalahan tidak langsung sirna dengan berdoa, namun di tengah kondisi inilah kasih, kekuatan dan ketenangan diperoleh ketika tetap berdoa.

 Kedalaman kehidupan doa seseorang akan bertumbuhseiring dengan pengenalannya akan Allah melalui kehidupan yang terus melekat erat dengan FirmanNya. Semakin dalam pengenalan seseorang kepada Allah melalui Firman-Nya, semakin baik juga pola kehidupan doanya, termasuk pola-pola doanya kepada Allah dan tujuannya adalah supaya Allah dipermuliakan.

Sebagai anak-anakNya, mari tetaplah berdoa. Ketika kita telah menetapkan jam-jam doa setiap hari, maka berdoalah dan berelasilah dengan Allah ketika sudah tiba waktu yang ditetapkan. Jangan biarkan ada hal lain yang mencegah kita berdoa kepada Allah.

 

Kategori
renungan

Kasih Yang Mengubahkan

 

 

 

KASIH YANG MENGUBAHKAN

Kejadian 50:15-21

Seorang yang mempunyai relasi yang baik dengan Tuhan, akan nampak dari kerendahan hatinya ketika ia bertingkah laku dan bertutur kata. Keadaan sulit yang melanda hidupnya membuat ia akan tetap berusaha menjaga konsistensi imannya yang sungguh-sungguh taat kepada Allah, meskipun penderitaan, kesulitan bahkan hinaan melanda hidupnya.  Untuk mencapai titik ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan bagi setiap orang percaya yang telah dimerdekakan oleh darah Kristus.  Butuh usaha lebih! Kesetiaan, ketaatan dan komunikasi yang intim serta penyertaan Tuhan atas setiap suka duka pengalaman hidup yang dialami merupakan bagian dari rencana Tuhan untuk mendewasakan imannya dan membentuk pribadinya agar semakin teguh serta menguatkan iman percayanya bahwa dalam segala keadaaan, Allah berdaulat dan merancangkan sesuatu yang indah dalam hidupnya.

Saudara-saudara, Kasih Allah melampui segala akal pikiran manusia yang terbatas karena dosa. Kasih Allah juga yang menyelamatkan manusia dari jurang maut menuju jalan keselamatan yang kekal. Kasih Allah pula yang mengubah penindasan, kejahatan serta dendam kebencian menjadi kasih persaudaraan yang rukun dan saling mengasihi, serta mengampuni satu dengan yang lain. Melalui firman ini kita belajar dari seorang tokoh bernama Yusuf yang bersikap sebagai Murid Kristus yang sejati. Kita dapat melihat bagaimana Yusuf berhikmat dalam merespon setiap keluh kesah dari saudara-saudaranya, ia tetap menunjukan kasihnya terhadap mereka, ia tidak menaruh dendam dan membalaskan kejahatan yang pernah dibuat saudara-saudaranya, bahkan tidak membinasakan mereka. Ia menunjukan bagaimana seorang Murid Kristus mengutamakan dan memohon pengampunan yang sejati dari Tuhan bukan dari dirinya sendiri. Bahkan ia dengan berbelas kasih menangisi perbuatan jahat yang pernah dilakukakan saudara-saudaranya kepadanya, dan dengan kerendahan hati membawa hidup mereka pada pengakuan dan meminta pengampunan dari Tuhan. Ia tetap melihat dan percaya kepada Tuhan bahwa segala sesuatu yang telah terjadi dalam hidupnya dan yang telah membentuk hidupnya sekarang, semuanya karena rencana Tuhan. Tidak ada lagi dendam dan tangisan dukacita bersalah yang membentengi persaudaraan mereka. Kasih Allah telah mengahapus air mata mereka dan mengubahnya menjadi sukacita sejati penuh damai sejahtera.  Kasih Allah yang telah menyertai hidup mereka dan membawa mereka dalam ikatan keluarga yang rukun untuk menjadi kesaksian bagi mereka dan untuk semua orang yang dikasihinya.

Kasih Allah telah nyata bagi setiap orang yang percaya kepada kedaulatan dan otoritasNya, bukan sebagai suatu kejadian yang direka-rekakan untuk tujuan semata. Seperti yang tertulis dalam kitab Kejadian 50:20 yang berbunyi “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi pada saat ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar”.  Ya…. KasihNya telah nyata bagi kita umat manusia, bahwa oleh karena begitu besar kasihNya kepada kita, DIA telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk penebusan dan keselamatan umat manusia. Karena kasihNya yang besar, Allah dalam Yesus Kristus telah menjadi manusia, datang ke dalam dunia menjadi sama dengan manusia kecuali dosa, mengasihi kita orang berdosa serta mendamaikan kita dengan Allah.

Yesus Kristus adalah kasih paling agung yang dikorbankan bagi manusia. Begitu pula dengan Kasih Allah yang nyata dalam skenario hidup Yusuf, seorang anak buangan yang diangkat menjadi penguasa di Mesir serta diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk memelihara hidup suatu bangsa yang besar. Kasih Allah telah menghapus dosa, untuk memperbaiki relasi persaudaraan antara Yusuf dengan saudara-sauadaranya. Kasih Allah yang membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi Yusuf, saudara-sauadaranya dan semua orang yang taat pada perintaNya. Oleh karena itu saudara-sauadara, marilah kita mensyukuri akan kasih Allah yang mengalir dalam hidup kita selama kita masih diberikan kesempatan untuk hidup dan berkarya di dunia ini. Dengan iman kita percaya bahwa Allah dalam segala kemahakuasaanNya yang memegang kendali dalam menentukan arah kehidupan kita sejak dahulu, sekarang dan sampai selamanya. Amin

Kategori
Kesaksian Staf

Membangun Disiplin Rohani

 

 

 

 

MEMBANGUN DISIPLIN ROHANI

Oleh: Bella Toulasik (Associate Staf Perkantas Rote)

Apa yang pertama kali muncul di benak anda ketika mendengar kata “Disiplin?”

Ada beberapa orang beranggapan bahwa kata ini memiliki makna: keras, tegas, dan kasar. Bagi mereka kata ini mengandung makna negatif. Lalu apa pengertian dari disiplin itu?

Disiplin berasal dari bahasa latin yaitu DISCERE yang berarti “Belajar”.  Dari kata tersebut berkembang menjadi kata DISCIPLINA yang berarti “Pengajaran/Pelatihan”. Disiplin dalam bahasa Inggris berasal dari kata DISCIPLE yang berarti “Pengikut/Murid”. Kata ini kemudian mengalami perkembangan makna seperti kepatuhan atau taat terhadap suatu peraturan. Dengan kata lain jika semua pihak menjalani hidup dengan disiplin maka semua kegiatan yang dilakukan dalam masayarakat akan berlangsung dengan baik dan teratur.  Disiplin harus menjadi suatu karakter dalam setiap aspek kehidupan manusia, termasuk juga aspek kerohanian. Tujuan dari disiplin rohani adalah untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan rohani seseorang yang memampukan dia mencapai kedewasaan dalam iman kepada Allah. Selain itu, disiplin rohani juga bertujuan untuk mengembangkan jiwa rohani seseorang yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat seperti yang dituliskan dalam 2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Ketika seseorang menerima Yesus, itu berarti perilaku hidupnya harus serupa dengan Kristus. Perilaku lama dari diri sendiri akan berubah secara perlahan demi mencapai keserupaan dengan Kristus. Oleh sebab itu syarat pertama untuk mengikut Yesus adalah “menyangkal diri”, dimana seseorang harus mengadakan pembaharuan dirinya dari dalam ke luar. Hal ini mencakup pembaharuan cara berpikir, perasaan dan karakter.

Bagaimana Caranya?

Kita tidak hanya perlu untuk mengetahui makna dari disiplin rohani itu saja, namun ada cara yang harus dilakukan untuk mencapai keserupaan dengan Kristus. Cara atau disiplin rohani apa sajakah yang harus dilakukan untuk mencapai keserupaan itu?

  • Berdisiplin dalam Firman Tuhan

Disiplin firman mencakup dan berhubungan dengan Firman Tuhan. Dengarlah suara dan isi hati Tuhan melalui pembacaan Alkitab. Bacalah Alkitab dengan kehausan dan kerinduan untuk mendengarkan suara Tuhan dan mengenal Tuhan lebih dekat, bukan hanya sekedar membaca. 2 Timotius 3:15-16 berkata “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”

  • Berdisiplin dalam Doa

Doa adalah media yang diberikan Tuhan agar manusia bisa berkomunikasi dengan Tuhan. Berdoalah kepada Tuhan sungguh-sungguh dari hati, bukan hanya sekedar kebiasaan. Berdoalah senantiasa untuk segala hal dengan ucapan syukur, permohonan bahkan pengakuan dosa kita. Filipi 4:6 berkata “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

Membina hubungan yang dekat dengan Tuhan mutlak membutuhkan firman Tuhan dan kehidupan doa yang sehat. Jika kita berdisiplin terhadap Firman Tuhan dan Doa, maka kita memampukan diri kita berlomba menjadi serupa dengan Yesus, seperti yang dikatakan Paulus dalam 1 Korintus 9:24-27. Seorang atlit akan berlatih agar pada saat pertandingan ia dapat mengalahkan setiap tantangan dan mendapat hadiah. Dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Allah, bagaimana caranya untuk kita memperoleh mahkota yang abadi itu? Jawabannya adalah dengan melakukan disiplin rohani!