Kategori
Berita Ladang

Menyalakan Harapan di Timur: Perjalanan Pelayanan yang Menguatkan di Maumere

Menyalakan Harapan di Timur: Perjalanan Pelayanan yang Menguatkan di Maumere

Oleh: Rabea Merry Susana Seo

    Tanggal 15–19 April 2026 menjadi waktu yang penuh makna bagi Kak Rabea dan Dokter Ega Jezua (Alumni Kupang) dalam perjalanan pelayanan di Maumere. Di tengah keterbatasan, kesibukan pekerjaan dan berbagai pergumulan pribadi, Tuhan tetap membuka jalan sehingga pelayanan dapat berlangsung dan menjadi berkat bagi banyak orang.

    Selama empat hari pelayanan, fokus utama diarahkan pada pembinaan dan penguatan bagi pengurus PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) serta Tim Pendamping Pelayanan Mahasiswa (TPPM). Pembinaan doktrinal dengan materi Doktrin Manusia dan pelatihan Training MC dilaksanakan pada 15–16 April 2026 pukul 17.00–21.00 WITA. Walaupun tidak semua pengurus dan TPPM dapat hadir karena jadwal kuliah maupun miskomunikasi informasi, semangat belajar dan kerinduan untuk diperlengkapi tetap terlihat dari setiap peserta yang hadir. Tidak hanya pengurus PMK, beberapa AKK (Anggota Kelompok Kecil) yang melayani sebagai Worship Leader (WL) juga ikut terlibat dalam sesi pelatihan, sehingga suasana pembinaan terasa hidup dan membangun.

Perkantas Maumere

Foto saat pembinaan pengurus PMK dan TPPM tentang Doktrin Manusia tanggal 15 April

Perkantas Maumere

Foto setelah Traning MC dan Doa Persiapan Pelayanan tanggal 16 April

    Pelayanan tidak hanya berlangsung dalam ruang kelas atau sesi materi, tetapi juga melalui pendekatan pribadi. Salah satu momen yang menguatkan adalah visitasi ke rumah salah satu TPPM. Dalam kunjungan tersebut terlihat bagaimana para pendamping pelayanan sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir mereka. Empat TPPM tengah bergumul dengan skripsi, sementara satu TPPM bersiap menuju wisuda pada 2 Mei. Di tengah tekanan akademik, mereka tetap memiliki hati untuk melayani Tuhan dan mendampingi mahasiswa.

    Pada 17 April siang, diadakan pertemuan bersama TPPM untuk mendengarkan pergumulan yang mereka alami sekaligus memberikan penguatan agar tetap setia dalam pelayanan. Pertemuan ini menjadi ruang yang hangat untuk saling berbagi cerita, mendukung, dan mengingatkan bahwa pelayanan tidak dijalani sendirian.

Perkantas Maumere

Foto saat fellowship bersama TPPM sekaligus koordinasi pelayanan tanggal 17 April

    Malam harinya, pelayanan dilanjutkan melalui pemberitaan Firman Tuhan dalam ibadah pemuda GMIT Kalvari pada pukul 19.00 WITA. Ibadah ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk melayani jemaat muda, tetapi juga membuka relasi dan peluang kerja sama pelayanan yang lebih luas di Maumere. Sukacita persekutuan terasa ketika anak-anak muda bersama-sama memuji Tuhan dan belajar firman-Nya.

Perkantas Maumere

Foto bersama penatalayanan Ibadah Pemuda GMIT Kalvari Maumere tanggal 17 April

    Puncak sukacita pelayanan terjadi pada 18 April melalui ibadah refreshing PMK perdana. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi pengurus dan AKK dalam mengelola sebuah acara pelayanan. Bersyukur, sebanyak 26 APMK hadir dan terlibat aktif dalam membangun persekutuan yang saling menguatkan. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Tuhan sedang menumbuhkan kerinduan untuk bertumbuh bersama dalam komunitas mahasiswa Kristen di Maumere.

Perkantas Maumere

Foto saat Refreshing perdana PMK Unipa Maumere tanggal 18 April

    Setelah itu, pelayanan dilanjutkan dengan PA alumni yang dihadiri tujuh alumni. Dalam pertemuan tersebut dibahas pentingnya integritas dalam kehidupan dan pelayanan, sekaligus dilakukan koordinasi untuk mendukung perkembangan pelayanan mahasiswa di Maumere ke depan. Kehadiran para alumni menjadi pengingat bahwa pelayanan mahasiswa bukan hanya tentang masa kuliah, tetapi tentang membangun generasi yang terus setia melayani di setiap musim kehidupan.

Perkanas Maumere

Foto setelah PA Alumni tanggal 18 April

    Perjalanan pelayanan ini meninggalkan banyak pelajaran berharga: Tuhan bekerja melalui kesederhanaan, melalui pertemuan-pertemuan kecil, melalui pergumulan mahasiswa, dan melalui hati-hati yang tetap mau dipakai-Nya. Maumere bukan hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi saksi bagaimana Tuhan terus menyalakan harapan dan membangun generasi muda untuk tetap setia berjalan bersama-Nya.

Mari dukung dalam doa:

  1. Agar ada satu alumni UNIPA yang bisa disiapkan menjadi PIC untuk pelayanan ke depan.
  2. Doakan agar pertemuan online dengan pengurus PMK semakin ditingkatkan untuk penguatan Visi.
  3. Doakan agar KTB-KTB mahasiswa dapat berjalan dengan lancar dan dapat menyiapkan multipikasi PKTB di tahun ini.
  4. Doakan agar PA alumni dapat berjalan rutin sehingga alumni bisa membantu pergerakan pelayanan mahasiswa.
  5. Doakan agar kebutuhan dana pelayanan terus tercukupi.
Kategori
Berita Ladang

Satu Rumah, Satu Panggilan, Seribu Karya: Perkantas Rumah Kita

Satu Rumah, Satu Panggilan, Seribu Karya: Perkantas Rumah Kita

Kamp Regional Alumni Perkantas NTT 2026

KRA Perkantas NTT 2026

Foto peserta KRA bersama pemerintah Kab. Alor saat acara pembukaan

    Tidak ada perjumpaan yang terjadi secara kebetulan. Demikianlah yang kami alami dalam Kamp Regional Alumni (KRA) Perkantas NTT di Alor, 17–20 Maret 2026, ketika Tuhan kembali mempertemukan sekitar 150 peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur. Bukan sekadar ajang reuni, KRA menjadi momentum penuh syukur di mana Tuhan memanggil kami pulang ke rumah rohani yang pernah membentuk iman, karakter, dan arah hidup kami.

    Mengusung tema “Perkantas Rumah Tuhan, Rumah Kita Sendiri” dengan subtema “Panggil Pulang dan Berkarya,” kegiatan ini menjadi ruang persekutuan yang menguatkan para alumni untuk kembali meneguhkan panggilan sebagai murid Kristus di tengah keluarga, pekerjaan, dan pelayanan masing-masing. Meski setiap peserta telah berjalan dalam tanggung jawab hidup yang berbeda, Tuhan mempersatukan kami kembali melalui perjalanan pemuridan yang sama, sebuah perjalanan yang pernah membentuk siapa kami hari ini.

    Di balik sukacita kegiatan ini, ada proses panjang yang Tuhan pimpin. Selama kurang lebih sebelas bulan, panitia berjalan bersama mempersiapkan setiap detail kegiatan. Pergumulan terbesar yang kami hadapi adalah keterbatasan dana, disertai dinamika internal; perbedaan pandangan, dan kelelahan dalam proses persiapan. Namun justru melalui semua keterbatasan itu, Tuhan menunjukkan bahwa pelayanan ini adalah milik-Nya. Ia memperbaharui hati kami, menuntun langkah demi langkah, dan menghadirkan pertolongan melalui banyak tangan yang rela menopang dalam doa, perhatian, tenaga, dan dukungan.

    Ketika seluruh peserta akhirnya berkumpul di Hotel Simfoni Alor, hati kami dipenuhi rasa syukur yang mendalam. Kami menyadari bahwa semua ini terjadi bukan karena kekuatan kami, melainkan semata-mata karena anugerah dan kemurahan Tuhan yang begitu besar. Sepanjang kegiatan, Tuhan bekerja melalui Seminar, Talk Show, Eksposisi dan sesi Kapita selekta untuk menjawab kebutuhan para alumni. Melalui pelayanan para pembicara—Dr. Ir. Tony Antonio, M.Eng (Bang Toni), Dr. Peter Jacobs, SH, MPA, MA (Bang Peter), Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si (Pak Melki), Senny Pellokila, SE., M.Div (Kak Senny) dan Imanuel Meok, S.Pd., M.Div (Kak Nuel). Setiap materi menjadi jawaban yang sangat personal atas pergumulan peserta, baik tentang keluarga, pekerjaan, pelayanan, kepemimpinan, maupun panggilan hidup di tengah dunia. Tuhan seakan menyapa setiap hati dengan cara yang tepat pada waktunya.

KRA Perkantas NTT 2026

Foto saat acara pembukaan KRA

KRA Perkantas NTT 2026

Foto saat sesi sharing dalam kelompok

KRA Perkantas NTT 2026

Foto saat menyanyikan pujian dalam sesi Eksposisi

KRA Perkantas NTT 2026

Foto saat sesi Talk Show

Foto Bang Tony Antonio saat menyampaikan materi KRA

KRA Perkantas NTT 2026

Foto Bang Peter Jacobs saat menyampaikan materi KRA

KRA Perkantas NTT 2026

Foto Kak Senny Pellokila saat menyampaikan materi KRA

KRA Perkantas NTT 2026

Foto Kak Nuel Meok saat menyampaikan materi KRA

     Sukacita itu semakin lengkap melalui outing bersama ke Wisata Dugong, Kampung Adat Takpala, serta snorkeling di Pulau Pura dan Ternate. Dalam keindahan ciptaan Tuhan, tawa kebersamaan, dan percakapan yang hangat, kami melihat bagaimana Tuhan juga memulihkan relasi, mempererat persaudaraan, dan menghangatkan kembali rumah rohani yang sama. Banyak hati yang kembali dikuatkan, banyak relasi yang kembali dipulihkan, dan banyak komitmen yang kembali diperbaharui.

KRA Perkantas NTT 2026

Foto saat outing ke Wisata Dugong

KRA Perkantas NTT 2026

Foto saat outing di Kampung Adat Takpala

KRA Perkantas NTT 2026

Foto kebersamaan peserta KRA saat outing 

KRA Perkantas NTT 2026

Foto perwakilan dari setiap kota dengan pakaian adat daerah masing-masing

     Pada akhirnya, Kamp Regional Alumni, Perkantas NTT bukan hanya sebuah kegiatan, tetapi sebuah kesaksian hidup tentang Tuhan yang tetap bekerja memanggil pulang, memulihkan, dan mengutus kembali. Kami pulang dengan hati yang tak lagi sama. Langkah kami kini membawa visi yang lebih tajam dan komitmen yang telah dimurnikan; sebuah janji untuk menjanjikan setiap karya di tempat kami masing-masing sebagai persembahan bagi kemuliaan-Nya.

Kategori
Berita Ladang

GRIT : God Centered, Recilient, Initiative, Tenacious

GRIT : God Centered, Recilient, Initiative, Tenacious

Retreat CBP Persisten Sekota Kupang

Perkantas Kupang

Foto peserta Retreat CBP Persisten Sekota Kupang

    Atas kemurahan Tuhan, pada tanggal 20-22 Februari 2026 kami telah melaksanakan kegiatan Retreat Calon Badan Pengurus Persekutuan Siswa Kristen (CBP Persisten) sekota Kupang. Kegiatan ini bertempat di Biara Frateran Bunda Hati Kudus Kupang dan diikuti oleh 46 calon pengurus dari berbagai sekolah. Tujuan kami mengadakan kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan calon pengurus agar memiliki mentalitas pelayan yang baik, mampu menjalankan tanggung jawab pelayanan dengan tuntas, serta mampu mewariskan pelayanan kepada adik kelas melalui proses regenerasi yang baik. Kegiatan ini juga bertujuan membangun jejaring persahabatan serta semangat kebersamaan antar siswa dari berbagai sekolah, sehingga mereka menyadari bahwa mereka tidak berjuang sendirian dalam melayani. Selama masa persiapan hingga pelaksanaan kegiatan ini, Tuhan setia memimpin melalui kehadiran banyak pihak yang terlibat dan mendukung kami.

1.Kehadiran panitia yang mengerjakan tanggung jawab dengan setia. 

     Ada kurang lebih 20 orang panitia yang mengkoordinir kegiatan ini, diantaranya TPS (Tim Pembimbing Siswa), 8 siswa kelas XII, serta 5 orang alumni. Kami mempersiapkan kegiatan ini selama kurang lebih lima minggu yang diisi dengan rapat, usaha dana, pembinaan, latihan dan doa bersama. Meskipun waktu persiapan relatif singkat dan kebutuhan dana yang harus dipenuhi cukup besar, panitia tetap menunjukkan semangat kerja sama yang baik dalam mempersiapkan setiap kebutuhan kegiatan. Panitia mampu bekerja dalam tim, saling mendukung, dan mengerjakan berbagai tanggung jawab pelayanan dengan penuh kesungguhan. 

2. TPS yang menjalankan tanggung jawab dengan baik sebagai fasilitator. 

     Dalam kegiatan ini staf memberikan ruang bagi TPS untuk mengambil bagian sebagai fasilitator. Sebanyak 18 TPS terlibat memimpin sesi, baik dalam kelompok besar maupun kecil (kapita selekta) untuk membantu peserta memahami materi serta merefleksikan peran mereka sebagai calon badan pengurus. Melalui proses pembinaan, pelatihan serta persiapan pribadi yang dilakukan, TPS berusaha mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Kami bersyukur karena dalam pelaksanaannya mereka mampu menyampaikan materi dengan baik dan menarik, bahkan melampaui ekspektasi yang ada. Kesempatan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka untuk belajar memimpin, memfasilitasi diskusi, serta mengasah kemampuan dalam pelayanan.

3. Kehadiran donatur yang mendukung dan siswa yang menjadi calon pengurus

     Hati kami sangat bersukacita ketika ada alumni yang bersedia mendukung kami sebagai donatur dan juga berbagai pihak yang membeli usaha dana kami. Di samping itu, kami bersyukur dengan kehadiran para siswa yang memberi diri untuk dipersiapkan menjadi calon badan pengurus. Meskipun ada sekolah yang hanya mengutus satu orang siswa dan ada juga sekolah yang masih bergumul dalam proses regenerasi pengurus, namun melalui kegiatan ini para siswa dapat diperlengkapi untuk memahami tugas dan tanggung jawab mereka sebagai badan pengurus per sie serta membangun relasi dan semangat kebersamaan dengan siswa dari sekolah lain dalam menjalani pelayanan. 

     Kami terus mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Pemilik Pelayanan atas kesempatan yang Ia beri bagi kami untuk berproses melalui kegiatan ini. Iman kami semakin diteguhkan bahwa Tuhan tidak hanya mempercayakan kami untuk mengambil bagian di ladang-Nya, tetapi Ia juga mencukupkan segala sesuatu yang kami perlukan. Biarlah segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan…

Perkantas Kupang

Foto saat sesi pembinaan kepada TPS yang menjadi fasilitator

Perkantas Kupang

Foto saat sesi pembinaan kepada TPS yang menjadi fasilitator

Perkantas Kupang

Foto Kak Gospel (staf) saat membawakan materi Retreat

Perkantas Kupang

Foto Kak Yuni (alumni) saat membawakan materi Retreat

Perkantas Kupang

Foto Kak Mahen (TPS) saat membawakan materi Retreat

Perkantas Kupang

Foto Kak Bulan (TPS) saat membawakan materi Retreat

Perkantas Kupang

Foto Kak Andini (TPS) saat membawakan materi Retreat

Perkantas Kupang

Foto sesi Tabel Talk saat Retreat

Perkantas Kupang

Foto sesi Tabel Talk saat Retreat

Perkantas Kupang

Foto peserta Retreat CBP Persisten Sekota Kupang

Kategori
Berita Ladang

Hadir dan Terlibat : Bukti Kesetiaan Tuhan

Hadir & Terlibat : Bukti Kesetiaan Tuhan

Oleh Kak Ega Maggang - Pimpinan Cabang Perkantas NTT

     Bersyukur kepada Tuhan yang setia memelihara sehingga pelayanan Perkantas di NTT terus berkembang dari waktu ke waktu. Pada tanggal 9 Januari 2026 saya berkesempatan melakukan kunjungan pelayanan ke Perkantas Kefa. Dalam kunjungan ini saya menghadiri Ibadah Natal & Tahun Baru sekaligus Regenerasi Pengurus Perkantas Kefa 2026. Meskipun terlambat dimulai, bersyukur ibadah ini dapat berjalan dengan baik. Ibadah dimulai pukul 17.30 dan selesai kira-kira pukul 20.00, kemudian dilanjutkan dengan acara fellowship bersama BPR (Badan Pengurus Ranting) dan alumni Perkantas Kefa hingga pukul 22.00. Ibadah dilaksanakan di Sekretariat (rumah persekutuan) Perkantas Kefa dan dihadiri oleh siswa, mahasiswa dan alumni. Saya bertugas menjadi pelayan Firman dan membacakan Surat Keputusan BPC (Badan Pengurus Cabang) untuk pengurus BPR Perkantas Kefa yang baru, yang diketuai oleh Kak Grace Saliana.

Perkantas Kefa

Foto binaan yang hadir dalam Ibadah Nataru & Regenerasi Pengurus Perkantas Kefa

Perkantas Kefa

Foto Kak Ega Magaang saat memimpin khotbah

     Dari perkunjungan kali ini, ada 3 hal yang bisa kita syukuri dari pelayanan Perkantas di Kefa.

1. Keterlibatan Alumni.

     Alumni yang terlibat aktif memimpin KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) dan rutin hadir dalam berbagai acara Perkantas Kefa merupakan kekuatan tersendiri dari pelayanan di Kefa. Alumni yang hadir dan berkontribusi bagi pelayanan ini menjadi penggerak pelayanan sekaligus teladan yang baik bagi siswa dan mahasiswa yang dilayani di Kefa. Baik alumni senior, alumni junior, alumni yang pulang setelah bersekolah dari luar Kefa juga turut hadir dalam ibadah dan berkontribusi sebagai penatalayan maupun sebagai donatur pelayanan. Alumni Kefa memberikan keteladanan bahwa menjadi berkat di kantor yang sibuk tidak menghentikan mereka untuk terus terlibat aktif sebagai penatalayan.

2. Staf yang Memberi Ruang

     Rani Feka dan Dessy Talan merupakan staf yang melayani saat ini di Perkantas Kefa. Keduanya merupakan hasil binaan Perkantas Kefa dan terbilang sebagai ‘staf baru’. Meski demikian, pengenalan mereka akan ladang pelayanan yang selama ini membina mereka dalam pelayanan mahasiswa, menurut penilaian saya membuat mereka mampu mengubah kelemahan mereka menjadi kekuatan. Sebagai staf muda mereka menyadari keterbatasan pengalaman mereka, dan akhirnya meminta bantuan banyak alumni untuk terlibat dalam pelayanan di Kefa. Alhasil banyak alumni yang terlibat membantu pelayanan karena adanya ruang keterlibatan yang Rani dan Dessy sediakan bagi mereka.

3. Regenerasi

     Keterlibatan alumni ini tidak serta merta meniadakan peran staf. Tetapi dalam pelayanan pemuridan, memang tidak bijak jika staf bekerja sendirian. Pemuridan di Perkantas sejak awal dimulai oleh alumni. Kehadiran staf adalah sebagai pelengkap untuk mengerjakan apa yang tidak mampu dikerjakan alumni karena kesibukan pekerjaan mereka. Staf secara fulltime mengatur organisasi dan mempersiapkan para binaan menjadi pemimpin. Inilah yang berhasil dilakukan oleh teman-teman staf di Kefa dengan adanya regenerasi. Sudah lama Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Kota tidak diregenerasi sampai para pengurus sudah tamat SMA. Tetapi setelah para staf mengatur ulang strategi dan memperkuat pemuridan siswa, Badan Pengurus Persisten Kota berhasil diregenerasi. Regenerasi mengindikasikan adanya perkembangan pelayanan karena munculnya pemimpin baru di Persisten Kota Kefa. Ada 12 orang adik siswa yang memberi diri untuk dibentuk dan dipakai Tuhan sebagai pengurus dalam pelayanan tahun ini.

     Dari 3 hal ini, sekali lagi Tuhan terus setia menunjukan kesetiaan-Nya memelihara ladang pelayanan ini. Kita patut mensyukuri dan bersuka serta terus bersemangat mengerjakan panggilan mulia ini. Juga kita perlu tekun dan setia mendoakan pelayanan ini agar makin berkembang dan nama Tuhan dimuliakan.

Kategori
Berita Ladang

Buah yang Dinantikan

Buah yang Dinantikan

Oleh: Rabea Merry Susana Seo - Staf Perkantas Kupang

     Perjalanan pelayanan ke Maumere pada bulan Oktober & Desember 2025 menjadi momen yang sangat berarti bagi kami. Kota ini merupakan ladang pelayanan perintisan Perkantas Kupang selama tiga tahun terakhir—pelayanan yang dimulai dari nol, penuh tantangan, namun sarat pengharapan. Dengan tema “Buah yang Dinantikan”, kunjungan ini menjadi ungkapan syukur atas jerih lelah pelayanan yang tidak sia-sia, karena kini buah-buahnya mulai nyata.

     Pertemuan dengan mahasiswa Universitas Nusa Nipa dan pengurus PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) berlangsung hangat dan penuh semangat. Melalui rangkaian pembinaan tentang visi-misi pelayanan, motivasi dan komitmen, kualitas seorang pelayan, manajemen persekutuan serta pembuatan program kerja pelayanan terlihat kerinduan adik-adik mahasiswa untuk bertumbuh dan melayani dengan dasar kasih. Pelayanan bukan lagi sekadar tugas, melainkan panggilan yang dijalani dengan ketulusan di hadapan Tuhan.

Perkantas Maumere

Foto pembinaan calon TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA 

Perkantas Maumere

Foto pembinaan calon TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA 

     Dalam setiap sesi pembinaan, adik-adik mahasiswa hadir dengan antusiasme yang nyata. Walaupun jumlah mereka tidak besar, semangat belajar dan keterbukaan hati sangat terasa. Mereka datang tepat waktu, aktif bertanya, berdiskusi dengan jujur dan berani membagikan pergumulan pelayanan yang mereka hadapi. Suasana pembinaan berlangsung hangat, akrab dan penuh rasa saling percaya—bukan seperti kelas formal, tetapi seperti keluarga yang sedang belajar bersama untuk bertumbuh di dalam Kristus. Dari raut wajah mereka tampak kerinduan untuk diperlengkapi dan dipakai Tuhan lebih sungguh dalam pelayanan.

     Sukacita besar juga dirasakan dalam ibadah PMK bertema Living in Christ, yang mengajak mahasiswa membangun relasi pribadi dengan Kristus dan berakar di dalam Dia. Dalam kesempatan ini juga dirayakan kelulusan tiga mahasiswa binaan: Yanti, Gusti, dan Viani—buah pertama dari pelayanan kelompok kecil di Maumere. Kesaksian perubahan hidup mereka menjadi bukti nyata bahwa doa, pendampingan dan kesetiaan dalam pelayanan menghasilkan pertumbuhan yang sejati.

Perkantas Maumere

Foto ibadah PMK UNIPA dengan tema Living in Christ

      Pada bulan Desember 2025 diadakan pelantikan 10 pengurus baru PMK Unipa dalam ibadah Natal. Bersyukur untuk 5 mantan badan pengurus yang telah berada di semester akhir juga memberi diri sebagai Tim Pendamping Pelayanan Mahasiswa (TPPM). Regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik, melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan, sehingga pelayanan memiliki pondasi yang kuat untuk terus berkembang. Kami sungguh menikmati buah pelayanan yang selama ini dinantikan. Selamat Melayani Nanda, Moises, Icha, Afi, dan Anto sebagai TPPM pertama di Maumere untuk periode 2025-2027 dan selamat melayani untuk Zetlin, Ratih, Ferdy, Asna, Elsa, Yeni, Marto, Angel, Ngara dan Putri sebagai Pengurus PMK Unipa Maumere periode 2025-2027. 

Perkantas Maumere

Foto ibadah Natal sekaligus pelantikan TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA periode 2025-2027

Perkantas Maumere

Foto ibadah Natal sekaligus pelantikan TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA periode 2025-2027

Perkantas Maumere

Foto ibadah Natal sekaligus pelantikan TPPM dan badan pengurus PMK UNIPA periode 2025-2027

     Ucapan syukur yang mendalam kami sampaikan juga kepada seluruh rekan pelayan yang setia mendampingi mahasiswa selama tiga tahun terakhir: Kak Dewi, Kak Yolis, Kak Trisna, dr. Eri, Kak Titon, Kak Debby, Kak Opa, Kak Sondang, Kak Christin, Kak Philia, Kak Jack serta Opa dan Oma Haning yang selalu membuka rumah sebagai tempat pembinaan. Melalui kesetiaan mereka, Tuhan menumbuhkan pelayanan ini dengan cara-Nya yang indah.

     Perjalanan di Maumere kembali meneguhkan kami bahwa Tuhan setia bekerja melalui setiap proses. Melalui pelayanan yang dimulai dari nol, kini bertumbuh generasi baru, kehidupan yang diubahkan dan buah-buah yang mulai matang. Kami pulang dengan hati penuh syukur dan keyakinan bahwa Tuhan akan terus menumbuhkan pelayanan ini, hingga semakin banyak buah yang dinantikan dinyatakan. Segala kemuliaan hanya bagi Allah Tritunggal. Amin

Kategori
Berita Ladang

Dari Timur ke Barat : Kisah Pelayanan yang Berbuah

Dari Timur ke Barat : Kisah
Pelayanan yang Berbuah

Oleh: Imanuel Meok - Staf Perkantas Kupang

     Pada 26 September lalu, saya kembali menjejak Pulau Sumba. Kali ini, perjalanan dimulai dari Waingapu di Sumba Timur dan berakhir di Waitabula, Sumba Barat Daya—kebalikan dari rute perjalanan tiga tahun lalu. Setiap kota memiliki kesan tersendiri: Waingapu yang panas, Waibakul dan Waikabubak yang sejuk, hingga Waitabula yang nyaman di siang maupun malam. Perubahan cuaca dan padatnya jadwal membuat tubuh harus terus beradaptasi, namun Tuhan memberi kekuatan di setiap langkah.

Waingapu – Langkah Awal yang Menguatkan

Perkantas Waingapu

Foto pembinaan BPR dan pengurus komponen tanggal 26 September

Perkantas Waingapu

Foto Pembinaan calon PKTB dan PKTB tanggal 27 September

Perkantas Waingapu

Foto ibadah alumni tanggal 27 September

     Setibanya di Waingapu, saya langsung memimpin pembinaan bagi BPR (Badan Pengurus Ranting) dan  pengurus komponen. Walau acara molor, semuanya berjalan baik dan hangat. Hari berikutnya, pembinaan PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama) dan pelantikan pengurus PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) Kota berlangsung penuh semangat. Malamnya, ibadah alumni bertema “To Be With Him” menutup hari dengan sukacita.

     Minggu pagi, saya melayani di GBI Waingapu lalu menikmati sarapan sederhana di puncak yang sejuk bersama rekan-rekan, sambil memandang keindahan kota dari ketinggian. Sore itu perjalanan panjang menuju bagian barat pulau Sumba dimulai.

Waibakul – Melihat Buah yang Nyata

Perkantas Waibakul

Foto ibadah siswa Perkantas Waibakul

     Di tengah perjalanan, kami singgah di kota Waibakul untuk memotivasi pengurus alumni Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) yang sedang rapat evaluasi. Saya bersyukur melihat pelayanannya berkembang pesat dibanding tiga tahun lalu. KTB berjalan, ibadah sekolah hidup, dan para alumni sangat kompak.

     Kagum rasanya melihat tekad para Srikandi—para ibu muda alumni Perkantas—yang dengan setia membangun Rumah Persekutuan yang kini sudah 80% jadi. Malamnya saya memimpin ibadah siswa dan alumni. Meskipun kota sepi, semangat mereka luar biasa.

Waikabubak – Pelayanan yang Penuh Kehangatan

     Di Waikabubak, saya mengisi pembinaan BPR, memimpin ibadah alumni sekaligus melantik BPR Sumba Barat periode 2025–2028, serta melayani ratusan mahasiswa di kampus Akademi Keperawatan. Walau aula panas dan tubuh mulai lelah, Tuhan memampukan. Pelayanan juga dilakukan di RS Kristen Lende Meripa bersama para perawat dan staf rumah sakit. Puji Tuhan—semua berjalan lancar dan penuh sukacita.

Waitabula – Ketika Kelemahan Justru Menjadi Kekuatan

Perkantas Waitabula

Foto seminar di Wewewa Selatan

Perkantas Waitabula

Foto seminar di Wewewa Selatan

     Setelah tiga hari di Waikabubak dan Waibakul, tubuh mulai demam. Namun setiba di Waitabula, Tuhan memberi kekuatan untuk memimpin ibadah PMK Poltekkes dan pelantikan pengurus baru.

      Hari berikutnya bersama mahasiswa dan alumni, kami melayani seminar di Wewewa Selatan dengan topik “God’s Plan or My Plan” serta “Strengthening the Family of God”. Suasana hangat, banyak pertanyaan dan diskusi sangat hidup. Malamnya kami sempat menjenguk seorang alumni yang dirawat di RSU Waitabula.

Penutup – Semua Karena Anugerah

     Tanggal 3 Oktober, saya kembali ke Kupang dengan hati penuh syukur. Tuhan memberi kekuatan yang cukup untuk setiap pelayanan di empat kota. Semua berlangsung dengan baik karena anugerah-Nya. Soli Deo Gloria.

Kategori
Berita Ladang

Pegang Tangan, Tutup Mata, Jalan Sama-Sama

Pegang Tangan, Tutup Mata,
Jalan Sama-Sama

Rapat Kerja Badan Pengurus Cabang Perkantas NTT 2025

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto bersama seluruh peserta Raker BPC Perkantas NTT 2025

    Kami bersyukur atas kasih setia dan pimpinan Tuhan sehingga Rapat Kerja Badan Pengurus Cabang (Raker BPC) Perkantas NTT telah terselenggara dengan baik. Kegiatan ini dimulai dengan Pra-Raker yang dihadiri oleh 21 orang staf pada 18-19 November di Aula Jaya Phita Guest House Kupang. Selanjutnya kegiatan Raker dilaksanakan pada 21-23 November di Biara Frateran Bunda Hati Kudus Kupang. Raker ini dihadiri oleh 75 orang peserta yang terdiri dari staf, board dan pengurus komponen yang melayani di 11 kota di NTT.

Merefleksikan Pimpinan dan Pemeliharaan Tuhan 

     Raker ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi pelayanan yang sudah berjalan di tahun 2025 dan merencanakan pelayanan untuk tahun 2026. Namun tidak hanya itu, Raker juga menjadi momen bagi kami untuk merefleksikan kasih Tuhan yang telah memimpin dan memelihara pelayanan ini. Pimpinan Tuhan kami rasakan melalui kehadiran 709 siswa dan 593 mahasiswa yang Tuhan percayakan untuk kami muridkan melalui KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) tahun ini. Selain itu, kami bersyukur untuk alumni-alumni yang memiliki banyak kesibukkan namun tetap memberi diri untuk dibina, sehingga dalam tahun ini terbentuk 7 kelompok PA (Pendalaman Alkitab) baru. 

     Pimpinan Tuhan juga kami rasakan melalui berbagai kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik di tahun ini. Kegiatan-kegiatan ini meliputi Ibadah Awal Tahun, Doa Bersama, Bulan PI, World Student Day, Siswa Membaca Alkitab, Pembinaan Board, Kamp Nasional Mahasiswa, Orientasi Staf, Young Leader Training, Weekend Pemuridan maupun Refreshing KTB. Melalui kegiatan-kegiatan ini kami semakin dibentuk dan diperlengkapi Tuhan untuk melayani Dia. Kami juga bersyukur untuk pelayanan travelling staf yang terlaksana sebanyak 13 kali di tahun ini. Melalui pelayanan travelling yang ada, kami dapat saling mendukung dan melengkapi dalam melayani Tuhan. 

     Pemeliharaan Tuhan kami nikmati melalui kecukupan dana pelayanan selama 1 tahun. Kebutuhan biaya untuk mendanai pelayanan menjadi hal yang selalu kami gumuli, namun Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang penuh kuasa. Ia menggerakkan hati para alumni binaan maupun orang dari luar Perkantas untuk mendukung pelayanan sebagai donatur. Kami bersyukur, dalam tahun ini ada 44 donatur baru yang berkomitmen untuk mendukung pelayanan Perkantas NTT.

Mendengarkan Tuhan lewat Firman dan Doa 

     Tidak hanya mengevaluasi dan merencanakan pelayanan, dalam kegiatan Raker ini kami juga terus diteguhkan dengan Firman Tuhan dalam sesi ibadah yang diadakan setiap hari. Berangkat dari tema utama Raker tahun ini yakni “Pegang Tangan, Tutup Mata, Jalan Sama-Sama”, Firman Tuhan yang disampaikan oleh para pembicara terus mendorong kami agar selalu mengandalkan campur tangan Tuhan, bergantung kepada-Nya di dalam doa, serta saling menerima, saling mendukung dan bersama melayani Tuhan dengan sukacita. 

     Selain ibadah bersama, Raker hari pertama juga diawali dengan sesi AWG (Alone With God) dan ditutup dengan Doa Bersama. Momen AWG menjadi kesempatan bagi kami untuk berhenti sejenak dan berdiam diri, sambil kembali melihat penyertaan Tuhan dalam pelayanan. Sedangkan Doa Bersama merupakan wujud ungkapan syukur dan kebergantungan kami kepada Tuhan dalam melayani.

Kebersamaan yang Menghadirkan Semangat dan Sukacita

     Raker juga menjadi momen yang memberi semangat dan sukacita bagi kami dalam melayani. Berkumpul bersama saudara sepalayan dari berbagai kota menjadi pengingat bahwa kami adalah “Tim Perkantas NTT” yang mengerjakan visi Allah, yakni memuridkan di kota kami masing-masing. Waktu rapat yang lebih longgar juga memberi ruang bagi kami untuk saling berbagi tentang masalah pelayanan, saling menginspirasi dan juga saling mendoakan. Selain itu, dalam Raker hari ke-2 juga ada sesi Malam Kebersamaan di mana kami berkumpul dan menikmati aneka snack, dessert dan wedang ronde racikan Kak Lif Haning sambil bercerita, bersenda gurau dan berfoto bersama. Momen ini menambah kedekatan, kasih dan sukacita di antara kami.

Syukur dan Terima Kasih

     Tidak hentinya-hentinya kami mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menebus hidup kami, dan juga memberi kami kesempatan untuk mengambil bagian dalam pelayanan-Nya. Banyak hal yang telah kami sepakati bersama sebagai rencana pelayanan di tahun 2026, dengan biaya yang kami butuhkan sebesar Rp. 113 juta setiap bulan untuk mendanai pelayanan yang ada. Namun kami percaya, Tuhan Sang Empunya Pelayanan akan senantiasa memimpin dan mencukupkan segala yang kami perlu untuk melayani Dia. 

     Terima kasih untuk kita semua yang sudah bekerja sama dalam mendukung terselenggaranya Raker ini, baik sebagai pembicara, penatalayanan, panitia maupun peserta. Terima kasih juga untuk pihak Jaya Phita Guest House dan Biara Frateran Bunda Hati Kudus yang membantu menyediakan aula, penginapan dan konsumsi selama Pra Raker maupun Raker. Kasih Kristus menyertai kita semua.

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Ega Maggang saat memimpin rapat di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Nuel Meok memberikan pendapat saat diskusi di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Dance Dengak saat memimpin pemberitaan Firman Tuhan di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto 21 orang staf Perkantas NTT saat Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto penyerahan apresiasi kepada Kak Robby Lugito sebagai pembicara Raker hari pertama

Foto diskusi kelompok saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Elia Maggang saat memberitakan Firman Tuhan di Raker hari ke-2

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto diskusi komponen saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto diskusi daerah saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Feby Sitanaya saat memimpin acara (MC) dalam ibadah di Raker hari ke-3

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto penyerahan persembahan dari Kak Linda Moata (Ketua BPC) kepada Kak Meki Robaka (Ketua Tim Perintis Pelayanan Perkantas) Waitabula untuk mendukung pembangunan rumah persekutuan di Waitabula

Kategori
Berita Ladang

Ada yang Manis dari Pulau Sabu

Ada yang Manis dari Pulau Sabu

Oleh: Stenly Foni - Staf Perkantas Waingapu

     Bersyukur kepada Tuhan, tanggal 4-6 Oktober 2025 saya berkesempatan melakukan travelling pelayanan ke pulau Sabu. Pelayanan selama tiga hari di sana membawa kesan manis, penuh berkat dan sukacita bagi saya secara pribadi, karena merupakan momen perdana saya berkunjung ke pulau Sabu. Ini juga merupakan jawaban doa dari Tuhan, setelah sekian lama saya rindu untuk berkunjung ke sana. Pada akhirnya Tuhan memberi kesempatan ini dalam rangka membantu perintisan pelayanan di Pulau Sabu, serta membawa berkat dan harapan baru bagi rekan-rekan alumni yang sedang melayani di sana. 

     Setelah tiba di Sabu pada tanggal 4 Oktober, sorenya saya mendapat kesempatan memimpin ibadah Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Kota Sabu Raijua.  Ini merupakan ibadah yang kedua kalinya dilaksanakan oleh teman-teman TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas), untuk menolong pertumbuhan iman adik-adik siswa yang dilayani dalam KTB (Kelompok Tumbuh Bersama). Tema yang diangkat adalah “Bertumbuh, Berakar dan Berbuah.” Saya bersyukur dapat melihat semangat dan antusiasme adik-adik siswa mengikuti ibadah, dan bersekutu untuk mendengar Firman Tuhan. Ini menyadarkan saya bahwa di kota Seba ada banyak siswa yang butuh untuk diisi oleh kebenaran firman Tuhan, rindu untuk bertumbuh, dan mempunyai semangat melayani.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto selepas Ibadah Persisten Kota Sabu Raijua

    Keesokan harinya pada Minggu, 5 Oktober pagi saya beribadah bersama rekan-rekan TP3 di GMIT Menia. Sorenya saya mendapat kesempatan memimpin PA (Pendalaman Alkitab) dan pembinaan Calon Pengurus Alumni, untuk memberikan semangat dan motivasi bagi mereka dalam melayani bersama rekan-rekan TP3. Dalam momen ini, saya membuka kesempatan bagi calon pengurus dan TP3 untuk sharing tentang panggilan melayani. Mendengar sharing mereka, saya memahami bahwa memang tidak mudah untuk membangun semangat para alumni di pulau Sabu supaya terus bertumbuh dan mau terlibat mendukung pelayanan. Kesibukan pekerjaan, jarak tempat tinggal yang berjauhan, koneksi jaringan internet yang kurang memadai dan sebagainya cukup membuat mereka bergumul ketika mengerjakan pelayanan. Namun hati saya sungguh bersukacita mendengar komitmen mereka untuk tetap taat melayani, dengan keyakinan bahwa Tuhan akan menolong dan menyertai. Saya pun meyakini hal ini.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto PA bersama TP3 dan pembinaan Calon Badan Pengurus Alumni

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto PA bersama TP3  dan pembinaan Calon Badan Pengurus Alumni

     Pelayanan travelling di hari terakhir, Senin sore tanggal 6 Oktober 2025 saya menyampaikan firman Tuhan dalam Ibadah Alumni Perkantas Sabu Raijua dengan tema “Servant Leadership”, sekaligus melakukan pengukuhan Badan Pengurus Alumni. Ibadah ini menjadi pengalaman yang manis bagi saya karena dapat bertemu dengan alumni di Sabu, baik senior maupun junior. Semua alumni bekerja dengan baik dan bahkan ada beberapa senior yang saya temui memiliki posisi tinggi di pemerintahan. Karena itu saya merasa bahwa pelayanan alumni di Sabu perlu digarap dengan baik, agar alumni-alumni yang ada dapat ditolong untuk menghidupi visi pelayanan.

     Hal lain yang membuat saya terkesan adalah ibadah alumni ini turut dihadiri oleh pemerintah daerah Sabu Raijua, yakni bapak wakil bupati untuk menyatakan dukungannya bagi pelayanan Perkantas di pulau Sabu. Dari hal ini, lahir harapan yang besar. Saya rindu melihat lebih banyak alumni di Sabu yang bergabung, mereka dapat bertumbuh dengan baik sehingga nantinya dapat bergandengan tangan menjadi berkat di pulau Sabu.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto selepas Ibadah Alumni sekaligus pengukuhan Badan Pengurus Alumni

    Saya pun diberkati melalui keberadaan rekan-rekan TP3 Sabu yang setia dalam perintisan di Sabu, yaitu Jhon Bili, dr. Joy Ninu, Merly Bunga, Herson Hawu dan Putri Lulu. Kesetiaan mereka dalam melayani dengan penuh tanggung jawab memberikan teladan yang baik. Di tengah kesibukan tugas dan pekerjaan, mereka tetap setia menginvestasikan waktu mereka untuk melakukan rapat koordinasi, melaksanakan PA alumni dan memimpin KTB siswa.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto Kak Stenly bersama TP3 Perkantas Sabu Raijua

     Hati saya bersukacita karena selama 3 hari di Sabu, saya disambut dengan keramahan oleh keluarga Kak Lisias Hae, ketua alumni Perkantas Sabu. Kak Lisias adalah adik binaan Kak Ruben Oktovianus semasa mengikuti pelayanan mahasiswa di Kupang. Kehangatan dan keterlibatan Kak Lisias bersama istri dan anak untuk membuka rumahnya menjadi tempat tinggal selama saya berada di Sabu, membuat saya begitu senang dan diberkati dengan adanya alumni yang baik dan setia berjalan dalam Tuhan. 

     Akhirnya tiga hari perjalanan yang begitu manis di Sabu harus selesai. Saya kembali ke Waingapu pada tanggal 7 Oktober 2025. Perjalanan kembali ke Waingapu penuh dengan sukacita, sebuah keyakinan yang besar dan doa agar kiranya pelayanan di Sabu terus berkembang dan berbuah banyak, siswa dapat bertumbuh dengan baik dan alumni semakin terlibat agar Tuhan makin dimuliakan di Pulau Sabu.

Kategori
Berita Ladang

Kehadiran Orang-Orang yang Setia

Kehadiran Orang-Orang yang Setia

Oleh: Katherina Riwoe (Kak Nona) - Staf Perkantas Alor

     Puji dan syukur atas rahmat dan kasih setia Tuhan, yang masih mempercayakan saya untuk hidup dan melayani Dia. Di semester kedua ini, saya telah melakukan travelling pelayanan ke Perkantas Atambua pada tanggal 20-25 September 2025. Dalam menjalaninya saya banyak menyaksikan kasih dan pimpinan Tuhan bagi pelayanan ini, terutama melalui orang-orang yang Tuhan hadirkan di dalamnya.

     Pada travelling kali ini saya berkesempatan memimpin pembinaan calon pengurus Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) SMA Swasta Kristen dan juga calon pengurus Persisten Kota Atambua. Saya bersyukur melihat kasih setia Tuhan yang sungguh ajaib, karena menghadirkan anak-anak siswa yang luar biasa militan setia dalam pemuridan dan pelayanan. Selain itu saya juga berkesempatan melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama alumni dan TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas) kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi pelayanan. Hati saya bersukacita ketika melihat Tuhan menyediakan dan menggerakkan orang-orang yang masih terus berjuang dengan setia, baik sebagai staf (Kak Rina Puling) dan TP3 (Kak Melky Takoy bersama teman-teman).

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas pembinaan dengan calon pengurus Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas pembinaan dengan calon pengurus Persisten Kota Atambua

     Bersyukur juga karena saya dipercayakan untuk memimpin ibadah gabungan perempuan di GMIT Polycarpus Atambua. Dalam pertemuan dengan beberapa ibu-ibu, ada yang bersaksi bagaimana ia bersukacita melihat anak laki-lakinya yang dimurahkan melalui KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) bersama Kak Rina. “Anak saya banyak perubahan yang luar biasa, saya dan suami sampai terharu melihat cara dan sikap hidupnya yang makin dewasa dan bertanggung jawab”, kata ibu yang bersaksi. Dari pertemuan itu, saya tergerak untuk memperkenalkan pelayanan Perkantas dan memberikan motivasi kepada mereka untuk dapat memberikan dukungan lewat doa serta dorongan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti KTB dan Persisten. Puji Tuhan, respon orang tua dan pendeta sangat baik dan terbuka dengan informasi saya berkaitan dengan keberadaan Perkantas di Atambua.

Perkantas Atambua - September 2025

Foto saat Kak Nona memimpin ibadah kaum ibu di GMIT Polycarpus Atambua

    Saya berharap dan berdoa jika Tuhan masih memberikan kesempatan hidup dan pelayanan ke Atambua lagi, kiranya benih Firman Tuhan yang telah ditaburkan dapat menjadi berkat bagi setiap siswa dan ibu-ibu yang dilayani, sehingga muncul murid-murid Kristus yang mencintai Kristus dan firman-Nya. Saya juga berdoa agar semakin banyak murid Kristus yang hadir di Atambua dan berdampak bagi dirinya, keluarga, gereja dan bangsa. Soli Deo Gloria…

Perkantas Atambua - September 2025

Foto saat Kak Nona memimpin ibadah di Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas ibadah Persisten SMA Swasta Kristen Atambua