Kategori
Berita Ladang

Pegang Tangan, Tutup Mata, Jalan Sama-Sama

Pegang Tangan, Tutup Mata,
Jalan Sama-Sama

Rapat Kerja Badan Pengurus Cabang Perkantas NTT 2025

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto bersama seluruh peserta Raker BPC Perkantas NTT 2025

    Kami bersyukur atas kasih setia dan pimpinan Tuhan sehingga Rapat Kerja Badan Pengurus Cabang (Raker BPC) Perkantas NTT telah terselenggara dengan baik. Kegiatan ini dimulai dengan Pra-Raker yang dihadiri oleh 21 orang staf pada 18-19 November di Aula Jaya Phita Guest House Kupang. Selanjutnya kegiatan Raker dilaksanakan pada 21-23 November di Biara Frateran Bunda Hati Kudus Kupang. Raker ini dihadiri oleh 75 orang peserta yang terdiri dari staf, board dan pengurus komponen yang melayani di 11 kota di NTT.

Merefleksikan Pimpinan dan Pemeliharaan Tuhan 

     Raker ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi pelayanan yang sudah berjalan di tahun 2025 dan merencanakan pelayanan untuk tahun 2026. Namun tidak hanya itu, Raker juga menjadi momen bagi kami untuk merefleksikan kasih Tuhan yang telah memimpin dan memelihara pelayanan ini. Pimpinan Tuhan kami rasakan melalui kehadiran 709 siswa dan 593 mahasiswa yang Tuhan percayakan untuk kami muridkan melalui KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) tahun ini. Selain itu, kami bersyukur untuk alumni-alumni yang memiliki banyak kesibukkan namun tetap memberi diri untuk dibina, sehingga dalam tahun ini terbentuk 7 kelompok PA (Pendalaman Alkitab) baru. 

     Pimpinan Tuhan juga kami rasakan melalui berbagai kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik di tahun ini. Kegiatan-kegiatan ini meliputi Ibadah Awal Tahun, Doa Bersama, Bulan PI, World Student Day, Siswa Membaca Alkitab, Pembinaan Board, Kamp Nasional Mahasiswa, Orientasi Staf, Young Leader Training, Weekend Pemuridan maupun Refreshing KTB. Melalui kegiatan-kegiatan ini kami semakin dibentuk dan diperlengkapi Tuhan untuk melayani Dia. Kami juga bersyukur untuk pelayanan travelling staf yang terlaksana sebanyak 13 kali di tahun ini. Melalui pelayanan travelling yang ada, kami dapat saling mendukung dan melengkapi dalam melayani Tuhan. 

     Pemeliharaan Tuhan kami nikmati melalui kecukupan dana pelayanan selama 1 tahun. Kebutuhan biaya untuk mendanai pelayanan menjadi hal yang selalu kami gumuli, namun Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang penuh kuasa. Ia menggerakkan hati para alumni binaan maupun orang dari luar Perkantas untuk mendukung pelayanan sebagai donatur. Kami bersyukur, dalam tahun ini ada 44 donatur baru yang berkomitmen untuk mendukung pelayanan Perkantas NTT.

Mendengarkan Tuhan lewat Firman dan Doa 

     Tidak hanya mengevaluasi dan merencanakan pelayanan, dalam kegiatan Raker ini kami juga terus diteguhkan dengan Firman Tuhan dalam sesi ibadah yang diadakan setiap hari. Berangkat dari tema utama Raker tahun ini yakni “Pegang Tangan, Tutup Mata, Jalan Sama-Sama”, Firman Tuhan yang disampaikan oleh para pembicara terus mendorong kami agar selalu mengandalkan campur tangan Tuhan, bergantung kepada-Nya di dalam doa, serta saling menerima, saling mendukung dan bersama melayani Tuhan dengan sukacita. 

     Selain ibadah bersama, Raker hari pertama juga diawali dengan sesi AWG (Alone With God) dan ditutup dengan Doa Bersama. Momen AWG menjadi kesempatan bagi kami untuk berhenti sejenak dan berdiam diri, sambil kembali melihat penyertaan Tuhan dalam pelayanan. Sedangkan Doa Bersama merupakan wujud ungkapan syukur dan kebergantungan kami kepada Tuhan dalam melayani.

Kebersamaan yang Menghadirkan Semangat dan Sukacita

     Raker juga menjadi momen yang memberi semangat dan sukacita bagi kami dalam melayani. Berkumpul bersama saudara sepalayan dari berbagai kota menjadi pengingat bahwa kami adalah “Tim Perkantas NTT” yang mengerjakan visi Allah, yakni memuridkan di kota kami masing-masing. Waktu rapat yang lebih longgar juga memberi ruang bagi kami untuk saling berbagi tentang masalah pelayanan, saling menginspirasi dan juga saling mendoakan. Selain itu, dalam Raker hari ke-2 juga ada sesi Malam Kebersamaan di mana kami berkumpul dan menikmati aneka snack, dessert dan wedang ronde racikan Kak Lif Haning sambil bercerita, bersenda gurau dan berfoto bersama. Momen ini menambah kedekatan, kasih dan sukacita di antara kami.

Syukur dan Terima Kasih

     Tidak hentinya-hentinya kami mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menebus hidup kami, dan juga memberi kami kesempatan untuk mengambil bagian dalam pelayanan-Nya. Banyak hal yang telah kami sepakati bersama sebagai rencana pelayanan di tahun 2026, dengan biaya yang kami butuhkan sebesar Rp. 113 juta setiap bulan untuk mendanai pelayanan yang ada. Namun kami percaya, Tuhan Sang Empunya Pelayanan akan senantiasa memimpin dan mencukupkan segala yang kami perlu untuk melayani Dia. 

     Terima kasih untuk kita semua yang sudah bekerja sama dalam mendukung terselenggaranya Raker ini, baik sebagai pembicara, penatalayanan, panitia maupun peserta. Terima kasih juga untuk pihak Jaya Phita Guest House dan Biara Frateran Bunda Hati Kudus yang membantu menyediakan aula, penginapan dan konsumsi selama Pra Raker maupun Raker. Kasih Kristus menyertai kita semua.

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Ega Maggang saat memimpin rapat di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Nuel Meok memberikan pendapat saat diskusi di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Dance Dengak saat memimpin pemberitaan Firman Tuhan di Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto 21 orang staf Perkantas NTT saat Pra-Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto penyerahan apresiasi kepada Kak Robby Lugito sebagai pembicara Raker hari pertama

Foto diskusi kelompok saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Elia Maggang saat memberitakan Firman Tuhan di Raker hari ke-2

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto diskusi komponen saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto diskusi daerah saat Raker

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto saat acara Malam Kebersamaan

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto Kak Feby Sitanaya saat memimpin acara (MC) dalam ibadah di Raker hari ke-3

Raker BPC Perkantas NTT 2025

Foto penyerahan persembahan dari Kak Linda Moata (Ketua BPC) kepada Kak Meki Robaka (Ketua Tim Perintis Pelayanan Perkantas) Waitabula untuk mendukung pembangunan rumah persekutuan di Waitabula

Kategori
Berita Ladang

Ada yang Manis dari Pulau Sabu

Ada yang Manis dari Pulau Sabu

Oleh: Stenly Foni - Staf Perkantas Waingapu

     Bersyukur kepada Tuhan, tanggal 4-6 Oktober 2025 saya berkesempatan melakukan travelling pelayanan ke pulau Sabu. Pelayanan selama tiga hari di sana membawa kesan manis, penuh berkat dan sukacita bagi saya secara pribadi, karena merupakan momen perdana saya berkunjung ke pulau Sabu. Ini juga merupakan jawaban doa dari Tuhan, setelah sekian lama saya rindu untuk berkunjung ke sana. Pada akhirnya Tuhan memberi kesempatan ini dalam rangka membantu perintisan pelayanan di Pulau Sabu, serta membawa berkat dan harapan baru bagi rekan-rekan alumni yang sedang melayani di sana. 

     Setelah tiba di Sabu pada tanggal 4 Oktober, sorenya saya mendapat kesempatan memimpin ibadah Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Kota Sabu Raijua.  Ini merupakan ibadah yang kedua kalinya dilaksanakan oleh teman-teman TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas), untuk menolong pertumbuhan iman adik-adik siswa yang dilayani dalam KTB (Kelompok Tumbuh Bersama). Tema yang diangkat adalah “Bertumbuh, Berakar dan Berbuah.” Saya bersyukur dapat melihat semangat dan antusiasme adik-adik siswa mengikuti ibadah, dan bersekutu untuk mendengar Firman Tuhan. Ini menyadarkan saya bahwa di kota Seba ada banyak siswa yang butuh untuk diisi oleh kebenaran firman Tuhan, rindu untuk bertumbuh, dan mempunyai semangat melayani.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto selepas Ibadah Persisten Kota Sabu Raijua

    Keesokan harinya pada Minggu, 5 Oktober pagi saya beribadah bersama rekan-rekan TP3 di GMIT Menia. Sorenya saya mendapat kesempatan memimpin PA (Pendalaman Alkitab) dan pembinaan Calon Pengurus Alumni, untuk memberikan semangat dan motivasi bagi mereka dalam melayani bersama rekan-rekan TP3. Dalam momen ini, saya membuka kesempatan bagi calon pengurus dan TP3 untuk sharing tentang panggilan melayani. Mendengar sharing mereka, saya memahami bahwa memang tidak mudah untuk membangun semangat para alumni di pulau Sabu supaya terus bertumbuh dan mau terlibat mendukung pelayanan. Kesibukan pekerjaan, jarak tempat tinggal yang berjauhan, koneksi jaringan internet yang kurang memadai dan sebagainya cukup membuat mereka bergumul ketika mengerjakan pelayanan. Namun hati saya sungguh bersukacita mendengar komitmen mereka untuk tetap taat melayani, dengan keyakinan bahwa Tuhan akan menolong dan menyertai. Saya pun meyakini hal ini.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto PA bersama TP3 dan pembinaan Calon Badan Pengurus Alumni

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto PA bersama TP3  dan pembinaan Calon Badan Pengurus Alumni

     Pelayanan travelling di hari terakhir, Senin sore tanggal 6 Oktober 2025 saya menyampaikan firman Tuhan dalam Ibadah Alumni Perkantas Sabu Raijua dengan tema “Servant Leadership”, sekaligus melakukan pengukuhan Badan Pengurus Alumni. Ibadah ini menjadi pengalaman yang manis bagi saya karena dapat bertemu dengan alumni di Sabu, baik senior maupun junior. Semua alumni bekerja dengan baik dan bahkan ada beberapa senior yang saya temui memiliki posisi tinggi di pemerintahan. Karena itu saya merasa bahwa pelayanan alumni di Sabu perlu digarap dengan baik, agar alumni-alumni yang ada dapat ditolong untuk menghidupi visi pelayanan.

     Hal lain yang membuat saya terkesan adalah ibadah alumni ini turut dihadiri oleh pemerintah daerah Sabu Raijua, yakni bapak wakil bupati untuk menyatakan dukungannya bagi pelayanan Perkantas di pulau Sabu. Dari hal ini, lahir harapan yang besar. Saya rindu melihat lebih banyak alumni di Sabu yang bergabung, mereka dapat bertumbuh dengan baik sehingga nantinya dapat bergandengan tangan menjadi berkat di pulau Sabu.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto selepas Ibadah Alumni sekaligus pengukuhan Badan Pengurus Alumni

    Saya pun diberkati melalui keberadaan rekan-rekan TP3 Sabu yang setia dalam perintisan di Sabu, yaitu Jhon Bili, dr. Joy Ninu, Merly Bunga, Herson Hawu dan Putri Lulu. Kesetiaan mereka dalam melayani dengan penuh tanggung jawab memberikan teladan yang baik. Di tengah kesibukan tugas dan pekerjaan, mereka tetap setia menginvestasikan waktu mereka untuk melakukan rapat koordinasi, melaksanakan PA alumni dan memimpin KTB siswa.

Perkantas Sabu - Oktober 2025

Foto Kak Stenly bersama TP3 Perkantas Sabu Raijua

     Hati saya bersukacita karena selama 3 hari di Sabu, saya disambut dengan keramahan oleh keluarga Kak Lisias Hae, ketua alumni Perkantas Sabu. Kak Lisias adalah adik binaan Kak Ruben Oktovianus semasa mengikuti pelayanan mahasiswa di Kupang. Kehangatan dan keterlibatan Kak Lisias bersama istri dan anak untuk membuka rumahnya menjadi tempat tinggal selama saya berada di Sabu, membuat saya begitu senang dan diberkati dengan adanya alumni yang baik dan setia berjalan dalam Tuhan. 

     Akhirnya tiga hari perjalanan yang begitu manis di Sabu harus selesai. Saya kembali ke Waingapu pada tanggal 7 Oktober 2025. Perjalanan kembali ke Waingapu penuh dengan sukacita, sebuah keyakinan yang besar dan doa agar kiranya pelayanan di Sabu terus berkembang dan berbuah banyak, siswa dapat bertumbuh dengan baik dan alumni semakin terlibat agar Tuhan makin dimuliakan di Pulau Sabu.

Kategori
Berita Ladang

Kehadiran Orang-Orang yang Setia

Kehadiran Orang-Orang yang Setia

Oleh: Katherina Riwoe (Kak Nona) - Staf Perkantas Alor

     Puji dan syukur atas rahmat dan kasih setia Tuhan, yang masih mempercayakan saya untuk hidup dan melayani Dia. Di semester kedua ini, saya telah melakukan travelling pelayanan ke Perkantas Atambua pada tanggal 20-25 September 2025. Dalam menjalaninya saya banyak menyaksikan kasih dan pimpinan Tuhan bagi pelayanan ini, terutama melalui orang-orang yang Tuhan hadirkan di dalamnya.

     Pada travelling kali ini saya berkesempatan memimpin pembinaan calon pengurus Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) SMA Swasta Kristen dan juga calon pengurus Persisten Kota Atambua. Saya bersyukur melihat kasih setia Tuhan yang sungguh ajaib, karena menghadirkan anak-anak siswa yang luar biasa militan setia dalam pemuridan dan pelayanan. Selain itu saya juga berkesempatan melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama alumni dan TP3 (Tim Perintis Pelayanan Perkantas) kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi pelayanan. Hati saya bersukacita ketika melihat Tuhan menyediakan dan menggerakkan orang-orang yang masih terus berjuang dengan setia, baik sebagai staf (Kak Rina Puling) dan TP3 (Kak Melky Takoy bersama teman-teman).

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas pembinaan dengan calon pengurus Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas pembinaan dengan calon pengurus Persisten Kota Atambua

     Bersyukur juga karena saya dipercayakan untuk memimpin ibadah gabungan perempuan di GMIT Polycarpus Atambua. Dalam pertemuan dengan beberapa ibu-ibu, ada yang bersaksi bagaimana ia bersukacita melihat anak laki-lakinya yang dimurahkan melalui KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) bersama Kak Rina. “Anak saya banyak perubahan yang luar biasa, saya dan suami sampai terharu melihat cara dan sikap hidupnya yang makin dewasa dan bertanggung jawab”, kata ibu yang bersaksi. Dari pertemuan itu, saya tergerak untuk memperkenalkan pelayanan Perkantas dan memberikan motivasi kepada mereka untuk dapat memberikan dukungan lewat doa serta dorongan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti KTB dan Persisten. Puji Tuhan, respon orang tua dan pendeta sangat baik dan terbuka dengan informasi saya berkaitan dengan keberadaan Perkantas di Atambua.

Perkantas Atambua - September 2025

Foto saat Kak Nona memimpin ibadah kaum ibu di GMIT Polycarpus Atambua

    Saya berharap dan berdoa jika Tuhan masih memberikan kesempatan hidup dan pelayanan ke Atambua lagi, kiranya benih Firman Tuhan yang telah ditaburkan dapat menjadi berkat bagi setiap siswa dan ibu-ibu yang dilayani, sehingga muncul murid-murid Kristus yang mencintai Kristus dan firman-Nya. Saya juga berdoa agar semakin banyak murid Kristus yang hadir di Atambua dan berdampak bagi dirinya, keluarga, gereja dan bangsa. Soli Deo Gloria…

Perkantas Atambua - September 2025

Foto saat Kak Nona memimpin ibadah di Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Perkantas Atambua - September 2025

Foto selepas ibadah Persisten SMA Swasta Kristen Atambua

Kategori
Berita Ladang

Sekelumit Kisah Travelling Pelayanan Ke Rote

Sekelumit Kisah Travelling
Pelayanan Ke Rote

Oleh: Dance G. Dengak - Staf Perkantas Kupang

     Semenjak pelayanan di Rote tidak memiliki staf pendamping pelayanan lagi, maka praktis  semua pelayanan dikerjakan oleh para alumni. Memang disadari bahwa kesibukkan alumni yang padat baik di pekerjaan, keluarga, gereja dan kegiatan sosial lainnya membuat pelayanan ke  siswa dan mahasiswa tidak begitu maksimal. Karena itu travelling dan perkunjungan staf dari Kupang sangat dibutuhkan untuk kembali memotivasi dan membakar semangat pelayanan; mengkoordinasikan dan memperbaiki kembali pelayanan; menolong serta membangun  kerohanian dan spiritualitas para alumni, juga mendukung dan mendoakan pergumulan para alumni.

     Pada dua kali perkunjungan terakhir ini, saya bersyukur bisa bertemu para alumni baik melalui ibadah dan Pemahaman Alkitab, juga melalui visitasi ke rumah-rumah alumni. Bersyukur dalam perkunjungan ke rumah-rumah alumni, saya disambut dengan baik dan bisa bertemu dengan alumni secara pribadi. Dalam pertemuan yang ada terjadi fellowship yang hangat serta sharing yang penuh keterbukaan, sehingga saya bisa mengerti pergumulan alumni dan dapat mendoakan mereka secara langsung.

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto selepas PA alumni di rumah Kak Jusuf Sanu

     Dalam traveling terakhir 4-7 September 2025, saya secara khusus bertemu dengan beberapa alumni Kupang yang baru lulus sebagai ASN di Rote. Alumni baru di Rote yang tersebar dari  Pantai Baru, Rote Timur sampai Rote Barat Daya menyempatkan waktu untuk kami bertemu di rumah Ketua BPR (Badan Pengurus Ranting) – Kak Seni Lami. Bersyukur di dalam sharing yang ada, mereka menyatakan kesediaan dan komitmen untuk terlibat mendukung pelayanan sebagai pengurus, trainer maupun menjadi pemimpin kelompok kecil (PKTB). 

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto pertemuan dengan beberapa alumni Kupang yang baru lulus sebagai ASN di Rote

     Pada perkunjungan kali ini saya juga melakukan visitasi ke rumah alumni-alumni senior di Rote sehubungan untuk sharing dan membicarakan regenerasi kepengurusan BPR Rote serta komponen-komponen pelayanan yang ada. Bersyukur alumni menyambut dengan baik dan memberikan komitmen mereka untuk terus mendukung pelayanan di Rote dalam daya, doa maupun dana.

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak James Riwu

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto dengan Kak Hans Jacob

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Andre Mbolik

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Maurits dan Kak Mey

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Jolis Haning

     Mari doakan pelayanan di Rote untuk regenerasi BPR, pengurus alumni dan juga untuk adanya staf pendamping pelayanan.  Doakan semangat dan komitmen alumni untuk terus mendukung pelayanan, terutama alumni-alumni baru yang tempat tugasnya tersebar di berbagai penjuru kabupaten Rote Ndao. Soli Deo Gloria

Kategori
Berita Ladang

Melihat Tangan Tuhan Bekerja Di Maumere

Melihat Tangan Tuhan
Bekerja Di Maumere

Oleh: Senny Pellokila - Staf Perkantas Kupang

     Pada tanggal 12–14 September lalu, saya mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan pelayanan ke Maumere. Perjalanan singkat tiga hari itu ternyata membawa banyak berkat, penguatan, sekaligus pengharapan baru bagi saya pribadi maupun bagi rekan-rekan yang sedang melayani di sana. Setiap rangkaian kegiatan yang dijalani baik bersama mahasiswa, panitia, pengurus maupun alumni, semuanya meneguhkan hati bahwa Tuhan sungguh bekerja dengan cara-Nya yang indah di kota ini. Karena itu, yang lahir dalam hati saya setelah pulang dari Maumere adalah ucapan syukur.

Pembinaan Badan Pengurus dan Panitia KATA

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama adik-adik pengurus dan panitia KATA PMK UNIPA selepas pembinaan

     Setibanya di Maumere pada Jumat sore, rangkaian pelayanan langsung dimulai pada malam harinya. Saya mendapat kesempatan membawakan pembinaan kepada teman-teman badan pengurus dan panitia KATA (Kebaktian Awal Tahun Ajaran). Tema yang dibagikan adalah mengenai Kesetiaan dan Kualitas Pelayanan.

     Melihat antusiasme mereka mendengar Firman Tuhan sungguh menjadi berkat tersendiri bagi saya. Walaupun masih muda dan baru menapaki pelayanan, mereka memperlihatkan kesungguhan hati untuk belajar, bertumbuh, dan mengerjakan pelayanan dengan penuh tanggung jawab. Semangat itu membuat saya kembali merenungkan bahwa Tuhan selalu menyediakan generasi yang rindu melayani-Nya.

Memimpin KATA di PMK UNIPA

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama adik-adik PMK UNIPA selepas KATA

     Keesokan harinya pada Sabtu, 13 September saya mendapat kesempatan memimpin KATA di Persekutuan Mahasiswa Kristen Universitas Nusa Nipa (PMK UNIPA). Momen ini sungguh mengharukan. Jumlah mahasiswa yang hadir memang tidak banyak, tetapi yang penting adalah kerinduan mereka untuk bersekutu, beribadah, dan saling menguatkan dalam Tuhan.

     Saya melihat bagaimana mereka dengan sederhana menata jalannya ibadah PMK, mengajak teman-teman lain untuk ikut bergabung, dan menjaga api semangat pelayanan tetap menyala. Memang tidak mudah merintis pelayanan di kampus, apalagi dengan keterbatasan jumlah orang. Tetapi justru di situlah saya melihat tangan Tuhan yang meneguhkan mereka. Sangat bersyukur bahwa di tengah segala keterbatasan, ada hati yang berkobar untuk Kristus.

Pendamping yang Setia

     Hal lain yang sangat saya syukuri adalah keberadaan para pendamping yang setia menolong pelayanan mahasiswa di Maumere. Saya khusus menyebutkan nama Dewi Taga, yang dengan penuh kesetiaan mendampingi mereka. Kehadiran Dewi menjadi teladan yang indah. Di tengah kesibukan dan pergumulan pribadi, ia tetap setia menolong mahasiswa menata PMK yang baru seumur jagung. Dedikasi seperti ini bukan hal yang ringan, dan saya percaya hanya kasih Kristus yang membuatnya terus bertahan.

     Selain itu, saya juga bersyukur mendengar kabar tentang KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang dipimpin oleh Kak Yolish Haning dan Dewi. Walaupun saat ini karena kesibukan pekerjaan Kak Yolish, KTB tersebut sementara dilanjutkan oleh Dewi, tetapi keberlanjutan pembinaan tetap terjaga. Saya tahu tidak mudah, apalagi Kak Yolish harus bekerja hingga malam bahkan kadang masuk kerja pada hari Sabtu. Namun, kerelaan untuk tetap terlibat adalah bukti nyata bahwa pelayanan mahasiswa di Maumere tidak pernah dikerjakan sendirian. Ada rekan-rekan yang dengan rela menginvestasikan hidup bagi generasi muda.

PA Bersama Alumni

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama para alumni Perkantas di Maumere selepas PA 

     Pada Sabtu malam, saya juga berkesempatan untuk PA (Pendalaman Alkitab) bersama para alumni. Pertemuan ini menjadi pengalaman yang menggembirakan. Dua orang alumni baru hadir yaitu Kak Jack Messah dan Christin, alumni MIPA UNDANA Kupang. Kami bersama-sama menggali Firman Tuhan, mendengarkan pergumulan, sekaligus saling menguatkan.

     Hati saya bersukacita melihat bahwa alumni pun terus setia berjalan dalam Tuhan. Bahkan dalam kesempatan itu Dewi membagikan kebutuhan pelayanan PMK, khususnya terkait pembicara dan pemimpin KTB. Tanggapan Kak Jack sungguh menguatkan: ia bersedia menolong dalam hal itu. Inilah momen yang membuat saya semakin yakin, pelayanan mahasiswa tidak boleh berjalan sendiri; dukungan dan keterlibatan alumni adalah hal yang sangat penting.

     Dari perjumpaan ini, lahirlah harapan besar. Saya rindu melihat lebih banyak alumni yang bergabung, dan memberikan pendampingan yang konsisten kepada mahasiswa. Sebab pelayanan mahasiswa yang baru dirintis sangat membutuhkan perhatian, arahan, dan dukungan dari mereka yang lebih dahulu berjalan. Saya percaya apabila alumni mau melibatkan diri secara nyata, maka PMK UNIPA akan bertumbuh lebih stabil. Mahasiswa yang saat ini melayani kelak akan menjadi alumni, dan bila mereka memiliki kerinduan yang sama untuk menetap dan melanjutkan pelayanan, maka kesinambungan itu akan terus terjadi dari generasi ke generasi.

Ucapan Syukur dan Terima Kasih

     Saya juga ingin menyampaikan terima kasih khusus kepada Kak Rabea Seo yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk melayani di Maumere. Kesempatan itu sungguh menjadi berkat besar. Saya yakin bahwa pelayanan di Maumere adalah bagian dari rencana besar Allah untuk meneguhkan iman mahasiswa, memperluas pekerjaan-Nya, dan menghadirkan terang Kristus di tengah-tengah dunia kampus.

     Akhirnya tiga hari di Maumere terasa begitu singkat, tetapi meninggalkan kesan yang sangat dalam. Dalam hati saya terpatri satu hal: pelayanan adalah anugerah, dan anugerah itu patut selalu disyukuri. Maumere mengingatkan saya bahwa pelayanan bukan soal jumlah, fasilitas, atau kenyamanan, melainkan tentang kesetiaan, kerinduan, dan kasih kepada Kristus. Karena itu, saya pulang dengan hati yang dikuatkan, dengan doa agar pelayanan di Maumere terus bertumbuh, mahasiswa semakin diperlengkapi, alumni semakin terlibat, dan pendamping semakin diteguhkan. Tuhan yang memulai pekerjaan baik ini, pasti akan setia menyempurnakannya.

Kategori
Event

Taat dan Setia: Bersaksi dalam Karya

Taat dan Setia: Bersaksi dalam Karya

Kamp Nasional Mahasiswa 2025

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto peserta KNM beserta staf dari Perkantas NTT

    Kamp Nasional Mahasiswa (KNM) tahun 2025 telah dilaksanakan pada tanggal 13-17 Agustus, bertempat di Merlynn Park Hotel-Jakarta. Dari total kurang lebih 800 peserta yang mengikuti kamp ini, 40 diantaranya berasal dari Perkantas Nusa Tenggara Timur (32 mahasiswa dan alumni fresh graduate serta 8 orang staf). Kesempatan mengikuti KNM ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperlengkapi tetapi juga menolong kami menikmati kasih setia dan pimpinan Tuhan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

     Bukti kesetiaan dan pimpinan Tuhan kami rasakan ketika Ia mencukupkan semua yang kami butuhkan untuk mengikuti kegiatan ini. Pada awal pembentukan panitia lokal dan menyusun rancangan anggaran biaya, kami cukup pesimis karena total biaya yang dibutuhkan tergolong besar bagi kami. Kami lalu mengupayakannya dengan melakukan usaha dana setiap minggu dan juga sharing proposal ke kakak-kakak alumni. Dalam proses mengerjakannya, kami juga dihadapkan dengan tantangan untuk dapat membagi waktu dengan baik antara keluarga, kuliah/kerja dan juga pelayanan sehingga tidak jarang ada miskomunikasi dan bahkan beberapa teman memilih pergi. Namun semua proses ini mendorong kami untuk terus belajar, berupaya dan juga tidak lupa berdoa, hingga pada akhirnya Tuhan menyatakan kesetiaan dan pimpinan-Nya dengan kebutuhan dana yang cukup, bahkan lebih.

     Bukti kesetiaan dan pimpinan Tuhan juga kami rasakan melalui kehadiran orang-orang yang setia mendukung kami dalam doa, tenaga maupun dana. Kehadiran kakak-kakak staf Perkantas yang setia mendoakan dan mendampingi kami selama persiapan, kakak-kakak alumni yang mendukung kami melalui proposal yang disharingkan, maupun teman-teman sepelayanan yang membeli usaha dana kami merupakan wujud kasih Tuhan yang sungguh menghibur dan menguatkan kami untuk tekun melewati setiap proses yang ada. Kahadiran mereka juga menjadi teladan bagi kami untuk terus berkarya dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar kami.

     Tidak hanya itu, KNM merupakan momen bagi kami untuk diperlengkapi Tuhan supaya menjadi perpanjangan tangan-Nya dalam menyatakan Kerajaan Allah di tengah dunia. “Taat dan Setia : Bersaksi dalam Karya” merupakan tema utama yang diangkat berdasarkan pesan firman Tuhan dari kitab Daniel dengan tujuan untuk melahirkan komitmen-komitmen berupa kontribusi dan karya nyata di dunia profesional, lembaga misi, dukungan terhadap pelayanan Perkantas dan bahkan kerinduan untuk menjadi misionaris di negara lain. Oleh karenanya semenjak persiapan kami diarahkan untuk melakukan PA (Pendalaman Alkitab) bersama dari kitab Daniel, baca dan sharing bersama dari buku Fruitfulness On The Frontline, berdoa bersama, hingga setiap sesi pembinaan yang kami ikuti selama kegiatan KNM di Jakarta semakin memperlengkapi dan meneguhkan panggilan hidup kami untuk melayani Tuhan di bidang kami masing-masing. Dengan demikian KNM 2025 tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan pembelajaran, tetapi juga menjadi katalisator bagi perubahan nyata dan kontribusi signifikan dari kami sebagai mahasiswa Kristen di berbagai bidang kehidupan di mana pun kami berada.

Rut Waworuntu – Tim Pendamping Pelayanan Mahasiswa Kupang

    Salah satu sesi yang cukup berkesan bagi saya adalah Eksposisi Kitab Daniel yang dibawakan oleh Dr. Loh Kim Cheng mengenai Kesetiaan Dalam Tekanan seperti halnya Daniel dan teman-teman yang tetap setia kepada Tuhan meskipun berada di tengah tekanan dan ancaman dari pemerintah Babel. Bagian ini mengajarkan saya untuk tetap menjaga integritas dan keberanian dalam menghadapi berbagai ujian, belajar percaya dan mengandalkan Allah yang berdaulat supaya tetap berbuah meskipun hidup di era yang penuh ketidakpastian dan perubahan yang cepat. Saya juga bersyukur karena disediakannya Pameran Lembaga Misi di mana saya disadarkan tentang pentingnya bermisi dan ragam misi yang bisa dilakukan, menjadi tahu adanya lembaga misi di Indonesia serta membuat saya rindu untuk bisa menjadi connecting hub, bermisi, dan melayani melalui lembaga misi yang ada. Tak hanya itu, saya juga bersyukur lewat adanya Kapsel Profesi saya bisa lebih mendalami profesi yang saya pilih dengan POV sebagai saksi Kristus yang taat dan setia serta berdampak dalam era yang serba cepat, instan dan juga penuh tantangan. -Rut Waworuntu-

   “Meski Gelap Sekitarku, Bahaya Trus Menderu,.. Kuasa Kekal Disediakan Kitapun Dimampukan.. Kumau Setia, Taat Slamanya Walau Dunia Pergi Dariku, Yesuslah Sgalanya Bagiku.. ”  Penggalan lirik lagu tema KNM ini pun menjadi semangat dan komitmen kami semua untuk tetap taat dan setia memberitakan Kerajaan Allah bagi dunia. Kami percaya bahwa di dalam segala kelemahan dan keterbatasan kami, Allah sanggup menolong kami melayani Dia di zaman yang penuh tantangan ini. 

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto seluruh peserta KNM 2025

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto penatalayanan dari Kupang dalam sesi Eksposisi 2: Daniel 6, bersama Dr. Loh Kim Cheng

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto Alan Mussu & Putri Suyono sebagai perwakilan dari NTT dalam acara parade budaya

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto Pdt.Alexander Nanlohy saat memimpin sesi Sedication Service : Jadikan Aku Batu Hidupmu

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto saat sesi menuliskan doa dan harapan bagi negara/bangsa yang dipilih

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto sharing dalam kelompok PA

Peserta KNM 2025 dari Perkantas NTT

Foto peserta NTT setelah koordinasi daerah

Kategori
Berita Ladang

His Story, Our Journey

His Story, Our Journey

Ibadah Syukur HUT Ke-25 Perkantas Sumba Timur – Juli 2025

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto seluruh binaan yang hadir dalam ibadah syukur HUT

     Mensyukuri usia pelayanan yang sudah genap 25 tahun, Perkantas Sumba Timur mengadakan ibadah bersama untuk merayakan sekaligus mensyukuri pemeliharaan Tuhan bagi pelayanan. Ibadah syukur ini berlangsung dengan sukacita di Sekretariat Perkantas Sumba Timur pada 5 Juli 2025. Ibadah dipimpin oleh Kak Stenly Foni (Staf Perkantas Waingapu) dan dihadiri oleh 100 orang binaan yang terdiri dari siswa, mahasiswa dan alumni.

     Momen ibadah syukur ini menolong kami untuk kembali berefleksi tentang kehadiran kami sebagai siswa, mahasiswa maupun alumni dalam menghidupi visi Allah untuk menghadirkan Kerajaan Allah di tengah dunia dengan hidup berdampak bagi sesama. Dalam khotbahnya di bawah tema His Story, Our Journey, Kak Stenly membukakan kepada kami tentang kehidupan dan pelayanan murid Kristus mula-mula, di mana dengan memahami kehendak Tuhan menolong mereka untuk dapat bertumbuh dan berdampak bagi lingkungan sekitar mereka. Dengan demikian di usia yang ke-25 tahun ini, diharapkan Perkantas Sumba Timur dapat terus bertumbuh dan berdampak bagi sekitar. 

     Salah satu bentuk kontribusi nyata yang kami lakukan untuk menjadi berkat dalam momen perayaan HUT ini adalah dengan melaksanakan aksi donor darah. Kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada 19 Juli 2025 bertempat di unit bank darah RS Umbu Rara Meha kota Waingapu. Bersyukur karena kami dapat menunjukkan kepedulian secara langsung melalui aksi donor darah ini untuk orang-orang yang membutuhkan, sebagai bagian dari komitmen Perkantas untuk berdampak bagi sekitar. 

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Rambu Eti Ndapananjar saat mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Pingky Leo Lede saat mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Stenly Foni saat mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Rambu Yana Praing saat mengikuti kegiatan donor darah

    Kehadiran beberapa kakak alumni perintis dalam ibadah syukur HUT juga memberikan sukacita sekaligus semangat bagi kami untuk terus giat memberitakan Kerajaan Allah bagi sesama. Kesetiaan mereka dalam melayani, mendukung pelayanan dalam dana, daya dan doa menjadi teladan bagi generasi binaan yang baru. Kak Pingky Leo Lede selaku ketua Badan Pengurus Ranting Perkantas Sumba Timur memberikan apresiasi kepada kakak-kakak perintis dengan menyematkan pin salib sebagai ucapkan terima kasih dan syukur atas kehadiran kakak-kakak alumni yang memberikan teladan yang baik.

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto alumni perintis yang hadir dalam ibadah syukur HUT

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto penyematan pin salib oleh Kak Pingky

    Ibadah ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, makan bersama dengan menu makanan yang disediakan oleh alumni-alumni senior, fellowship serta line dance bersama untuk memeriahkan sukacita HUT ini. Doa kami, Perkantas Sumba Timur terus hadir sebagai alat Tuhan dengan terlibat aktif menjadi berkat di mana pun kami berada supaya nama Tuhan terus dimuliakan.

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto sesi tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto sesi tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto binaan yang mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Stenly Foni ketika memberitakan Firman Tuhan

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto binaan yang hadir dalam ibadah syukur HUT

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto binaan yang hadir dalam ibadah syukur HUT

Kategori
Berita Ladang

From Output To Impact

Form Output To Impact

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua – Juni 2025

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto seluruh peserta retreat pemuridan siswa Perkantas Alor dan Atambua

     Retreat Pemuridan Siswa Alor–Atambua 2025 merupakan salah satu program dari Tim Pembimbing Siswa (TPS) Alor yang diselenggarakan secara rutin setiap dua tahun sekali. Di tahun 2025, kegiatan ini terasa semakin istimewa karena dilaksanakan melalui kolaborasi pelayanan siswa dari dua wilayah, yaitu TPS Alor dan pelayanan siswa Atambua. Sinergi ini memperluas cakupan dan dampak kegiatan, menjadikan retreat ini sebagai momentum berharga untuk memperlengkapi para siswa dalam perjalanan iman mereka. Mengangkat tema “From Output to Impact”, retreat ini bertujuan untuk menolong setiap peserta memahami bahwa buah dari pemuridan bukan hanya tentang rutinitas dan aktivitas semata, melainkan tentang kehidupan yang berdampak nyata—baik di dunia siswa, mahasiswa, hingga kehidupan alumni.

     Retreat yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam di Villa Tenun Ikat Sebanjar ini dihadiri oleh 111 orang yang terdiri dari 86 peserta, 2 staf, 15 Panitia, 4 pendamping dari Atambua, serta 4 mentor dari PPA (Pusat Pengembangan Anak). Selain AKTB (Anggota Kelompok Tumbuh Bersama) dari kalangan Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Alor dan Atambua, peserta juga berasal dari AKTB PPA GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor) Pola dan PPA Adang Buom. Keberagaman latar belakang peserta menjadi kekayaan tersendiri, di mana setiap individu hadir dengan cerita pertumbuhan rohani yang unik namun memiliki kerinduan yang sama: menjadi murid Kristus yang setia dan berdampak.

     Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Ev. Yohana S. Puling, S.Th., yang membukakan pemahaman mendalam tentang inti dari tema “From Output to Impact”. Dalam pemaparannya peserta diajak untuk tidak hanya puas dengan rutinitas KTB, menghafal ayat Alkitab atau keterlibatan pelayanan sebagai sebuah “output”, tetapi lebih dari itu membiarkan kebenaran firman Allah mentransformasi hidup secara menyeluruh. Dari situ lahirlah kehidupan yang berdampak nyata—yang tidak hanya terlihat di permukaan tetapi menyentuh nilai, karakter, dan keputusan sehari-hari. Dengan meneladani Daniel, peserta disadarkan bahwa pemuridan yang sejati berakar dari pengenalan yang intim akan Allah. Daniel tetap hidup dalam ketaatan, integritas dan keberanian, bukan karena sistem atau pengawasan melainkan karena ia sungguh mengenal siapa Allahnya. Inilah pemuridan yang berdampak: bukan hanya menghasilkan murid yang aktif, tetapi murid yang menjadi jawaban bagi generasi dan bangsanya.

     Kami semakin dikuatkan dengan sesi  Talk Show bertema “Student Today, Leader Tomorrow”. Dalam sesi ini peserta diajak menyadari bahwa pemuridan yang mereka jalani hari ini bukanlah sesuatu yang berhenti di dunia siswa saja. Justru pemuridan adalah bekal penting yang akan mempengaruhi masa depan mereka sebagai mahasiswa, pekerja, maupun pemimpin di berbagai sektor kehidupan. Talk show ini menolong peserta untuk melihat pentingnya keberlanjutan pemuridan dan pentingnya tetap bertumbuh dalam komunitas KTB sebagai komunitas yang sehat dan membangun.

     Tidak kalah penting, sesi Kapsel (Kapita Selekta) turut memperkuat komitmen kami. Dalam kapsel AKTB, kami diteguhkan bahwa KTB harus menjadi best circle kami—lingkaran terdekat yang menolong kami untuk hidup dalam kebenaran, bertumbuh, dan saling membangun. Sementara dalam Kapsel PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama), kami dibukakan akan panggilan untuk tidak berhenti pada diri sendiri. Dengan tema “Tidak Berhenti di Aku”, kami dipanggil untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin KTB yang kelak akan memuridkan orang lain. Sesi ini mendorong kami untuk tidak hanya menerima pemuridan, tetapi juga berani melangkah sebagai pelayan yang siap melakukan multiplikasi.

     Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana yang penuh sukacita, kehangatan, dan kerinduan akan firman Tuhan. Persekutuan yang terbangun antar peserta dari Alor dan Atambua menciptakan ikatan persaudaraan rohani yang erat. Kami berharap, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya pulang dengan semangat yang baru, tetapi juga membawa visi yang diperbaharui untuk menjadi murid Kristus yang berdampak. Kami rindu mereka terus bertumbuh di dalam Kristus, menjadikan KTB sebagai wadah pembentukan karakter, dan kelak melayani generasi berikutnya dengan hati yang taat dan hidup yang menjadi berkat—sehingga dari output hidup mereka, lahirlah dampak yang memuliakan Allah.

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto Ev. Katherine Belly-Riwoe saat memimpin ibadah pembukaan

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto MC saat memandu acara pembukaan

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto seksi acara ketika memberikan arahan kepada peserta

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto Ev. Yohana S. Puling ketika memimpin sesi Eksposisi 1

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto bersama pembicara sesi Eksposisi dan Talk Show

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto sharing peserta dalam kelompok

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto sharing peserta dalam kelompok

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto kegiatan senam pagi seluruh peserta retreat

Kategori
Event

Hadir Untuk Hari Ini

Hadir Untuk Hari Ini

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto seluruh binaan yang hadir dalam Ibadah Syukur HUT Perkantas NTT

   Tahun ini Perkantas NTT merayakan sekaligus mensyukuri pemeliharaan Tuhan atas pelayanan yang sudah berlangsung sepanjang 36 tahun. Perayaan ini berlangsung dalam Ibadah Syukur bersama di Gereja Kristen Protestan Kehidupan Rohani Kupang pada 4 Juli 2025. Ibadah Syukur ini dipimpin oleh Kak Imanuel Meok (Staf Perkantas Kupang) dan dihadiri oleh 155 orang binaan yang terdiri dari siswa, mahasiswa dan alumni.

    Pada usia pelayanan yang ke-36 tahun ini, kami diajak untuk melihat kehadiran Perkantas sebagai jawaban atas masalah-masalah yang terjadi di NTT sekarang ini. Masalah keadilan, pendidikan, HAM, gizi buruk, human trafficking, mental health, sosial, PHK dan lain-lain marak terjadi di sekeliling kita. Oleh karena itu Perkantas sebagai lembaga yang membina siswa dan mahasiswa (kader masa depan) perlu prihatin dengan hal ini. Dalam khotbahnya di bawah tema Hadir Untuk Hari Ini, Kak Imanuel mengajak kami untuk belajar dari Ester dan Mordekhai yang hadir dan menjadi jawaban atas permasalahan bangsa pada saat itu (Ester 4:14). Maka di usia yang ke-36 tahun, Perkantas perlu terus melihat diri sebagai alat Tuhan yang hadir dan terlibat dalam penyelesaian masalah-masalah di NTT sekarang ini.

    Kami juga dikuatkan melalui video sharing dari Pendeta Gustaf Nenu, Alumni Perkantas yang saat ini melayani di GMIT Overa Fatululat, Klasis Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang yang diputar sebelum sesi pemberitaan Firman. Dalam video tersebut Kak Gustaf mensharingkan tentang program GASING (Gereja Bersih Stunting) yang dilakukan oleh Kak Gustaf bersama jemaat di sana melalui pemberian asupan gizi tambahan berupa 1 butir telur ayam organik setiap hari kepada ibu hamil, ibu menyusui dan anak di bawah 2 tahun yang ada di desa Fatumonas.  Selain itu Kak Gustaf bersama jemaat juga membuka lapangan pekerjaan di bidang pertanian lahan kering dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada, sebagai langkah untuk mengurangi angka human trafficking yang cukup tinggi di NTT. Sharing ini mendorong kami untuk menggumulkan dampak apa yang bisa kami berikan melalui profesi masing-masing dalam menjawab berbagai permasalahan di NTT.

    Kami pun diberkati melalui kehadiran Oma Arnoldus dalam Ibadah Syukur HUT tahun ini, yang mana Oma Arnoldus dahulu sering menyediakan rumahnya sebagai tempat beribadah pada masa awal pelayanan Perkantas dirintis di NTT. Kehadiran Oma Arnoldus menjadi sukacita dan dorongan bagi kami untuk terus hadir dan menjadi alat bagi Tuhan dalam menyatakan kemuliaan-Nya. Akhirnya, ibadah ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, makan bakso dan fellowship bersama. Doa kami, Perkantas terus hadir sebagai alat Tuhan dengan terlibat aktif dalam penyelesaian masalah-masalah di NTT supaya nama Tuhan terus dimuliakan.

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto saat ibadah berlangsung

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto Kak Imanuel Meok ketika memimpin pemberitaan Firman

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto saat ibadah berlangsung

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto persembahan pujian dari alumni perintis

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto saat menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto perwakilan komponen meniup lilin ulang tahun

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto Kak Linda Moata (Ketua Badan Pengurus Cabang Perkantas NTT) saat memberikan sambutan

HUT 36 Tahun Perkantas NTT

Foto fellowship di akhir ibadah