Kategori
Berita Ladang

From Output To Impact

Form Output To Impact

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua – Juni 2025

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto seluruh peserta retreat pemuridan siswa Perkantas Alor dan Atambua

     Retreat Pemuridan Siswa Alor–Atambua 2025 merupakan salah satu program dari Tim Pembimbing Siswa (TPS) Alor yang diselenggarakan secara rutin setiap dua tahun sekali. Di tahun 2025, kegiatan ini terasa semakin istimewa karena dilaksanakan melalui kolaborasi pelayanan siswa dari dua wilayah, yaitu TPS Alor dan pelayanan siswa Atambua. Sinergi ini memperluas cakupan dan dampak kegiatan, menjadikan retreat ini sebagai momentum berharga untuk memperlengkapi para siswa dalam perjalanan iman mereka. Mengangkat tema “From Output to Impact”, retreat ini bertujuan untuk menolong setiap peserta memahami bahwa buah dari pemuridan bukan hanya tentang rutinitas dan aktivitas semata, melainkan tentang kehidupan yang berdampak nyata—baik di dunia siswa, mahasiswa, hingga kehidupan alumni.

     Retreat yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam di Villa Tenun Ikat Sebanjar ini dihadiri oleh 111 orang yang terdiri dari 86 peserta, 2 staf, 15 Panitia, 4 pendamping dari Atambua, serta 4 mentor dari PPA (Pusat Pengembangan Anak). Selain AKTB (Anggota Kelompok Tumbuh Bersama) dari kalangan Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Alor dan Atambua, peserta juga berasal dari AKTB PPA GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor) Pola dan PPA Adang Buom. Keberagaman latar belakang peserta menjadi kekayaan tersendiri, di mana setiap individu hadir dengan cerita pertumbuhan rohani yang unik namun memiliki kerinduan yang sama: menjadi murid Kristus yang setia dan berdampak.

     Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Ev. Yohana S. Puling, S.Th., yang membukakan pemahaman mendalam tentang inti dari tema “From Output to Impact”. Dalam pemaparannya peserta diajak untuk tidak hanya puas dengan rutinitas KTB, menghafal ayat Alkitab atau keterlibatan pelayanan sebagai sebuah “output”, tetapi lebih dari itu membiarkan kebenaran firman Allah mentransformasi hidup secara menyeluruh. Dari situ lahirlah kehidupan yang berdampak nyata—yang tidak hanya terlihat di permukaan tetapi menyentuh nilai, karakter, dan keputusan sehari-hari. Dengan meneladani Daniel, peserta disadarkan bahwa pemuridan yang sejati berakar dari pengenalan yang intim akan Allah. Daniel tetap hidup dalam ketaatan, integritas dan keberanian, bukan karena sistem atau pengawasan melainkan karena ia sungguh mengenal siapa Allahnya. Inilah pemuridan yang berdampak: bukan hanya menghasilkan murid yang aktif, tetapi murid yang menjadi jawaban bagi generasi dan bangsanya.

     Kami semakin dikuatkan dengan sesi  Talk Show bertema “Student Today, Leader Tomorrow”. Dalam sesi ini peserta diajak menyadari bahwa pemuridan yang mereka jalani hari ini bukanlah sesuatu yang berhenti di dunia siswa saja. Justru pemuridan adalah bekal penting yang akan mempengaruhi masa depan mereka sebagai mahasiswa, pekerja, maupun pemimpin di berbagai sektor kehidupan. Talk show ini menolong peserta untuk melihat pentingnya keberlanjutan pemuridan dan pentingnya tetap bertumbuh dalam komunitas KTB sebagai komunitas yang sehat dan membangun.

     Tidak kalah penting, sesi Kapsel (Kapita Selekta) turut memperkuat komitmen kami. Dalam kapsel AKTB, kami diteguhkan bahwa KTB harus menjadi best circle kami—lingkaran terdekat yang menolong kami untuk hidup dalam kebenaran, bertumbuh, dan saling membangun. Sementara dalam Kapsel PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama), kami dibukakan akan panggilan untuk tidak berhenti pada diri sendiri. Dengan tema “Tidak Berhenti di Aku”, kami dipanggil untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin KTB yang kelak akan memuridkan orang lain. Sesi ini mendorong kami untuk tidak hanya menerima pemuridan, tetapi juga berani melangkah sebagai pelayan yang siap melakukan multiplikasi.

     Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana yang penuh sukacita, kehangatan, dan kerinduan akan firman Tuhan. Persekutuan yang terbangun antar peserta dari Alor dan Atambua menciptakan ikatan persaudaraan rohani yang erat. Kami berharap, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya pulang dengan semangat yang baru, tetapi juga membawa visi yang diperbaharui untuk menjadi murid Kristus yang berdampak. Kami rindu mereka terus bertumbuh di dalam Kristus, menjadikan KTB sebagai wadah pembentukan karakter, dan kelak melayani generasi berikutnya dengan hati yang taat dan hidup yang menjadi berkat—sehingga dari output hidup mereka, lahirlah dampak yang memuliakan Allah.

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto Ev. Katherine Belly-Riwoe saat memimpin ibadah pembukaan

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto MC saat memandu acara pembukaan

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto seksi acara ketika memberikan arahan kepada peserta

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto Ev. Yohana S. Puling ketika memimpin sesi Eksposisi 1

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto bersama pembicara sesi Eksposisi dan Talk Show

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto sharing peserta dalam kelompok

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto sharing peserta dalam kelompok

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto kegiatan senam pagi seluruh peserta retreat

Kategori
Berita Ladang

Only By HIS Grace

"Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah" (2 Korintus 3:5)

    Bulan Maret dan April adalah bulan penuh berkat dimana Tuhan memberikan kesempatan kepada kami untuk terus mengembangkan pelayanan mahasiswa di Maumere. Melalui Traveling staf dari Kupang (Kak Rabea Seo) dan  perkunjungan Dokter Bobby Koamesah bersama isteri (dr. Idawati Koamesah) memberi semangat, dukungan dan inspirasi bagi kami. Kami tahu bahwa kekuatan kami berasal dari Allah dan juga dukungan dari kakak-kakak semua.

    Perjalanan traveling Kak Rabea kali ini diadakan tanggal 19-23 Maret 2025, dimana pada tanggal 19 Maret kami belajar tentang Bersaksi Sebagai Gaya Hidup. Kak Rabea kembali mengingatkan kami pentingnya menceritakan kasih Kristus kepada teman-teman di kampus. Selain teori tentang Kabar Keselamatan (PI), kami juga diajar bagaimana membuat alat peraga “Buku Tanpa Kata” untuk memudahkan kami dalam menceritakan kasih Kristus. PI Pribadi ke kampus kami follow up di bulan April sesuai dengan program bulan PI. Kami tahu ini adalah tantangan baru bagi kami dalam menjangkau jiwa untuk dikenalkan pada Kristus dan dimuridkan melalui pemuridan kelompok kecil.

    Selain materi Bersaksi sebagai Gaya Hidup, di tanggal 20 Maret 2025 Kak Rabea juga mengajak kami untuk belajar mengenali pribadi kami masing-masing dengan bantuan alat tes MBTI dan Eneagram. Materi pengenalan diri ini menolong kami mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sehingga kami bisa saling menerima dan saling melengkapi dalam melayani Tuhan. Kiranya kami semakin sehati dan kompak dalam mengembangkan pelayanan di Maumere yang memiliki banyak tantangan. Kami akan terus meningkatkan kesehatian dan terus saling mendukung dalam pelayanan.

    Pada traveling kali ini kami juga dilengkapi melalui SEMINAR PRA PASKAH dengan Tema “PENDERITAAN TOTAL”  yang disampaikan oleh dr. Bobby Koamesah di Gedung GMIT Kalvari. Kami bersyukur untuk beberapa Alumni yang menjadi majelis di GMIT Kalvari sehingga dapat melakukan kerja sama dengan pihak gereja dan panitia hari raya gereja (PHRG) sehingga seminar ini dibuka untuk majelis dan jemaat. Pemahaman baru tentang penderitaan total Kristus memotivasi kami untuk lebih mencintai Tuhan dan memiliki relasi yang dalam dengan-Nya.

     Pemahaman tentang penderitaan Kristus juga dibukakan dalam Ibadah Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) UNIPA di kampus pada hari Sabtu, 22 Maret 2025 dengan tema “Salib-Nya mengubah HIdup”. Ibadah dipimpin oleh Kak Rabea Seo yang kembali mengingatkan peserta ibadah untuk merenungkan makna penderitaan Kristus dalam kehidupan ini sehingga melalui penderitaan dan kematian Kristus, kita dapat bangkit untuk melakukan yang terbaik bagi-Nya. Di hari yang sama, pada malam hari para Alumni juga berkumpul untuk belajar Firman Tuhan dalam PA (Pendalaman Alkitab) Alumni. PA Alumni memotivasi mereka untuk terus bertumbuh dan setia pada Tuhan serta mendorong alumni untuk terus mendukung pergerakan pelayanan mahasiswa.

    Sebelum kepulangan Kak Rabea ke Kupang di hari minggu, kami menyempatkan diri untuk mengadakan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Pelayanan Mahasiswa. Kami melihat semua pelayanan berjalan dengan baik hanya karena anugerah Tuhan yang memampukan kami untuk mengerjakan pelayanan ini. Ada banyak tantangan yang kami hadapi namun anugerah Tuhan cukup bagi kami dalam mengatasi setiap persoalan yang ada. Kami mau terus belajar untuk bergantung kepada Tuhan dalam mengerjakan pelayanan ini. Kami sadar dengan diri kami sendiri, kami tidak sanggup mengerjakan pelayanan ini namun karena kekuatan dan hikmat Tuhanlah kami dapat mengerjakan pelayanan ini dengan baik.

    Kami terus berjuang untuk mengerjakan program yang sudah disusun namun target kami adalah dapat membawa jiwa-jiwa yang dipercayakan kepada kami. Bulan April kami awali dengan Rapat Kalender Acara dan usaha dana untuk mendukung dua orang rekan kami (Ananda Sausabu dan Anto) yang akan mengikuti Kamp Nasional Mahasiswa di Jakarta pada Agustus mendatang. Kami juga terus bertumbuh dalam KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) baik kami yang dipimpin maupun sebagai pemimpin, karena kami menyadari KTB adalah salah satu sarana yang efektif untuk kami bertumbuh. Selain itu, kakak-kakak alumni terus membangun persekutuan melalui PA yang diadakan secara online bersama Kak Rabea. Kiranya Tuhan memberkati kami sehingga di bulan Mei dan seterusnya pelayanan kami semakin berkembang dan semakin banyak jiwa yang dijangkau serta dimuridkan. Tuhan memberkati kita semua.

Perkantas Maumere

Foto: Setelah Pembinaan Pengurus PMK Universitas Nusa Nipa (UNIPA)

Perkantas Maumere

Foto: Setelah Ibadah PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) UNIPA

Perkantas Maumere

Foto: PA Alumni dan Pengurus PMK bersama dokter Bobby

Kategori
Berita Ladang

Pelayanan Travelling di Waibakul, 18-19 September 2024

Travelling Staf

18-19 September 2024

   

     Bersyukur untuk kunjungan Kak Rabea Seo selaku Pimpinan Cabang Perkantas NTT ke Kota Waibakul pada tanggal 18-19 September 2024. Sebelumnya pada tanggal 13-15 September Kak Rabea menjadi pembicara utama dalam Kamp KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) Perkantas Waikabubak yang juga dihadiri oleh adik-adik Badan Pengurus PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) Kota Waibakul. Ini merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti Kamp sehingga mereka sangat diberkati melalui Firman yang dibagikan dan kebersamaan yang dibangun dengan sesama peserta Kamp.

    Hari pertama kunjungannya, Kak Rabea memimpin Ibadah PERSISTEN dengan tema “Citra Diri.” Dalam khotbahnya Kak Rabea membukakan kepada adik-adik siswa tentang kisah Daud yang dipilih oleh Tuhan untuk melayani dengan segala keunikan yang ada. Di mata manusia Daud hanyalah seorang gembala, oleh karenanya ia selalu dianggap remeh baik oleh keluarganya, bahkan Saul dan Goliat. Namun Allah memakai Daud yang dianggap remeh itu untuk menyatakan kebesaran-Nya dalam melindungi dan menyelamatkan bangsa pilihan-Nya.

    Kisah Daud ini menolong adik-adik untuk bagaimana mereka memandang diri mereka berharga, seperti Daud melihat kebesaran Tuhan yang memampukannya melawan Goliat. Dalam ibadah minggu berikutnya, ketika sharing tentang bagaimana menghidupi firman yang mereka sudah dengarkan, mereka tidak lagi merasa takut, minder, merasa tidak berharga dan mulai mengenal diri sendiri serta selalu memberi afirmasi positif pada diri sendiri.

    Setelah memimpin Ibadah PERSISTEN, malam harinya Kak Rabea melakukan pertemuan dengan pengurus Alumni, TPRP (Tim Pembangunan Rumah Persekutuan) dan TP3 (Tim Perintisan Pelayanan Perkantas) untuk sharing tentang pelayanan dan berdoa bersama.

     Hari kedua Kak Rabea memimpin Persekutuan Besar Alumni dengan tema “Panggilan Tuhan.” Dalam khotbahnya Kak Rabea mengingatkan alumni yang hadir bahwa “panggilan Tuhan menjadikan kita hidup untuk melayani, bukan melayani untuk hidup” dengan dasar Firman Tuhan dari Markus 10:35-45. Kak Rabea juga menegaskan di dalam khotbahnya bahwa pelayanan adalah “respon atas Kasih Karunia Allah yang telah menyelamatkan manusia di dalam Yesus  Kristus, dengan penyerahan diri sebagai hamba Allah yang diwujudkan melalui persembahan hidup yang kudus dan benar, dedikasi diri dalam memikul salib Kristus untuk menjalankan visi dan misi Allah dalam menyelamatkan umat manusia.” Jadi, tidak ada kemuliaan tanpa jalan salib dan tidak ada kehormatan tanpa melayani orang lain.  Kita yang mau menjadi besar dan terkemuka harus mempunyai hati yang melayani dan mau berkorban. Jangan mementingkan diri sendiri, melainkan layanilah sesama dengan rendah hati.

    Kiranya melalui pelayanan travelling ini kami semakin dikuatkan dan diteguhkan agar sehati mengerjakan Amanat Agung Yesus Kristus untuk memberitakan Kabar Keselamatan kepada anak-anak muda di Kota Waibakul.

Foto: Ibadah PERSISTEN Kota Wabakul tanggal 18 September 2024

Perkantas Waibakul

Foto: Persekutuan Besar Alumni Perkantas Waibakul tanggal 19 September 2024

Kategori
Berita Ladang

Pelayanan Travelling di Kota Waingapu, 20-22 September 2024

Travelling Staf

20-22 September 2024

    Bersyukur pada tanggal 20-22 September 2024 Kak Rabea Seo, Pimpinan Cabang Perkantas NTT berkesempatan mengunjungi pelayanan Perkantas yang ada di Kota Waingapu. Pada tanggal 20 September Kak Rabea mengisi sesi Pembinaan Pengurus Komponen dan Board dengan tema “Teamwork dan Fundraising.” Dalam kesempatan ini Kak Rabea mengingatkan tentang pentingnya kerja sama tim di dalam pelayanan sehingga dengan tim yang solid, maka ide-ide fundraising dapat ditemukan untuk kemajuan pelayanan. Pembinaan ini dilaksanakan di Sekretariat Perkantas Waingapu dan ditutup dengan makan malam dalam suasana keakraban bersama perwakilan dari komponen alumni, mahasiswa, siswa, BPR (Badan Pengurus Ranting) dan staf.

    Hari kedua dalam kunjungannya, yakni tanggal 21 September Kak Rabea mengisi sesi Gathering Alumni yang berlokasi di Cassakandara dengan tema “Be Committed.” Pada kesempatan ini Kak Rabea mengingatkan alumni untuk tetap setia dan berkomitmen di dalam Tuhan sebagai pondasi dalam mengatasi gempuran keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup yang kian berkembang di zaman ini. Ibadah ini pun ditutup dengan makan malam bersama dalam suasana keakraban dan sukacita.

    Hari terakhir kunjungan yaitu pada tanggal 22 September, Kak Rabea membawakan khotbah dalam kegiatan Refreshing KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) mahasiswa yang berlokasi di pantai Cemara Laipori. Melalui kesempatan ini Kak Rabea mengajarkan pentingnya hidup di dalam Yesus sebagai Gembala yang baik, dan mengajarkan mahasiswa untuk hidup sebagai domba yang taat dipimpin oleh Sang Gembala agar mereka dapat menikmati hidup yang berkelimpahan di dalam Sang Gembala Agung.

    Bersyukur untuk 3 hari bersama dengan Kak Rabea, selain mengisi acara Kak Rabea juga berkesempatan mengkonseling beberapa alumni yang merupakan adik dan teman KTB selama di Kupang dan di Dili sebagai bagian dari perjalanan Traveling Kak Rabea di kota Waingapu. Harapan kami melalui pelayanan Travelling ini semakin mendorong kami untuk giat menjangkau siswa, mahasiswa dan alumni di Kota Waingapu untuk datang kepada Tuhan.

Foto: Pembinaan Pengurus Komponen dan Board Perkantas Waingapu Tanggal 20 September 2024

Perkantas Waingapu

Foto: Alumni Gathering Perkantas Waingapu tanggal 21 September 2024

Perkantas Waingapu

Foto: Refreshing KTB Mahasiswa Waingapu tanggal 22 September 2024

Kategori
Berita Ladang

Kamp KTB Perkantas Waikabubak

Yesus Pusat Hidupku

Kamp KTB - September 2024

    Terpujilah nama Tuhan yang terus memelihara pelayanan Perkantas Waikabubak melalui beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam dua bulan terakhir ini. Bersyukur untuk kunjungan staf Kupang yaitu Kak Rabea M.S. Seo selaku Pimpinan Cabang (PC) Perkantas NTT ke Waikabubak pada tanggal 13-15 September 2024. Kunjungan Kak Bea kali ini kami isi dengan melaksanakan Kamp KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang dilaksanakan di Hotel Karanu Waikabubak. Dalam kamp ini Kak Bea mengisi beberapa tema antara lain Eksposisi tentang Pemuridan dari kitab Timotius, Konseling dalam KTB dan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) peneguhan peserta kamp.

    Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) sebagai bagian terpenting dalam pelayanan Perkantas membutuhkan perhatian yang serius, bila KTB tidak berjalan maka akan mempengaruhi pelayanan yang lain. Diakui bahwa perkembangan zaman telah membuat siswa dan mahasiswa memiliki ruang interaksi yang lebih luas, yang tidak hanya terbatas di lingkungan sekitarnya. Melalui smartphone mereka bisa berinteraksi dengan siapa saja baik yang berada di dekatnya maupun yang berada di tempat yang sangat jauh, mereka juga dengan bebas mengakses hal-hal yang positif maupun negatif. Itulah sebab pelayanan KTB menghadapi tantangan yang semakin berat karena semakin tidak mudah untuk menarik minat generasi muda supaya terus terlibat apalagi berkomitmen mengikuti KTB. Berbagai upaya perlu dilakukan agar siswa dan mahasiswa binaan tetap terlibat dalam KTB dan melihat interaksi dalam KTB jauh lebih menolong mereka dibanding interaksi yang mereka dapatkan dalam dunia maya.

    Atas pertimbangan di atas, kami mengadakan Kamp KTB Perkantas Waikabubak agar Anggota KTB (AKTB), Calon Pemimpin KTB (CPKTB) dan Pemimpin KTB (PKTB) kembali dimotivasi untuk terus maju dan bertekun mengambil bagian dalam KTB. Kami akui dengan semakin banyaknya tantangan zaman, maka semakin sulit untuk melaksanakan KTB karena semakin sulit menemukan AKTB yang terus berkomitmen melibatkan diri dalam KTB di tengah padatnya aktivitas sekolah maupun kampus. Belum lagi para PKTB juga memiliki banyak tantangan, baik di kampus untuk PKTB mahasiswa maupun pekerjaan dan keluarga untuk PKTB yang sudah alumni dan berkeluarga. Inilah yang mendorong kami melaksanakan Kamp KTB tahun ini sebagai kesempatan untuk “recharge” supaya mereka kembali semangat ber-KTB.

    Bersyukur kamp ini diikuti oleh 98 peserta dari semua komponen di Perkantas Waikabubak dan adik-adik PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) dari Perkantas Waibakul. Adapun pembicara dari kamp ini adalah Kak Rabea Seo (PC / Staf Kupang), Kak Eben Dapa Zesi (Staf Waikabubak), Kak Yublina Pandarangga (Alumni Waikabubak) dan Kak Irma Kariam (Alumni Waikabubak). Dari sharing dalam sesi Table Talk, banyak peserta membagikan pengalaman mereka diberkati melalui acara ini. 

Firman Tuhan yang disampaikan oleh Kak Rabea Seo dalam Eksposisi 1-3 sepanjang Kamp sangat meneguhkan mereka untuk terus ada dalam pelayanan KTB, sebagaimana Paulus dan Timotius yang terus mengerjakan Pemuridan sampai akhir hidupnya. Visi Misi Pemuridan yang disampaikan oleh Kak Eben juga mengingatkan kembali peserta untuk melihat Pemuridan bukan hanya sebagai kegiatan pelayanan semata, melainkan Titah Tuhan sendiri dalam Amanat Agung-Nya sebelum naik ke Surga (Matius 28:18-20).

  Pemuridan dalam KTB yang dikerjakan selama ini bukanlah kegiatan yang diadakan begitu saja, melainkan mengikuti pola Yesus sendiri dalam membimbing murid-murid-Nya. Yesus dalam pelayanan-Nya melayani banyak orang namun IA hanya fokus kepada 12 orang murid, dan dari murid-murid inilah Injil Kerajaan Allah diberitakan ke seluruh dunia. Harapan yang sama Yesus berikan kepada umat-Nya di sepanjang masa, dan dalam Kamp ini peserta kembali diingatkan akan hal ini.

    Sesi Talkshow dengan pembicara Kak Yublina Pandarangga dan Kak Irma Kariam serta mendengarkan sharing dari alumni yang bermisi (dr. Eric Dino Tandoyo) juga sangat menguatkan peserta untuk terus giat mengerjakan pemuridan melalui KTB. Meskipun KTB merupakan kelompok kecil namun berdampak besar bagi kehidupan setiap anggotanya, bagi orang-orang di sekitar dan lebih dari pada itu KTB juga berdampak bagi dunia ini.

    Akhir dari Kamp ini, kami mengajak setiap peserta untuk mengambil komitmen dan bersyukur semua peserta berkomitmen untuk terus terlibat dalam KTB baik sebagai AKTB maupun sebagai PKTB. Kami menyadari bahwa meskipun banyak tantangan yang dihadapi saat menyiapkan kamp ini, namun ketika melihat hasil yang didapatkan dan juga komitmen peserta untuk terus terlibat dalam pelayanan KTB, hati kami penuh dengan ucapan syukur. Harapan kami kegiatan kamp KTB ini menjadi agenda rutin Perkantas Waikabubak sebagai sarana untuk terus memelihara semangat ber-KTB.

     Bersyukur karena melalui Traveling ini, Kak Bea juga mengadakan pertemuan dengan Badan Pengurus Ranting (BPR) Perkantas Waikabubak. Pertemuan ini menjadi sarana untuk saling berbagi tentang pergumulan pelayanan maupun pergumulan pribadi dari kakak-kakak BPR untuk terus semangat dan setia mengerjakan pelayanan ini. Tanggung jawab BPR tentu tidak mudah di tengah semakin banyaknya tantangan yang dihadapi dan semakin berkembangnya pelayanan di Waikabubak. Kiranya melalui traveling ini semangat yang ada terus terjaga untuk sama-sama berjuang mengerjakan pelayanan ini supaya makin maju dan berdampak bagi banyak siswa, mahasiswa serta alumni di Waikabubak dan sekitarnya. Tuhan yang memiliki pelayanan ini akan terus memberkati pelayanan Perkantas Waikabubak dalam setiap rencana yang dikerjakan. To God be the glory…

Perkantas Waikabubak

Foto: peserta dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 2024

Perkantas Waikabubak

Foto: panitia dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 2024

Perkantas Waikabubak

Foto: peserta dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 

Perkantas Waikabubak

Foto: Kak Rabea, Staf dan BPR Perkantas Waikabubak

Kategori
Berita Ladang

Peneguhan TP3 dan Pengurus PERSISTEN SMA Swasta Kristen Atambua

Peneguhan TP3 dan Pengurus PERSISTEN SMA Swasta Kristen ATAMBUA - Oktober 2024

    Syukur kepada Allah untuk pemeliharaan-Nya, pelayanan Perkantas di Atambua masih terus berjalan hingga saat ini. Setelah hampir satu tahun pelayanan Perkantas di Atambua digarap kembali,  jiwa-jiwa baru mulai dijangkau dan yang sudah ada terus dibakar semangatnya.

    Travelling Staf yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September 2024 harus ditunda hingga awal bulan Oktober 2024 dikarenakan berbagai hal yang harus dikerjakan. Tetapi dalam hal ini pun kami percaya bahwa segala sesuatu ada di dalam kedaulatan Allah Sang Empunya Pelayanan, yang merencanakan segala sesuatu indah pada waktunya.

      Pada tanggal 8-10 Oktober 2024, Kak Rabea Seo dan Kak Katherina Beli-Riwoe menjadi utusan dari Perkantas regio NTT untuk melayani di kota Atambua. Melalui travelling ini, ada beberapa hal yang dikerjakan diantaranya peneguhan Tim Perintisan Pelayanan Perkantas (TP3) Atambua dan peneguhan Badan Pengurus Persekutuan Siswa Kristen (BP PERSISTEN)  SMA Swasta Kristen Atambua.

    Hari pertama pelayanan, Kak Rabea dan Kak Katherina berkesempatan bertemu dengan kepala sekolah SMAS Kristen Atambua yakni Bapak Paulus Ngongo Lende, untuk membicarakan mengenai pentingnya pemuridan di kalangan siswa dan pentingnya wadah pembinaan iman bagi siswa melalui persekutuan siswa di sekolah. Hal ini disambut baik oleh kepala sekolah sehingga menindaklanjuti pertemuan ini, pihak sekolah berkenan memberikan SK (Surat Keputusan) Kepengurusan BP PERSISTEN dan menyetujui keterlibatan BP dalam mengkoordinir ibadah setiap Jumat di sekolah.

      Kami bersyukur melalui pelayanan ini, TP3 di Atambua mendapatkan SK resmi dari Badan Pengurus Cabang (BPC) Perkantas NTT dan dilantik pada tanggal 9 Oktober 2024 dengan Bapak Melkias Takoy, SH sebagai ketua; Ibu Dwi Yuliana Wati Soeyono, ST sebagai sekretaris; Ibu Sania Mata Rihi, S.Km sebagai bendahara; serta Ibu Firtah Tandirama dan Ibu Sumi Manafe, S.Si sebagai anggota.

    Hari terakhir pelayanan, Kak Rabea dan Kak Katherina meneguhkan BP PERSISTEN SMAS Kristen Atambua dalam Ibadah Pelantikan yang dilaksanakan di sekolah. Sebelum diteguhkan, adik-adik calon BP diperlengkapi di dalam pembinaan singkat yang dipimpin oleh Kak Katherina dengan tema “Different Members in One Body” berdasarkan 1 Korintus 12:12-31.  Adik-adik ini juga telah dibina dalam Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) selama satu tahun.

    Pada tanggal 10 Oktober 2024 BP PERSISTEN SMAS Kristen Atambua resmi dilantik dan diteguhkan dalam Ibadah Pelantikan yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Kab. Belu sekaligus ketua TP3 Atambua Bapak Melkias Takoy, SH, Bapak Kepala Sekolah, beberapa guru, para alumni, dan siswa siswi lain yang dibina dalam KTB.

    Kami bersyukur kepada Allah yang telah memimpin pelayanan ini sehingga boleh terselenggara dengan baik, bahkan melalui pelayanan ini Dia mempertemukan kami dengan alumni-alumni Perkantas yang selama ini ada di kota Atambua namun belum bergabung di dalam PA (Pendalaman Alkitab) Alumni. Kiranya pelayanan ini terus terpelihara dengan hati yang terus dikobarkan oleh semangat Berita Keselamatan. Kiranya lebih banyak anak-anak Tuhan boleh dijangkau dan dilayani. Soli Deo Gloria…

Perkantas Atambua

Foto penyerahan SK TP3 oleh Kak Rabea (Pimpinan Cabang Perkantas NTT) kepada Kak Melky Takoy (Ketua TP3 Atambua)

Perkantas Atambua

Foto pengurus TP3 Atambua yang baru diteguhkan bersama Staf. Dari kiri ke kanan (Kak Nona Riwoe – Staf Perkantas Alor, Kak Sania Mata Rihi – Bendahara TP3 Atambua, Kak Rina Puling – Staf Perkantas Atambua, Kak Dwi Soeyono – Sekretaris TP3 Atambua, Kak Melkias Takoy – Ketua TP3 Atambua, Kak Firtah Tandirama dan Kak Sumi Manafe – Anggota TP3 Atambua

Perkantas Atambua

Foto TP3 dan Alumni Atambua bersama Staf

Perkantas Atambua

Foto pertemuan Kak Rabea dan Kak Katherina dengan Kepala Sekolah SMAS Kristen Atambua

Perkantas Atambua

Foto pengurus PERSISTEN SMAS Kristen Atambua yang baru diteguhkan bersama Staf, TP3 dan Kepala Sekolah

Perkantas Atambua

Foto: Pembinaan pengurus PERSISTEN SMAS Kristen Atambua bersama Kak Katherina sebelum diteguhkan

Kategori
Berita Ladang

Kamp Pembinaan CPKTB Mahasiswa Kupang – Mei 2024

Kamp CPKTB Mahasiswa Kupang

Kamp CPKTB Mahasiswa Kupang 2024

    Terpujilah Tuhan Yesus Sang Pemilik Pelayanan, karena oleh rahmat-Nya pelayanan mahasiswa Kupang dapat melaksanakan Kamp Pembinaan CPKTB (Calon Pemimpin KTB) tahun 2024 dengan baik. KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) merupakan kelompok kecil yang di dalamnya setiap orang dapat bertumbuh di dalam pengenalan akan Yesus Kristus melalui pembelajaran Firman Tuhan dan sharing hidup antara sesama saudara seiman. Tujuan dilakukannya Kamp Pembinaan CPKTB ini adalah untuk membina dan mempersiapkan CPKTB menjadi pemimpin yang memahami Visi dan Misi pemuridan.

    Kamp Pembinaan CPKTB tahun ini mengangkat tema “DEEP: Discipleship, Equip and Empowering People”. Tujuan dari tema ini agar Kelompok Tumbuh Bersama yang akan dibina oleh para CPKTB kedepannya akan menjadi kelompok yang “Deep”, yakni memiliki kedalaman kualitas relasi dengan Tuhan, relasi dengan sesama, kedalaman mempelajari Firman Tuhan, serta memiliki ketaatan, kesetiaan, komitmen kepada Tuhan dan kontinuitas di dunia alumni. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24-26 Mei, bertempat di Susteran Borromeus Bello-Kupang dan diikuti oleh 56 orang peserta CPKTB dari sepuluh PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) yang tersebar pada beberapa kampus di Kota Kupang.

    Kegiatan pembinaan selama 3 hari ini diisi dengan berbagai materi seputar KTB, juga materi eksposisi yang dibawakan oleh para staf dan alumni Perkantas Kupang untuk semakin memperlengkapi dan meneguhkan komitmen para peserta dalam melayani sebagai PKTB ke depan. Selain itu, selama kamp juga diselingi dengan sesi perkenalan, senam pagi dan outbond bersama yang membangun fellowship dan keakraban antar sesama peserta. Kegiatan kamp ditutup dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Kak Dance G. Dengak, SP.,M.Div. Melalui firman Tuhan yang dibawakan dengan tema Deep Empowering, Kak Dance kembali mengingatkan serta mendorong  peserta untuk merespon panggilan Allah dalam memuridkan orang lain sebagaimana mereka sudah terlebih dahulu dimuridkan. Di akhir khotbahnya Kak Dance kembali menantang peserta untuk mengambil komitmen dengan bersedia menjadi pemimpin KTB, sebagai bentuk menjalankan panggilan Allah untuk terus melakukan pemuridan. Kami percaya bahwa Tuhan akan menolong dan menyertai  ke-56 orang peserta yang telah diutus ini dalam mengerjakan panggilan pelayanan pemuridan di ladang yang telah disediakan-Nya.

Foto saat games ular tangga untuk pengenalan dalam kelompok

Foto materi eksposisi 1 yang dibawakan oleh Kak Dance Dengak

Foto senam pagi bersama di hari ke-2

Foto sesi sharing antara CPKTB dengan alumni yang menjadi PKTB

Foto presentasi hasil diskusi terkait materi Generasi Strawberry

Foto games dalam sesi outbond

Kategori
Berita Ladang

Weekend Pemuridan Mahasiswa serta Regenerasi Pengurus BPR dan Alumni Perkantas Alor

Follow, Like And Living For Jesus

Weekend Pemuridan Mahasiswa
serta Regenerasi BPR dan Pengurus Alumni

Foto Peserta Weekend Pemuridan Mahasiswa Alor

Weekend Pemuridan Mahasiswa Alor

Foto Bang Tony Antonio ketika menyampaikan materi kepada peserta Weekend Pemuridan

     Akhir Mei 2024 ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Perkantas di Alor, salah satunya yaitu kegiatan Weekend Pemuridan Mahasiswa (WPM). Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi pelayanan di kampus, yang mana kegiatan ekstra dan intra serta tugas kuliah yang padat membuat mahasiswa/I (AKTB/Anggota Kelompok Tumbuh Bersama) lebih mementingkan kegiatan-kegiatan tersebut ketimbang mengikuti ibadah di kampus maupun berKTB. Terkadang Ibadah dan KTB menjadi pilihan terakhir dan menganggap KTB seperti organisasi lain yang tidak lagi menjadi prioritas bagi mereka. Oleh karena itu weekend pemuridan ini menjadi momen bagi mereka untuk kembali melihat bahwa pemuridan begitu penting dan harus dikerjakan di tengah padatnya aktivitas kuliah.

     Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23-25 Mei 2024, bertempat di GMIT  (Gereja Masehi Injili di Timor) Elim Alaang, Desa Alaang, Kec. Alor Barat Laut. Tema besar yang mengusung kegiatan weekend pemuridan ini adalah “FOLLOW, LIKE AND LIVING FOR JESUS”. Kegiatan ini diisi dengan 3 sesi pembinaan dan 1 sesi Kapita Selekta. Pembicara yang dihadirkan untuk menguatkan mahasiswa/i diantaranya Dr. Ir. Tony Antonio, M.Eng; Kak Rabea M. S. Seo, M.Th; Ibu Pdt. Tomi Kapitan, M.Th dan Kak Feronika Nanggula.

    Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu membina dan memperlengkapi serta memberikan dorongan kepada AKTB dan PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama) untuk tidak menjadi followers saja, tetapi lebih sungguh mencintai Yesus dan Firmannya serta mau hidup untuk Yesus, agar kembali menjadi berkat bagi kampus dan lingkungan sekitar. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari AKTB: 34 orang, PKTB: 13 orang, CPKTB (Calon PKTB): 5 orang, Pemuda GMIT Alaang: 5 orang.

          Pada tanggal 25 Mei juga dilaksanakan Regenerasi Badan Pengurus Alumni dan juga Regenerasi Badan Pengurus Ranting (BPR) Perkantas Alor yang dipimpin oleh Dr. Ir. Tony Antonio, M.Eng.  Ibadah regenerasi ini dihadiri oleh rekan-rekan alumni, donatur serta pengurus komponen siswa dan mahasiswa. Badan Pengurus Ranting dilantik oleh Kak Rabea M. S. Seo, M.Th selaku Pimpinan Cabang (PC) Perkantas Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus mewakili Badan Pengurus Cabang (BPC) Perkantas NTT yang berhalangan hadir. Kami bersyukur karena Tuhan setia memelihara pelayanan ini sehingga dari zaman ke zaman, juga dari generasi ke generasi Ia terus menghadirkan orang-orang yang mau memberi diri mengerjakan pelayanan ini. Kami percaya bahwa

Regenerasi Pengurus BPR & Alumni Alor

Foto pengalungan selempang oleh Bang Tony Antonio kepada BPR  yang baru

Regenerasi Pengurus BPR & Alumni Alor

Foto pose bersama setelah Ibadah Regenerasi BPR dan Pengurus Alumni Perkantas Alor

Regenerasi Pengurus BPR & Alumni Alor

Foto pengalungan selempang oleh Kak Rabea Seo kepada BPR  yang baru

Regenerasi Pengurus BPR & Alumni Alor

Foto pengalungan selempang kepada BPR  yang baru

Kategori
Berita Ladang

Kelas PI Tim Pembimbing Siswa Kupang

Kelas PI - Tim Pembimbing
Siswa Kupang

Kelas PI TPS Kupang

Foto pertemuan pertama, 10 Mei 2024

Kelas PI TPS Kupang

Foto pertemuan kedua, 24 Mei 2024

    Kupang, 10 Mei dan 24 Mei 2024 – Tim Pembimbing Siswa (TPS) Kupang mengadakan kegiatan Kelas PI (memberitakan Kabar Keselamatan) yang berlangsung di gedung Sekretariat Perkantas Kupang. Acara ini melibatkan para pembimbing siswa, siswa dari setiap PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) dari berbagai sekolah di kota Kupang, dan beberapa staf Perkantas. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang PI kepada para siswa dan membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan PI sebagai gaya hidup di komunitas mereka.

      Latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini adalah karena dalam era globalisasi dan modernisasi saat ini, banyak tantangan yang dihadapi oleh kaum muda terutama siswa dalam mempertahankan dan menyebarkan iman mereka. Banyak dari mereka yang telah mendengar Kabar Keselamatan namun belum memiliki pemahaman yang mendalam atau keterampilan untuk memberitakannya kepada orang lain. Oleh karenanya TPS Kupang melihat penting untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan melakukan PI yang tepat agar mereka tidak hanya memahami tentang Kabar Keselamatan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan iman ini kepada sesama mereka.

    Tujuan utama dari Kelas PI ini adalah agar siswa yang telah menerima Kabar Keselamatan dapat lebih percaya diri dan efektif dalam memberitakannya kepada teman-teman mereka dan orang-orang di sekitar mereka. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif, menyebarkan kasih, harapan, dan iman di komunitas mereka. Melalui pelatihan yang terstruktur dan bimbingan yang berkelanjutan, diharapkan para siswa dapat memainkan peran aktif dalam misi pemberitaan Kabar Keselamatan ini, serta membawa dampak positif yang nyata di lingkungan mereka.

    Kegiatan Kelas PI ini dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni pertemuan pertama pada tanggal 10 Mei membahas tentang apa itu PI yang benar melalui PA (Pendalaman Alkitab) menggunakan buku Gospel in Life, kemudian mempelajari bagaimana cara atau metode PI yang efektif. Di sini metode yang digunakan adalah PI Persahabatan, setelah itu siswa-siswi yang mengikuti kelas tersebut melakukan PI di sekolah atau lingkungan sekitar mereka. Selanjutnya pada pertemuan kedua di tanggal 24 Mei siswa-siswi, TPS dan staf kembali berkumpul untuk mensharingkan tentang apa yang mereka alami selama melakukan PI dan saling memberi saran satu sama lain. Peserta yang hadir berkisar antara 30-50 orang dan setiap peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terlihat dari kehadiran penuh dan partisipasi aktif dalam setiap sesi yang diadakan.

    Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan pujian dan doa pembuka, kemudian peserta langsung dibagi dalam kelompok untuk melakukan Pendalaman Alkitab dari bahan yang telah disiapkan. Setelah itu, dilanjutkan dengan berbagai sesi pelatihan yang disampaikan oleh staf yang berpengalaman. Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar PI, metode-metode yang bisa dipakai, teknik berkomunikasi yang efektif, dan cara mengatasi tantangan dalam melakukan PI.

    Selain sesi pelatihan, kegiatan ini juga diisi dengan tanya jawab yang memungkinkan peserta untuk berinteraksi langsung dengan para pembimbing dan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Respon peserta sangat positif, banyak di antara mereka yang menyatakan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dan siap untuk menjalankan misi pemberitaan Kabar Keselamatan di sekolah juga lingkungan mereka.

    Follow-up dari kegiatan ini adalah siswa-siswi terus melakukan PI di mana pun mereka berada dan PI menjadi Gaya Hidup mereka setiap hari. TPS Kupang akan terus memantau dan memberikan bimbingan lanjutan kepada kelompok-kelompok ini untuk memastikan bahwa misi pemberitaan Kabar Keselamatan dapat terus berlanjut dan berkembang. Selain itu, direncanakan untuk mengadakan pertemuan rutin setiap bulan sebagai evaluasi dan sharing pengalaman antara para peserta dan pembimbing.

    Secara keseluruhan, kegiatan Kelas PI ini berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan bekal yang telah diperoleh, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan mereka, menyebarkan pesan kasih dan pengharapan dengan penuh semangat dan keyakinan.