Kategori
Berita Ladang

Sekelumit Kisah Travelling Pelayanan Ke Rote

Sekelumit Kisah Travelling
Pelayanan Ke Rote

Oleh: Dance G. Dengak - Staf Perkantas Kupang

     Semenjak pelayanan di Rote tidak memiliki staf pendamping pelayanan lagi, maka praktis  semua pelayanan dikerjakan oleh para alumni. Memang disadari bahwa kesibukkan alumni yang padat baik di pekerjaan, keluarga, gereja dan kegiatan sosial lainnya membuat pelayanan ke  siswa dan mahasiswa tidak begitu maksimal. Karena itu travelling dan perkunjungan staf dari Kupang sangat dibutuhkan untuk kembali memotivasi dan membakar semangat pelayanan; mengkoordinasikan dan memperbaiki kembali pelayanan; menolong serta membangun  kerohanian dan spiritualitas para alumni, juga mendukung dan mendoakan pergumulan para alumni.

     Pada dua kali perkunjungan terakhir ini, saya bersyukur bisa bertemu para alumni baik melalui ibadah dan Pemahaman Alkitab, juga melalui visitasi ke rumah-rumah alumni. Bersyukur dalam perkunjungan ke rumah-rumah alumni, saya disambut dengan baik dan bisa bertemu dengan alumni secara pribadi. Dalam pertemuan yang ada terjadi fellowship yang hangat serta sharing yang penuh keterbukaan, sehingga saya bisa mengerti pergumulan alumni dan dapat mendoakan mereka secara langsung.

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto selepas PA alumni di rumah Kak Jusuf Sanu

     Dalam traveling terakhir 4-7 September 2025, saya secara khusus bertemu dengan beberapa alumni Kupang yang baru lulus sebagai ASN di Rote. Alumni baru di Rote yang tersebar dari  Pantai Baru, Rote Timur sampai Rote Barat Daya menyempatkan waktu untuk kami bertemu di rumah Ketua BPR (Badan Pengurus Ranting) – Kak Seni Lami. Bersyukur di dalam sharing yang ada, mereka menyatakan kesediaan dan komitmen untuk terlibat mendukung pelayanan sebagai pengurus, trainer maupun menjadi pemimpin kelompok kecil (PKTB). 

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto pertemuan dengan beberapa alumni Kupang yang baru lulus sebagai ASN di Rote

     Pada perkunjungan kali ini saya juga melakukan visitasi ke rumah alumni-alumni senior di Rote sehubungan untuk sharing dan membicarakan regenerasi kepengurusan BPR Rote serta komponen-komponen pelayanan yang ada. Bersyukur alumni menyambut dengan baik dan memberikan komitmen mereka untuk terus mendukung pelayanan di Rote dalam daya, doa maupun dana.

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak James Riwu

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto dengan Kak Hans Jacob

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Andre Mbolik

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Maurits dan Kak Mey

Travelling Perkantas Rote - September 2025

Foto visitasi ke rumah Kak Jolis Haning

     Mari doakan pelayanan di Rote untuk regenerasi BPR, pengurus alumni dan juga untuk adanya staf pendamping pelayanan.  Doakan semangat dan komitmen alumni untuk terus mendukung pelayanan, terutama alumni-alumni baru yang tempat tugasnya tersebar di berbagai penjuru kabupaten Rote Ndao. Soli Deo Gloria

Kategori
Berita Ladang

Melihat Tangan Tuhan Bekerja Di Maumere

Melihat Tangan Tuhan
Bekerja Di Maumere

Oleh: Senny Pellokila - Staf Perkantas Kupang

     Pada tanggal 12–14 September lalu, saya mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan pelayanan ke Maumere. Perjalanan singkat tiga hari itu ternyata membawa banyak berkat, penguatan, sekaligus pengharapan baru bagi saya pribadi maupun bagi rekan-rekan yang sedang melayani di sana. Setiap rangkaian kegiatan yang dijalani baik bersama mahasiswa, panitia, pengurus maupun alumni, semuanya meneguhkan hati bahwa Tuhan sungguh bekerja dengan cara-Nya yang indah di kota ini. Karena itu, yang lahir dalam hati saya setelah pulang dari Maumere adalah ucapan syukur.

Pembinaan Badan Pengurus dan Panitia KATA

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama adik-adik pengurus dan panitia KATA PMK UNIPA selepas pembinaan

     Setibanya di Maumere pada Jumat sore, rangkaian pelayanan langsung dimulai pada malam harinya. Saya mendapat kesempatan membawakan pembinaan kepada teman-teman badan pengurus dan panitia KATA (Kebaktian Awal Tahun Ajaran). Tema yang dibagikan adalah mengenai Kesetiaan dan Kualitas Pelayanan.

     Melihat antusiasme mereka mendengar Firman Tuhan sungguh menjadi berkat tersendiri bagi saya. Walaupun masih muda dan baru menapaki pelayanan, mereka memperlihatkan kesungguhan hati untuk belajar, bertumbuh, dan mengerjakan pelayanan dengan penuh tanggung jawab. Semangat itu membuat saya kembali merenungkan bahwa Tuhan selalu menyediakan generasi yang rindu melayani-Nya.

Memimpin KATA di PMK UNIPA

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama adik-adik PMK UNIPA selepas KATA

     Keesokan harinya pada Sabtu, 13 September saya mendapat kesempatan memimpin KATA di Persekutuan Mahasiswa Kristen Universitas Nusa Nipa (PMK UNIPA). Momen ini sungguh mengharukan. Jumlah mahasiswa yang hadir memang tidak banyak, tetapi yang penting adalah kerinduan mereka untuk bersekutu, beribadah, dan saling menguatkan dalam Tuhan.

     Saya melihat bagaimana mereka dengan sederhana menata jalannya ibadah PMK, mengajak teman-teman lain untuk ikut bergabung, dan menjaga api semangat pelayanan tetap menyala. Memang tidak mudah merintis pelayanan di kampus, apalagi dengan keterbatasan jumlah orang. Tetapi justru di situlah saya melihat tangan Tuhan yang meneguhkan mereka. Sangat bersyukur bahwa di tengah segala keterbatasan, ada hati yang berkobar untuk Kristus.

Pendamping yang Setia

     Hal lain yang sangat saya syukuri adalah keberadaan para pendamping yang setia menolong pelayanan mahasiswa di Maumere. Saya khusus menyebutkan nama Dewi Taga, yang dengan penuh kesetiaan mendampingi mereka. Kehadiran Dewi menjadi teladan yang indah. Di tengah kesibukan dan pergumulan pribadi, ia tetap setia menolong mahasiswa menata PMK yang baru seumur jagung. Dedikasi seperti ini bukan hal yang ringan, dan saya percaya hanya kasih Kristus yang membuatnya terus bertahan.

     Selain itu, saya juga bersyukur mendengar kabar tentang KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang dipimpin oleh Kak Yolish Haning dan Dewi. Walaupun saat ini karena kesibukan pekerjaan Kak Yolish, KTB tersebut sementara dilanjutkan oleh Dewi, tetapi keberlanjutan pembinaan tetap terjaga. Saya tahu tidak mudah, apalagi Kak Yolish harus bekerja hingga malam bahkan kadang masuk kerja pada hari Sabtu. Namun, kerelaan untuk tetap terlibat adalah bukti nyata bahwa pelayanan mahasiswa di Maumere tidak pernah dikerjakan sendirian. Ada rekan-rekan yang dengan rela menginvestasikan hidup bagi generasi muda.

PA Bersama Alumni

Travelling Perkantas Maumere September 2025

Foto Kak Senny bersama para alumni Perkantas di Maumere selepas PA 

     Pada Sabtu malam, saya juga berkesempatan untuk PA (Pendalaman Alkitab) bersama para alumni. Pertemuan ini menjadi pengalaman yang menggembirakan. Dua orang alumni baru hadir yaitu Kak Jack Messah dan Christin, alumni MIPA UNDANA Kupang. Kami bersama-sama menggali Firman Tuhan, mendengarkan pergumulan, sekaligus saling menguatkan.

     Hati saya bersukacita melihat bahwa alumni pun terus setia berjalan dalam Tuhan. Bahkan dalam kesempatan itu Dewi membagikan kebutuhan pelayanan PMK, khususnya terkait pembicara dan pemimpin KTB. Tanggapan Kak Jack sungguh menguatkan: ia bersedia menolong dalam hal itu. Inilah momen yang membuat saya semakin yakin, pelayanan mahasiswa tidak boleh berjalan sendiri; dukungan dan keterlibatan alumni adalah hal yang sangat penting.

     Dari perjumpaan ini, lahirlah harapan besar. Saya rindu melihat lebih banyak alumni yang bergabung, dan memberikan pendampingan yang konsisten kepada mahasiswa. Sebab pelayanan mahasiswa yang baru dirintis sangat membutuhkan perhatian, arahan, dan dukungan dari mereka yang lebih dahulu berjalan. Saya percaya apabila alumni mau melibatkan diri secara nyata, maka PMK UNIPA akan bertumbuh lebih stabil. Mahasiswa yang saat ini melayani kelak akan menjadi alumni, dan bila mereka memiliki kerinduan yang sama untuk menetap dan melanjutkan pelayanan, maka kesinambungan itu akan terus terjadi dari generasi ke generasi.

Ucapan Syukur dan Terima Kasih

     Saya juga ingin menyampaikan terima kasih khusus kepada Kak Rabea Seo yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk melayani di Maumere. Kesempatan itu sungguh menjadi berkat besar. Saya yakin bahwa pelayanan di Maumere adalah bagian dari rencana besar Allah untuk meneguhkan iman mahasiswa, memperluas pekerjaan-Nya, dan menghadirkan terang Kristus di tengah-tengah dunia kampus.

     Akhirnya tiga hari di Maumere terasa begitu singkat, tetapi meninggalkan kesan yang sangat dalam. Dalam hati saya terpatri satu hal: pelayanan adalah anugerah, dan anugerah itu patut selalu disyukuri. Maumere mengingatkan saya bahwa pelayanan bukan soal jumlah, fasilitas, atau kenyamanan, melainkan tentang kesetiaan, kerinduan, dan kasih kepada Kristus. Karena itu, saya pulang dengan hati yang dikuatkan, dengan doa agar pelayanan di Maumere terus bertumbuh, mahasiswa semakin diperlengkapi, alumni semakin terlibat, dan pendamping semakin diteguhkan. Tuhan yang memulai pekerjaan baik ini, pasti akan setia menyempurnakannya.

Kategori
Berita Ladang

His Story, Our Journey

His Story, Our Journey

Ibadah Syukur HUT Ke-25 Perkantas Sumba Timur – Juli 2025

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto seluruh binaan yang hadir dalam ibadah syukur HUT

     Mensyukuri usia pelayanan yang sudah genap 25 tahun, Perkantas Sumba Timur mengadakan ibadah bersama untuk merayakan sekaligus mensyukuri pemeliharaan Tuhan bagi pelayanan. Ibadah syukur ini berlangsung dengan sukacita di Sekretariat Perkantas Sumba Timur pada 5 Juli 2025. Ibadah dipimpin oleh Kak Stenly Foni (Staf Perkantas Waingapu) dan dihadiri oleh 100 orang binaan yang terdiri dari siswa, mahasiswa dan alumni.

     Momen ibadah syukur ini menolong kami untuk kembali berefleksi tentang kehadiran kami sebagai siswa, mahasiswa maupun alumni dalam menghidupi visi Allah untuk menghadirkan Kerajaan Allah di tengah dunia dengan hidup berdampak bagi sesama. Dalam khotbahnya di bawah tema His Story, Our Journey, Kak Stenly membukakan kepada kami tentang kehidupan dan pelayanan murid Kristus mula-mula, di mana dengan memahami kehendak Tuhan menolong mereka untuk dapat bertumbuh dan berdampak bagi lingkungan sekitar mereka. Dengan demikian di usia yang ke-25 tahun ini, diharapkan Perkantas Sumba Timur dapat terus bertumbuh dan berdampak bagi sekitar. 

     Salah satu bentuk kontribusi nyata yang kami lakukan untuk menjadi berkat dalam momen perayaan HUT ini adalah dengan melaksanakan aksi donor darah. Kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada 19 Juli 2025 bertempat di unit bank darah RS Umbu Rara Meha kota Waingapu. Bersyukur karena kami dapat menunjukkan kepedulian secara langsung melalui aksi donor darah ini untuk orang-orang yang membutuhkan, sebagai bagian dari komitmen Perkantas untuk berdampak bagi sekitar. 

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Rambu Eti Ndapananjar saat mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Pingky Leo Lede saat mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Stenly Foni saat mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Rambu Yana Praing saat mengikuti kegiatan donor darah

    Kehadiran beberapa kakak alumni perintis dalam ibadah syukur HUT juga memberikan sukacita sekaligus semangat bagi kami untuk terus giat memberitakan Kerajaan Allah bagi sesama. Kesetiaan mereka dalam melayani, mendukung pelayanan dalam dana, daya dan doa menjadi teladan bagi generasi binaan yang baru. Kak Pingky Leo Lede selaku ketua Badan Pengurus Ranting Perkantas Sumba Timur memberikan apresiasi kepada kakak-kakak perintis dengan menyematkan pin salib sebagai ucapkan terima kasih dan syukur atas kehadiran kakak-kakak alumni yang memberikan teladan yang baik.

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto alumni perintis yang hadir dalam ibadah syukur HUT

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto penyematan pin salib oleh Kak Pingky

    Ibadah ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, makan bersama dengan menu makanan yang disediakan oleh alumni-alumni senior, fellowship serta line dance bersama untuk memeriahkan sukacita HUT ini. Doa kami, Perkantas Sumba Timur terus hadir sebagai alat Tuhan dengan terlibat aktif menjadi berkat di mana pun kami berada supaya nama Tuhan terus dimuliakan.

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto sesi tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto sesi tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto binaan yang mengikuti kegiatan donor darah

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto Kak Stenly Foni ketika memberitakan Firman Tuhan

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto binaan yang hadir dalam ibadah syukur HUT

HUT Ke-25 Ptas Sumba Timur

Foto binaan yang hadir dalam ibadah syukur HUT

Kategori
Berita Ladang

From Output To Impact

Form Output To Impact

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua – Juni 2025

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto seluruh peserta retreat pemuridan siswa Perkantas Alor dan Atambua

     Retreat Pemuridan Siswa Alor–Atambua 2025 merupakan salah satu program dari Tim Pembimbing Siswa (TPS) Alor yang diselenggarakan secara rutin setiap dua tahun sekali. Di tahun 2025, kegiatan ini terasa semakin istimewa karena dilaksanakan melalui kolaborasi pelayanan siswa dari dua wilayah, yaitu TPS Alor dan pelayanan siswa Atambua. Sinergi ini memperluas cakupan dan dampak kegiatan, menjadikan retreat ini sebagai momentum berharga untuk memperlengkapi para siswa dalam perjalanan iman mereka. Mengangkat tema “From Output to Impact”, retreat ini bertujuan untuk menolong setiap peserta memahami bahwa buah dari pemuridan bukan hanya tentang rutinitas dan aktivitas semata, melainkan tentang kehidupan yang berdampak nyata—baik di dunia siswa, mahasiswa, hingga kehidupan alumni.

     Retreat yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam di Villa Tenun Ikat Sebanjar ini dihadiri oleh 111 orang yang terdiri dari 86 peserta, 2 staf, 15 Panitia, 4 pendamping dari Atambua, serta 4 mentor dari PPA (Pusat Pengembangan Anak). Selain AKTB (Anggota Kelompok Tumbuh Bersama) dari kalangan Persisten (Persekutuan Siswa Kristen) Alor dan Atambua, peserta juga berasal dari AKTB PPA GMIT (Gereja Masehi Injili di Timor) Pola dan PPA Adang Buom. Keberagaman latar belakang peserta menjadi kekayaan tersendiri, di mana setiap individu hadir dengan cerita pertumbuhan rohani yang unik namun memiliki kerinduan yang sama: menjadi murid Kristus yang setia dan berdampak.

     Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Ev. Yohana S. Puling, S.Th., yang membukakan pemahaman mendalam tentang inti dari tema “From Output to Impact”. Dalam pemaparannya peserta diajak untuk tidak hanya puas dengan rutinitas KTB, menghafal ayat Alkitab atau keterlibatan pelayanan sebagai sebuah “output”, tetapi lebih dari itu membiarkan kebenaran firman Allah mentransformasi hidup secara menyeluruh. Dari situ lahirlah kehidupan yang berdampak nyata—yang tidak hanya terlihat di permukaan tetapi menyentuh nilai, karakter, dan keputusan sehari-hari. Dengan meneladani Daniel, peserta disadarkan bahwa pemuridan yang sejati berakar dari pengenalan yang intim akan Allah. Daniel tetap hidup dalam ketaatan, integritas dan keberanian, bukan karena sistem atau pengawasan melainkan karena ia sungguh mengenal siapa Allahnya. Inilah pemuridan yang berdampak: bukan hanya menghasilkan murid yang aktif, tetapi murid yang menjadi jawaban bagi generasi dan bangsanya.

     Kami semakin dikuatkan dengan sesi  Talk Show bertema “Student Today, Leader Tomorrow”. Dalam sesi ini peserta diajak menyadari bahwa pemuridan yang mereka jalani hari ini bukanlah sesuatu yang berhenti di dunia siswa saja. Justru pemuridan adalah bekal penting yang akan mempengaruhi masa depan mereka sebagai mahasiswa, pekerja, maupun pemimpin di berbagai sektor kehidupan. Talk show ini menolong peserta untuk melihat pentingnya keberlanjutan pemuridan dan pentingnya tetap bertumbuh dalam komunitas KTB sebagai komunitas yang sehat dan membangun.

     Tidak kalah penting, sesi Kapsel (Kapita Selekta) turut memperkuat komitmen kami. Dalam kapsel AKTB, kami diteguhkan bahwa KTB harus menjadi best circle kami—lingkaran terdekat yang menolong kami untuk hidup dalam kebenaran, bertumbuh, dan saling membangun. Sementara dalam Kapsel PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama), kami dibukakan akan panggilan untuk tidak berhenti pada diri sendiri. Dengan tema “Tidak Berhenti di Aku”, kami dipanggil untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin KTB yang kelak akan memuridkan orang lain. Sesi ini mendorong kami untuk tidak hanya menerima pemuridan, tetapi juga berani melangkah sebagai pelayan yang siap melakukan multiplikasi.

     Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana yang penuh sukacita, kehangatan, dan kerinduan akan firman Tuhan. Persekutuan yang terbangun antar peserta dari Alor dan Atambua menciptakan ikatan persaudaraan rohani yang erat. Kami berharap, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya pulang dengan semangat yang baru, tetapi juga membawa visi yang diperbaharui untuk menjadi murid Kristus yang berdampak. Kami rindu mereka terus bertumbuh di dalam Kristus, menjadikan KTB sebagai wadah pembentukan karakter, dan kelak melayani generasi berikutnya dengan hati yang taat dan hidup yang menjadi berkat—sehingga dari output hidup mereka, lahirlah dampak yang memuliakan Allah.

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto Ev. Katherine Belly-Riwoe saat memimpin ibadah pembukaan

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto MC saat memandu acara pembukaan

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto seksi acara ketika memberikan arahan kepada peserta

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto Ev. Yohana S. Puling ketika memimpin sesi Eksposisi 1

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto bersama pembicara sesi Eksposisi dan Talk Show

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto sharing peserta dalam kelompok

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto sharing peserta dalam kelompok

Retreat Pemuridan Siswa Perkantas Alor dan Atambua

Foto kegiatan senam pagi seluruh peserta retreat

Kategori
Berita Ladang

Only By HIS Grace

"Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah" (2 Korintus 3:5)

    Bulan Maret dan April adalah bulan penuh berkat dimana Tuhan memberikan kesempatan kepada kami untuk terus mengembangkan pelayanan mahasiswa di Maumere. Melalui Traveling staf dari Kupang (Kak Rabea Seo) dan  perkunjungan Dokter Bobby Koamesah bersama isteri (dr. Idawati Koamesah) memberi semangat, dukungan dan inspirasi bagi kami. Kami tahu bahwa kekuatan kami berasal dari Allah dan juga dukungan dari kakak-kakak semua.

    Perjalanan traveling Kak Rabea kali ini diadakan tanggal 19-23 Maret 2025, dimana pada tanggal 19 Maret kami belajar tentang Bersaksi Sebagai Gaya Hidup. Kak Rabea kembali mengingatkan kami pentingnya menceritakan kasih Kristus kepada teman-teman di kampus. Selain teori tentang Kabar Keselamatan (PI), kami juga diajar bagaimana membuat alat peraga “Buku Tanpa Kata” untuk memudahkan kami dalam menceritakan kasih Kristus. PI Pribadi ke kampus kami follow up di bulan April sesuai dengan program bulan PI. Kami tahu ini adalah tantangan baru bagi kami dalam menjangkau jiwa untuk dikenalkan pada Kristus dan dimuridkan melalui pemuridan kelompok kecil.

    Selain materi Bersaksi sebagai Gaya Hidup, di tanggal 20 Maret 2025 Kak Rabea juga mengajak kami untuk belajar mengenali pribadi kami masing-masing dengan bantuan alat tes MBTI dan Eneagram. Materi pengenalan diri ini menolong kami mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sehingga kami bisa saling menerima dan saling melengkapi dalam melayani Tuhan. Kiranya kami semakin sehati dan kompak dalam mengembangkan pelayanan di Maumere yang memiliki banyak tantangan. Kami akan terus meningkatkan kesehatian dan terus saling mendukung dalam pelayanan.

    Pada traveling kali ini kami juga dilengkapi melalui SEMINAR PRA PASKAH dengan Tema “PENDERITAAN TOTAL”  yang disampaikan oleh dr. Bobby Koamesah di Gedung GMIT Kalvari. Kami bersyukur untuk beberapa Alumni yang menjadi majelis di GMIT Kalvari sehingga dapat melakukan kerja sama dengan pihak gereja dan panitia hari raya gereja (PHRG) sehingga seminar ini dibuka untuk majelis dan jemaat. Pemahaman baru tentang penderitaan total Kristus memotivasi kami untuk lebih mencintai Tuhan dan memiliki relasi yang dalam dengan-Nya.

     Pemahaman tentang penderitaan Kristus juga dibukakan dalam Ibadah Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) UNIPA di kampus pada hari Sabtu, 22 Maret 2025 dengan tema “Salib-Nya mengubah HIdup”. Ibadah dipimpin oleh Kak Rabea Seo yang kembali mengingatkan peserta ibadah untuk merenungkan makna penderitaan Kristus dalam kehidupan ini sehingga melalui penderitaan dan kematian Kristus, kita dapat bangkit untuk melakukan yang terbaik bagi-Nya. Di hari yang sama, pada malam hari para Alumni juga berkumpul untuk belajar Firman Tuhan dalam PA (Pendalaman Alkitab) Alumni. PA Alumni memotivasi mereka untuk terus bertumbuh dan setia pada Tuhan serta mendorong alumni untuk terus mendukung pergerakan pelayanan mahasiswa.

    Sebelum kepulangan Kak Rabea ke Kupang di hari minggu, kami menyempatkan diri untuk mengadakan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Pelayanan Mahasiswa. Kami melihat semua pelayanan berjalan dengan baik hanya karena anugerah Tuhan yang memampukan kami untuk mengerjakan pelayanan ini. Ada banyak tantangan yang kami hadapi namun anugerah Tuhan cukup bagi kami dalam mengatasi setiap persoalan yang ada. Kami mau terus belajar untuk bergantung kepada Tuhan dalam mengerjakan pelayanan ini. Kami sadar dengan diri kami sendiri, kami tidak sanggup mengerjakan pelayanan ini namun karena kekuatan dan hikmat Tuhanlah kami dapat mengerjakan pelayanan ini dengan baik.

    Kami terus berjuang untuk mengerjakan program yang sudah disusun namun target kami adalah dapat membawa jiwa-jiwa yang dipercayakan kepada kami. Bulan April kami awali dengan Rapat Kalender Acara dan usaha dana untuk mendukung dua orang rekan kami (Ananda Sausabu dan Anto) yang akan mengikuti Kamp Nasional Mahasiswa di Jakarta pada Agustus mendatang. Kami juga terus bertumbuh dalam KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) baik kami yang dipimpin maupun sebagai pemimpin, karena kami menyadari KTB adalah salah satu sarana yang efektif untuk kami bertumbuh. Selain itu, kakak-kakak alumni terus membangun persekutuan melalui PA yang diadakan secara online bersama Kak Rabea. Kiranya Tuhan memberkati kami sehingga di bulan Mei dan seterusnya pelayanan kami semakin berkembang dan semakin banyak jiwa yang dijangkau serta dimuridkan. Tuhan memberkati kita semua.

Perkantas Maumere

Foto: Setelah Pembinaan Pengurus PMK Universitas Nusa Nipa (UNIPA)

Perkantas Maumere

Foto: Setelah Ibadah PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) UNIPA

Perkantas Maumere

Foto: PA Alumni dan Pengurus PMK bersama dokter Bobby

Kategori
Berita Ladang

Pelayanan Travelling di Waibakul, 18-19 September 2024

Travelling Staf

18-19 September 2024

   

     Bersyukur untuk kunjungan Kak Rabea Seo selaku Pimpinan Cabang Perkantas NTT ke Kota Waibakul pada tanggal 18-19 September 2024. Sebelumnya pada tanggal 13-15 September Kak Rabea menjadi pembicara utama dalam Kamp KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) Perkantas Waikabubak yang juga dihadiri oleh adik-adik Badan Pengurus PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) Kota Waibakul. Ini merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti Kamp sehingga mereka sangat diberkati melalui Firman yang dibagikan dan kebersamaan yang dibangun dengan sesama peserta Kamp.

    Hari pertama kunjungannya, Kak Rabea memimpin Ibadah PERSISTEN dengan tema “Citra Diri.” Dalam khotbahnya Kak Rabea membukakan kepada adik-adik siswa tentang kisah Daud yang dipilih oleh Tuhan untuk melayani dengan segala keunikan yang ada. Di mata manusia Daud hanyalah seorang gembala, oleh karenanya ia selalu dianggap remeh baik oleh keluarganya, bahkan Saul dan Goliat. Namun Allah memakai Daud yang dianggap remeh itu untuk menyatakan kebesaran-Nya dalam melindungi dan menyelamatkan bangsa pilihan-Nya.

    Kisah Daud ini menolong adik-adik untuk bagaimana mereka memandang diri mereka berharga, seperti Daud melihat kebesaran Tuhan yang memampukannya melawan Goliat. Dalam ibadah minggu berikutnya, ketika sharing tentang bagaimana menghidupi firman yang mereka sudah dengarkan, mereka tidak lagi merasa takut, minder, merasa tidak berharga dan mulai mengenal diri sendiri serta selalu memberi afirmasi positif pada diri sendiri.

    Setelah memimpin Ibadah PERSISTEN, malam harinya Kak Rabea melakukan pertemuan dengan pengurus Alumni, TPRP (Tim Pembangunan Rumah Persekutuan) dan TP3 (Tim Perintisan Pelayanan Perkantas) untuk sharing tentang pelayanan dan berdoa bersama.

     Hari kedua Kak Rabea memimpin Persekutuan Besar Alumni dengan tema “Panggilan Tuhan.” Dalam khotbahnya Kak Rabea mengingatkan alumni yang hadir bahwa “panggilan Tuhan menjadikan kita hidup untuk melayani, bukan melayani untuk hidup” dengan dasar Firman Tuhan dari Markus 10:35-45. Kak Rabea juga menegaskan di dalam khotbahnya bahwa pelayanan adalah “respon atas Kasih Karunia Allah yang telah menyelamatkan manusia di dalam Yesus  Kristus, dengan penyerahan diri sebagai hamba Allah yang diwujudkan melalui persembahan hidup yang kudus dan benar, dedikasi diri dalam memikul salib Kristus untuk menjalankan visi dan misi Allah dalam menyelamatkan umat manusia.” Jadi, tidak ada kemuliaan tanpa jalan salib dan tidak ada kehormatan tanpa melayani orang lain.  Kita yang mau menjadi besar dan terkemuka harus mempunyai hati yang melayani dan mau berkorban. Jangan mementingkan diri sendiri, melainkan layanilah sesama dengan rendah hati.

    Kiranya melalui pelayanan travelling ini kami semakin dikuatkan dan diteguhkan agar sehati mengerjakan Amanat Agung Yesus Kristus untuk memberitakan Kabar Keselamatan kepada anak-anak muda di Kota Waibakul.

Foto: Ibadah PERSISTEN Kota Wabakul tanggal 18 September 2024

Perkantas Waibakul

Foto: Persekutuan Besar Alumni Perkantas Waibakul tanggal 19 September 2024

Kategori
Berita Ladang

Pelayanan Travelling di Kota Waingapu, 20-22 September 2024

Travelling Staf

20-22 September 2024

    Bersyukur pada tanggal 20-22 September 2024 Kak Rabea Seo, Pimpinan Cabang Perkantas NTT berkesempatan mengunjungi pelayanan Perkantas yang ada di Kota Waingapu. Pada tanggal 20 September Kak Rabea mengisi sesi Pembinaan Pengurus Komponen dan Board dengan tema “Teamwork dan Fundraising.” Dalam kesempatan ini Kak Rabea mengingatkan tentang pentingnya kerja sama tim di dalam pelayanan sehingga dengan tim yang solid, maka ide-ide fundraising dapat ditemukan untuk kemajuan pelayanan. Pembinaan ini dilaksanakan di Sekretariat Perkantas Waingapu dan ditutup dengan makan malam dalam suasana keakraban bersama perwakilan dari komponen alumni, mahasiswa, siswa, BPR (Badan Pengurus Ranting) dan staf.

    Hari kedua dalam kunjungannya, yakni tanggal 21 September Kak Rabea mengisi sesi Gathering Alumni yang berlokasi di Cassakandara dengan tema “Be Committed.” Pada kesempatan ini Kak Rabea mengingatkan alumni untuk tetap setia dan berkomitmen di dalam Tuhan sebagai pondasi dalam mengatasi gempuran keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup yang kian berkembang di zaman ini. Ibadah ini pun ditutup dengan makan malam bersama dalam suasana keakraban dan sukacita.

    Hari terakhir kunjungan yaitu pada tanggal 22 September, Kak Rabea membawakan khotbah dalam kegiatan Refreshing KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) mahasiswa yang berlokasi di pantai Cemara Laipori. Melalui kesempatan ini Kak Rabea mengajarkan pentingnya hidup di dalam Yesus sebagai Gembala yang baik, dan mengajarkan mahasiswa untuk hidup sebagai domba yang taat dipimpin oleh Sang Gembala agar mereka dapat menikmati hidup yang berkelimpahan di dalam Sang Gembala Agung.

    Bersyukur untuk 3 hari bersama dengan Kak Rabea, selain mengisi acara Kak Rabea juga berkesempatan mengkonseling beberapa alumni yang merupakan adik dan teman KTB selama di Kupang dan di Dili sebagai bagian dari perjalanan Traveling Kak Rabea di kota Waingapu. Harapan kami melalui pelayanan Travelling ini semakin mendorong kami untuk giat menjangkau siswa, mahasiswa dan alumni di Kota Waingapu untuk datang kepada Tuhan.

Foto: Pembinaan Pengurus Komponen dan Board Perkantas Waingapu Tanggal 20 September 2024

Perkantas Waingapu

Foto: Alumni Gathering Perkantas Waingapu tanggal 21 September 2024

Perkantas Waingapu

Foto: Refreshing KTB Mahasiswa Waingapu tanggal 22 September 2024

Kategori
Berita Ladang

Kamp KTB Perkantas Waikabubak

Yesus Pusat Hidupku

Kamp KTB - September 2024

    Terpujilah nama Tuhan yang terus memelihara pelayanan Perkantas Waikabubak melalui beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam dua bulan terakhir ini. Bersyukur untuk kunjungan staf Kupang yaitu Kak Rabea M.S. Seo selaku Pimpinan Cabang (PC) Perkantas NTT ke Waikabubak pada tanggal 13-15 September 2024. Kunjungan Kak Bea kali ini kami isi dengan melaksanakan Kamp KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang dilaksanakan di Hotel Karanu Waikabubak. Dalam kamp ini Kak Bea mengisi beberapa tema antara lain Eksposisi tentang Pemuridan dari kitab Timotius, Konseling dalam KTB dan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) peneguhan peserta kamp.

    Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) sebagai bagian terpenting dalam pelayanan Perkantas membutuhkan perhatian yang serius, bila KTB tidak berjalan maka akan mempengaruhi pelayanan yang lain. Diakui bahwa perkembangan zaman telah membuat siswa dan mahasiswa memiliki ruang interaksi yang lebih luas, yang tidak hanya terbatas di lingkungan sekitarnya. Melalui smartphone mereka bisa berinteraksi dengan siapa saja baik yang berada di dekatnya maupun yang berada di tempat yang sangat jauh, mereka juga dengan bebas mengakses hal-hal yang positif maupun negatif. Itulah sebab pelayanan KTB menghadapi tantangan yang semakin berat karena semakin tidak mudah untuk menarik minat generasi muda supaya terus terlibat apalagi berkomitmen mengikuti KTB. Berbagai upaya perlu dilakukan agar siswa dan mahasiswa binaan tetap terlibat dalam KTB dan melihat interaksi dalam KTB jauh lebih menolong mereka dibanding interaksi yang mereka dapatkan dalam dunia maya.

    Atas pertimbangan di atas, kami mengadakan Kamp KTB Perkantas Waikabubak agar Anggota KTB (AKTB), Calon Pemimpin KTB (CPKTB) dan Pemimpin KTB (PKTB) kembali dimotivasi untuk terus maju dan bertekun mengambil bagian dalam KTB. Kami akui dengan semakin banyaknya tantangan zaman, maka semakin sulit untuk melaksanakan KTB karena semakin sulit menemukan AKTB yang terus berkomitmen melibatkan diri dalam KTB di tengah padatnya aktivitas sekolah maupun kampus. Belum lagi para PKTB juga memiliki banyak tantangan, baik di kampus untuk PKTB mahasiswa maupun pekerjaan dan keluarga untuk PKTB yang sudah alumni dan berkeluarga. Inilah yang mendorong kami melaksanakan Kamp KTB tahun ini sebagai kesempatan untuk “recharge” supaya mereka kembali semangat ber-KTB.

    Bersyukur kamp ini diikuti oleh 98 peserta dari semua komponen di Perkantas Waikabubak dan adik-adik PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) dari Perkantas Waibakul. Adapun pembicara dari kamp ini adalah Kak Rabea Seo (PC / Staf Kupang), Kak Eben Dapa Zesi (Staf Waikabubak), Kak Yublina Pandarangga (Alumni Waikabubak) dan Kak Irma Kariam (Alumni Waikabubak). Dari sharing dalam sesi Table Talk, banyak peserta membagikan pengalaman mereka diberkati melalui acara ini. 

Firman Tuhan yang disampaikan oleh Kak Rabea Seo dalam Eksposisi 1-3 sepanjang Kamp sangat meneguhkan mereka untuk terus ada dalam pelayanan KTB, sebagaimana Paulus dan Timotius yang terus mengerjakan Pemuridan sampai akhir hidupnya. Visi Misi Pemuridan yang disampaikan oleh Kak Eben juga mengingatkan kembali peserta untuk melihat Pemuridan bukan hanya sebagai kegiatan pelayanan semata, melainkan Titah Tuhan sendiri dalam Amanat Agung-Nya sebelum naik ke Surga (Matius 28:18-20).

  Pemuridan dalam KTB yang dikerjakan selama ini bukanlah kegiatan yang diadakan begitu saja, melainkan mengikuti pola Yesus sendiri dalam membimbing murid-murid-Nya. Yesus dalam pelayanan-Nya melayani banyak orang namun IA hanya fokus kepada 12 orang murid, dan dari murid-murid inilah Injil Kerajaan Allah diberitakan ke seluruh dunia. Harapan yang sama Yesus berikan kepada umat-Nya di sepanjang masa, dan dalam Kamp ini peserta kembali diingatkan akan hal ini.

    Sesi Talkshow dengan pembicara Kak Yublina Pandarangga dan Kak Irma Kariam serta mendengarkan sharing dari alumni yang bermisi (dr. Eric Dino Tandoyo) juga sangat menguatkan peserta untuk terus giat mengerjakan pemuridan melalui KTB. Meskipun KTB merupakan kelompok kecil namun berdampak besar bagi kehidupan setiap anggotanya, bagi orang-orang di sekitar dan lebih dari pada itu KTB juga berdampak bagi dunia ini.

    Akhir dari Kamp ini, kami mengajak setiap peserta untuk mengambil komitmen dan bersyukur semua peserta berkomitmen untuk terus terlibat dalam KTB baik sebagai AKTB maupun sebagai PKTB. Kami menyadari bahwa meskipun banyak tantangan yang dihadapi saat menyiapkan kamp ini, namun ketika melihat hasil yang didapatkan dan juga komitmen peserta untuk terus terlibat dalam pelayanan KTB, hati kami penuh dengan ucapan syukur. Harapan kami kegiatan kamp KTB ini menjadi agenda rutin Perkantas Waikabubak sebagai sarana untuk terus memelihara semangat ber-KTB.

     Bersyukur karena melalui Traveling ini, Kak Bea juga mengadakan pertemuan dengan Badan Pengurus Ranting (BPR) Perkantas Waikabubak. Pertemuan ini menjadi sarana untuk saling berbagi tentang pergumulan pelayanan maupun pergumulan pribadi dari kakak-kakak BPR untuk terus semangat dan setia mengerjakan pelayanan ini. Tanggung jawab BPR tentu tidak mudah di tengah semakin banyaknya tantangan yang dihadapi dan semakin berkembangnya pelayanan di Waikabubak. Kiranya melalui traveling ini semangat yang ada terus terjaga untuk sama-sama berjuang mengerjakan pelayanan ini supaya makin maju dan berdampak bagi banyak siswa, mahasiswa serta alumni di Waikabubak dan sekitarnya. Tuhan yang memiliki pelayanan ini akan terus memberkati pelayanan Perkantas Waikabubak dalam setiap rencana yang dikerjakan. To God be the glory…

Perkantas Waikabubak

Foto: peserta dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 2024

Perkantas Waikabubak

Foto: panitia dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 2024

Perkantas Waikabubak

Foto: peserta dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 

Perkantas Waikabubak

Foto: Kak Rabea, Staf dan BPR Perkantas Waikabubak

Kategori
Berita Ladang

Peneguhan TP3 dan Pengurus PERSISTEN SMA Swasta Kristen Atambua

Peneguhan TP3 dan Pengurus PERSISTEN SMA Swasta Kristen ATAMBUA - Oktober 2024

    Syukur kepada Allah untuk pemeliharaan-Nya, pelayanan Perkantas di Atambua masih terus berjalan hingga saat ini. Setelah hampir satu tahun pelayanan Perkantas di Atambua digarap kembali,  jiwa-jiwa baru mulai dijangkau dan yang sudah ada terus dibakar semangatnya.

    Travelling Staf yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September 2024 harus ditunda hingga awal bulan Oktober 2024 dikarenakan berbagai hal yang harus dikerjakan. Tetapi dalam hal ini pun kami percaya bahwa segala sesuatu ada di dalam kedaulatan Allah Sang Empunya Pelayanan, yang merencanakan segala sesuatu indah pada waktunya.

      Pada tanggal 8-10 Oktober 2024, Kak Rabea Seo dan Kak Katherina Beli-Riwoe menjadi utusan dari Perkantas regio NTT untuk melayani di kota Atambua. Melalui travelling ini, ada beberapa hal yang dikerjakan diantaranya peneguhan Tim Perintisan Pelayanan Perkantas (TP3) Atambua dan peneguhan Badan Pengurus Persekutuan Siswa Kristen (BP PERSISTEN)  SMA Swasta Kristen Atambua.

    Hari pertama pelayanan, Kak Rabea dan Kak Katherina berkesempatan bertemu dengan kepala sekolah SMAS Kristen Atambua yakni Bapak Paulus Ngongo Lende, untuk membicarakan mengenai pentingnya pemuridan di kalangan siswa dan pentingnya wadah pembinaan iman bagi siswa melalui persekutuan siswa di sekolah. Hal ini disambut baik oleh kepala sekolah sehingga menindaklanjuti pertemuan ini, pihak sekolah berkenan memberikan SK (Surat Keputusan) Kepengurusan BP PERSISTEN dan menyetujui keterlibatan BP dalam mengkoordinir ibadah setiap Jumat di sekolah.

      Kami bersyukur melalui pelayanan ini, TP3 di Atambua mendapatkan SK resmi dari Badan Pengurus Cabang (BPC) Perkantas NTT dan dilantik pada tanggal 9 Oktober 2024 dengan Bapak Melkias Takoy, SH sebagai ketua; Ibu Dwi Yuliana Wati Soeyono, ST sebagai sekretaris; Ibu Sania Mata Rihi, S.Km sebagai bendahara; serta Ibu Firtah Tandirama dan Ibu Sumi Manafe, S.Si sebagai anggota.

    Hari terakhir pelayanan, Kak Rabea dan Kak Katherina meneguhkan BP PERSISTEN SMAS Kristen Atambua dalam Ibadah Pelantikan yang dilaksanakan di sekolah. Sebelum diteguhkan, adik-adik calon BP diperlengkapi di dalam pembinaan singkat yang dipimpin oleh Kak Katherina dengan tema “Different Members in One Body” berdasarkan 1 Korintus 12:12-31.  Adik-adik ini juga telah dibina dalam Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) selama satu tahun.

    Pada tanggal 10 Oktober 2024 BP PERSISTEN SMAS Kristen Atambua resmi dilantik dan diteguhkan dalam Ibadah Pelantikan yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Kab. Belu sekaligus ketua TP3 Atambua Bapak Melkias Takoy, SH, Bapak Kepala Sekolah, beberapa guru, para alumni, dan siswa siswi lain yang dibina dalam KTB.

    Kami bersyukur kepada Allah yang telah memimpin pelayanan ini sehingga boleh terselenggara dengan baik, bahkan melalui pelayanan ini Dia mempertemukan kami dengan alumni-alumni Perkantas yang selama ini ada di kota Atambua namun belum bergabung di dalam PA (Pendalaman Alkitab) Alumni. Kiranya pelayanan ini terus terpelihara dengan hati yang terus dikobarkan oleh semangat Berita Keselamatan. Kiranya lebih banyak anak-anak Tuhan boleh dijangkau dan dilayani. Soli Deo Gloria…

Perkantas Atambua

Foto penyerahan SK TP3 oleh Kak Rabea (Pimpinan Cabang Perkantas NTT) kepada Kak Melky Takoy (Ketua TP3 Atambua)

Perkantas Atambua

Foto pengurus TP3 Atambua yang baru diteguhkan bersama Staf. Dari kiri ke kanan (Kak Nona Riwoe – Staf Perkantas Alor, Kak Sania Mata Rihi – Bendahara TP3 Atambua, Kak Rina Puling – Staf Perkantas Atambua, Kak Dwi Soeyono – Sekretaris TP3 Atambua, Kak Melkias Takoy – Ketua TP3 Atambua, Kak Firtah Tandirama dan Kak Sumi Manafe – Anggota TP3 Atambua

Perkantas Atambua

Foto TP3 dan Alumni Atambua bersama Staf

Perkantas Atambua

Foto pertemuan Kak Rabea dan Kak Katherina dengan Kepala Sekolah SMAS Kristen Atambua

Perkantas Atambua

Foto pengurus PERSISTEN SMAS Kristen Atambua yang baru diteguhkan bersama Staf, TP3 dan Kepala Sekolah

Perkantas Atambua

Foto: Pembinaan pengurus PERSISTEN SMAS Kristen Atambua bersama Kak Katherina sebelum diteguhkan