Kategori
Event

Menjadi Saksi Kebesaran Tuhan

Menjadi Saksi Kebesaran Tuhan

Rapat Kerja 6 Bulan Perkantas NTT

All Staf Perkantas NTT - Juni 2025

Foto 21 orang staf Perkantas NTT yang mengikuti RAKER 6 Bulan 2025

    Rapat Kerja (RAKER) 6 Bulan Perkantas NTT tahun 2025 berlangsung di Rumah Persekutuan Perkantas Kupang, 11-12 Juni. RAKER ini dihadiri oleh 21 orang staf yang melayani di Perkantas NTT. Tujuan RAKER ini diadakan untuk mengevaluasi pelayanan selama 6 bulan terakhir dan merencanakan pelayanan 6 bulan ke depan, saling sharing tentang penyertaan Tuhan dalam mengerjakan pelayanan serta mendoakan pergumulan yang ada.

    RAKER hari pertama dimulai dengan ibadah bersama yang dipimpin Kak Senny Pellokila dengan tema PANGGILAN KRISTUS: Antara Panggilan dan Tanggung Jawab. Dalam sharingnya, Kak Senny mengingatkan staf untuk menjaga kehidupan rohani di tengah kesibukan pelayanan agar staf bisa terus bertumbuh.

    RAKER hari pertama juga menolong staf melihat penyertaan Tuhan yang mencukupkan segala keperluan dalam pelayanan, dengan terlaksananya travelling ke kota-kota perintisan dan pengembangan serta kegiatan Siswa Membaca Alkitab (SMA) dan Bulan PI. Kebaikan Tuhan pun dinyatakan melalui kehadiran orang-orang yang memberi diri menjadi panitia serta memberi dukungan dana dalam persiapan Kamp Nasional Mahasiswa (KNM) Agustus mendatang serta Kamp Regional Alumni (KRA) tahun 2026.

     Kehadiran siswa, mahasiswa dan alumni yang memberi diri untuk dibina menjadi bukti nyata pimpinan Tuhan yang kami saksikan melalui kesempatan sharing tentang kemajuan pemuridan di setiap kota. Pertumbuhan iman dan karakter mereka menjadi semangat dan dorongan bagi kami untuk semakin giat memberitakan Kabar Keselamatan dan Memuridkan. Kami juga mendengarkan sharing dan bersama mendoakan Kak Inda (Kupang ke Waikabubak), Kak Yesti (Soe ke Kupang) dan Kak Rince (resign dari Perkantas Kefa dan melayani sebagai ASN) tentang pergumulan mereka menyesuaikan diri dengan tempat pelayanan yang baru.

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Gospel (Staf Kupang) sedang melaporkan pelaksanaan kegiatan SMA

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Nona Riwoe (Staf Alor) sedang melaporkan progress persiapan KRA

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Yesti Radja (Staf Kupang) ketika mensharingkan pergumulan menyesuaikan diri dengan tempat pelayanan yang baru

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto dari kiri ke kanan (Kak Inda Jacob-Staf Waikabubak, Kak Mada Willa-Staf Alor, Kak Nita Mila-Staf Waingapu) saat makan siang bersama

Foto dari kiri ke kanan (Kak Serli Missa-Staf Soe, Kak Stenly Foni-Staf Waingapu, Kak Eben Dapa Zesi-Staf Waikabubak) saat mensharingkan perkembangan Pemuridan di kota masing-masing

    Kesulitan-kesulitan yang kami hadapi dalam mengembangkan Pemuridan di daerah menolong kami semakin bergantung kepada Tuhan dan terus melakukan evaluasi untuk pelayanan yang lebih baik. Oleh karenanya dalam RAKER hari ke-2 kami bersama melakukan evaluasi, saling sharing dan berdoa bersama tentang kesulitan serta hal-hal yang dapat kami kembangkan untuk kemajuan Pemuridan di kota kami masing-masing.

    RAKER hari ke-2 ditutup dengan ibadah bersama yang dipimpin Kak Imanuel Meok dengan tema Natur Seorang Pelayan Rohani. Dalam khotbahnya Kak Nuel mengingatkan staf bahwa natur seorang pelayan rohani adalah memiliki keberanian, ketulusan, kelembutan serta kesaksian hidup. Oleh karenanya Kak Nuel mendorong staf untuk berjuang menumbuhkan natur pelayan rohani dalam diri demi kemajuan pelayanan untuk kemuliaan Allah. Setelahnya atas dukungan BPC (Badan Pengurus Cabang) kami berkesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan bersama dr. Ariyanti Yusnita (direktur RS St. Carolus Borromeus Kupang), dr. Exhantie Jezua dan dr. Gusto Mesakh serta berfellowship dalam makan malam bersama.

    Kami bersyukur kepada Tuhan atas terselenggaranya RAKER 6 Bulan Perkantas NTT ini dengan baik. Lebih dari pada itu, kami bersyukur melalui RAKER ini Tuhan menunjukkan kebesaran-Nya bahwa Dia tidak hanya mempercayakan, tetapi juga memelihara dan mencukupkan segala sesuatu bagi kami di dalam mengerjakan Amanat Agung-Nya. Ini menjadi semangat yang terus mendorong kami agar setia menjangkau lebih banyak jiwa bagi kemuliaan-Nya, serta terus bergantung kepada-Nya di dalam doa.

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Imanuel Meok (Staf Kupang) ketika menyampaikan Firman dalam ibadah penutup

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Nona Riwoe saat pemeriksaan tekanan darah dengan dr. Gusto Mesakh

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Mada Willa saat pemeriksaan kadar gula darah dengan dr. Exhantie Jezua

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto Kak Dance Dengak (Staf Kupang) saat pemeriksaan kesehatan jantung dan paru-paru dengan dr. Ariyanti Yusnita

RAKER 6 Bulan Ptas NTT

Foto staf dan BPC saat fellowship  dalam makan malam bersama

Kategori
Berita Ladang

Only By HIS Grace

"Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah" (2 Korintus 3:5)

    Bulan Maret dan April adalah bulan penuh berkat dimana Tuhan memberikan kesempatan kepada kami untuk terus mengembangkan pelayanan mahasiswa di Maumere. Melalui Traveling staf dari Kupang (Kak Rabea Seo) dan  perkunjungan Dokter Bobby Koamesah bersama isteri (dr. Idawati Koamesah) memberi semangat, dukungan dan inspirasi bagi kami. Kami tahu bahwa kekuatan kami berasal dari Allah dan juga dukungan dari kakak-kakak semua.

    Perjalanan traveling Kak Rabea kali ini diadakan tanggal 19-23 Maret 2025, dimana pada tanggal 19 Maret kami belajar tentang Bersaksi Sebagai Gaya Hidup. Kak Rabea kembali mengingatkan kami pentingnya menceritakan kasih Kristus kepada teman-teman di kampus. Selain teori tentang Kabar Keselamatan (PI), kami juga diajar bagaimana membuat alat peraga “Buku Tanpa Kata” untuk memudahkan kami dalam menceritakan kasih Kristus. PI Pribadi ke kampus kami follow up di bulan April sesuai dengan program bulan PI. Kami tahu ini adalah tantangan baru bagi kami dalam menjangkau jiwa untuk dikenalkan pada Kristus dan dimuridkan melalui pemuridan kelompok kecil.

    Selain materi Bersaksi sebagai Gaya Hidup, di tanggal 20 Maret 2025 Kak Rabea juga mengajak kami untuk belajar mengenali pribadi kami masing-masing dengan bantuan alat tes MBTI dan Eneagram. Materi pengenalan diri ini menolong kami mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sehingga kami bisa saling menerima dan saling melengkapi dalam melayani Tuhan. Kiranya kami semakin sehati dan kompak dalam mengembangkan pelayanan di Maumere yang memiliki banyak tantangan. Kami akan terus meningkatkan kesehatian dan terus saling mendukung dalam pelayanan.

    Pada traveling kali ini kami juga dilengkapi melalui SEMINAR PRA PASKAH dengan Tema “PENDERITAAN TOTAL”  yang disampaikan oleh dr. Bobby Koamesah di Gedung GMIT Kalvari. Kami bersyukur untuk beberapa Alumni yang menjadi majelis di GMIT Kalvari sehingga dapat melakukan kerja sama dengan pihak gereja dan panitia hari raya gereja (PHRG) sehingga seminar ini dibuka untuk majelis dan jemaat. Pemahaman baru tentang penderitaan total Kristus memotivasi kami untuk lebih mencintai Tuhan dan memiliki relasi yang dalam dengan-Nya.

     Pemahaman tentang penderitaan Kristus juga dibukakan dalam Ibadah Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) UNIPA di kampus pada hari Sabtu, 22 Maret 2025 dengan tema “Salib-Nya mengubah HIdup”. Ibadah dipimpin oleh Kak Rabea Seo yang kembali mengingatkan peserta ibadah untuk merenungkan makna penderitaan Kristus dalam kehidupan ini sehingga melalui penderitaan dan kematian Kristus, kita dapat bangkit untuk melakukan yang terbaik bagi-Nya. Di hari yang sama, pada malam hari para Alumni juga berkumpul untuk belajar Firman Tuhan dalam PA (Pendalaman Alkitab) Alumni. PA Alumni memotivasi mereka untuk terus bertumbuh dan setia pada Tuhan serta mendorong alumni untuk terus mendukung pergerakan pelayanan mahasiswa.

    Sebelum kepulangan Kak Rabea ke Kupang di hari minggu, kami menyempatkan diri untuk mengadakan Rapat Evaluasi dan Perencanaan Pelayanan Mahasiswa. Kami melihat semua pelayanan berjalan dengan baik hanya karena anugerah Tuhan yang memampukan kami untuk mengerjakan pelayanan ini. Ada banyak tantangan yang kami hadapi namun anugerah Tuhan cukup bagi kami dalam mengatasi setiap persoalan yang ada. Kami mau terus belajar untuk bergantung kepada Tuhan dalam mengerjakan pelayanan ini. Kami sadar dengan diri kami sendiri, kami tidak sanggup mengerjakan pelayanan ini namun karena kekuatan dan hikmat Tuhanlah kami dapat mengerjakan pelayanan ini dengan baik.

    Kami terus berjuang untuk mengerjakan program yang sudah disusun namun target kami adalah dapat membawa jiwa-jiwa yang dipercayakan kepada kami. Bulan April kami awali dengan Rapat Kalender Acara dan usaha dana untuk mendukung dua orang rekan kami (Ananda Sausabu dan Anto) yang akan mengikuti Kamp Nasional Mahasiswa di Jakarta pada Agustus mendatang. Kami juga terus bertumbuh dalam KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) baik kami yang dipimpin maupun sebagai pemimpin, karena kami menyadari KTB adalah salah satu sarana yang efektif untuk kami bertumbuh. Selain itu, kakak-kakak alumni terus membangun persekutuan melalui PA yang diadakan secara online bersama Kak Rabea. Kiranya Tuhan memberkati kami sehingga di bulan Mei dan seterusnya pelayanan kami semakin berkembang dan semakin banyak jiwa yang dijangkau serta dimuridkan. Tuhan memberkati kita semua.

Perkantas Maumere

Foto: Setelah Pembinaan Pengurus PMK Universitas Nusa Nipa (UNIPA)

Perkantas Maumere

Foto: Setelah Ibadah PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) UNIPA

Perkantas Maumere

Foto: PA Alumni dan Pengurus PMK bersama dokter Bobby

Kategori
Berita Ladang

Pelayanan Travelling di Waibakul, 18-19 September 2024

Travelling Staf

18-19 September 2024

   

     Bersyukur untuk kunjungan Kak Rabea Seo selaku Pimpinan Cabang Perkantas NTT ke Kota Waibakul pada tanggal 18-19 September 2024. Sebelumnya pada tanggal 13-15 September Kak Rabea menjadi pembicara utama dalam Kamp KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) Perkantas Waikabubak yang juga dihadiri oleh adik-adik Badan Pengurus PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) Kota Waibakul. Ini merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti Kamp sehingga mereka sangat diberkati melalui Firman yang dibagikan dan kebersamaan yang dibangun dengan sesama peserta Kamp.

    Hari pertama kunjungannya, Kak Rabea memimpin Ibadah PERSISTEN dengan tema “Citra Diri.” Dalam khotbahnya Kak Rabea membukakan kepada adik-adik siswa tentang kisah Daud yang dipilih oleh Tuhan untuk melayani dengan segala keunikan yang ada. Di mata manusia Daud hanyalah seorang gembala, oleh karenanya ia selalu dianggap remeh baik oleh keluarganya, bahkan Saul dan Goliat. Namun Allah memakai Daud yang dianggap remeh itu untuk menyatakan kebesaran-Nya dalam melindungi dan menyelamatkan bangsa pilihan-Nya.

    Kisah Daud ini menolong adik-adik untuk bagaimana mereka memandang diri mereka berharga, seperti Daud melihat kebesaran Tuhan yang memampukannya melawan Goliat. Dalam ibadah minggu berikutnya, ketika sharing tentang bagaimana menghidupi firman yang mereka sudah dengarkan, mereka tidak lagi merasa takut, minder, merasa tidak berharga dan mulai mengenal diri sendiri serta selalu memberi afirmasi positif pada diri sendiri.

    Setelah memimpin Ibadah PERSISTEN, malam harinya Kak Rabea melakukan pertemuan dengan pengurus Alumni, TPRP (Tim Pembangunan Rumah Persekutuan) dan TP3 (Tim Perintisan Pelayanan Perkantas) untuk sharing tentang pelayanan dan berdoa bersama.

     Hari kedua Kak Rabea memimpin Persekutuan Besar Alumni dengan tema “Panggilan Tuhan.” Dalam khotbahnya Kak Rabea mengingatkan alumni yang hadir bahwa “panggilan Tuhan menjadikan kita hidup untuk melayani, bukan melayani untuk hidup” dengan dasar Firman Tuhan dari Markus 10:35-45. Kak Rabea juga menegaskan di dalam khotbahnya bahwa pelayanan adalah “respon atas Kasih Karunia Allah yang telah menyelamatkan manusia di dalam Yesus  Kristus, dengan penyerahan diri sebagai hamba Allah yang diwujudkan melalui persembahan hidup yang kudus dan benar, dedikasi diri dalam memikul salib Kristus untuk menjalankan visi dan misi Allah dalam menyelamatkan umat manusia.” Jadi, tidak ada kemuliaan tanpa jalan salib dan tidak ada kehormatan tanpa melayani orang lain.  Kita yang mau menjadi besar dan terkemuka harus mempunyai hati yang melayani dan mau berkorban. Jangan mementingkan diri sendiri, melainkan layanilah sesama dengan rendah hati.

    Kiranya melalui pelayanan travelling ini kami semakin dikuatkan dan diteguhkan agar sehati mengerjakan Amanat Agung Yesus Kristus untuk memberitakan Kabar Keselamatan kepada anak-anak muda di Kota Waibakul.

Foto: Ibadah PERSISTEN Kota Wabakul tanggal 18 September 2024

Perkantas Waibakul

Foto: Persekutuan Besar Alumni Perkantas Waibakul tanggal 19 September 2024

Kategori
Berita Ladang

Pelayanan Travelling di Kota Waingapu, 20-22 September 2024

Travelling Staf

20-22 September 2024

    Bersyukur pada tanggal 20-22 September 2024 Kak Rabea Seo, Pimpinan Cabang Perkantas NTT berkesempatan mengunjungi pelayanan Perkantas yang ada di Kota Waingapu. Pada tanggal 20 September Kak Rabea mengisi sesi Pembinaan Pengurus Komponen dan Board dengan tema “Teamwork dan Fundraising.” Dalam kesempatan ini Kak Rabea mengingatkan tentang pentingnya kerja sama tim di dalam pelayanan sehingga dengan tim yang solid, maka ide-ide fundraising dapat ditemukan untuk kemajuan pelayanan. Pembinaan ini dilaksanakan di Sekretariat Perkantas Waingapu dan ditutup dengan makan malam dalam suasana keakraban bersama perwakilan dari komponen alumni, mahasiswa, siswa, BPR (Badan Pengurus Ranting) dan staf.

    Hari kedua dalam kunjungannya, yakni tanggal 21 September Kak Rabea mengisi sesi Gathering Alumni yang berlokasi di Cassakandara dengan tema “Be Committed.” Pada kesempatan ini Kak Rabea mengingatkan alumni untuk tetap setia dan berkomitmen di dalam Tuhan sebagai pondasi dalam mengatasi gempuran keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup yang kian berkembang di zaman ini. Ibadah ini pun ditutup dengan makan malam bersama dalam suasana keakraban dan sukacita.

    Hari terakhir kunjungan yaitu pada tanggal 22 September, Kak Rabea membawakan khotbah dalam kegiatan Refreshing KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) mahasiswa yang berlokasi di pantai Cemara Laipori. Melalui kesempatan ini Kak Rabea mengajarkan pentingnya hidup di dalam Yesus sebagai Gembala yang baik, dan mengajarkan mahasiswa untuk hidup sebagai domba yang taat dipimpin oleh Sang Gembala agar mereka dapat menikmati hidup yang berkelimpahan di dalam Sang Gembala Agung.

    Bersyukur untuk 3 hari bersama dengan Kak Rabea, selain mengisi acara Kak Rabea juga berkesempatan mengkonseling beberapa alumni yang merupakan adik dan teman KTB selama di Kupang dan di Dili sebagai bagian dari perjalanan Traveling Kak Rabea di kota Waingapu. Harapan kami melalui pelayanan Travelling ini semakin mendorong kami untuk giat menjangkau siswa, mahasiswa dan alumni di Kota Waingapu untuk datang kepada Tuhan.

Foto: Pembinaan Pengurus Komponen dan Board Perkantas Waingapu Tanggal 20 September 2024

Perkantas Waingapu

Foto: Alumni Gathering Perkantas Waingapu tanggal 21 September 2024

Perkantas Waingapu

Foto: Refreshing KTB Mahasiswa Waingapu tanggal 22 September 2024

Kategori
Berita Ladang

Kamp KTB Perkantas Waikabubak

Yesus Pusat Hidupku

Kamp KTB - September 2024

    Terpujilah nama Tuhan yang terus memelihara pelayanan Perkantas Waikabubak melalui beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam dua bulan terakhir ini. Bersyukur untuk kunjungan staf Kupang yaitu Kak Rabea M.S. Seo selaku Pimpinan Cabang (PC) Perkantas NTT ke Waikabubak pada tanggal 13-15 September 2024. Kunjungan Kak Bea kali ini kami isi dengan melaksanakan Kamp KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang dilaksanakan di Hotel Karanu Waikabubak. Dalam kamp ini Kak Bea mengisi beberapa tema antara lain Eksposisi tentang Pemuridan dari kitab Timotius, Konseling dalam KTB dan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) peneguhan peserta kamp.

    Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) sebagai bagian terpenting dalam pelayanan Perkantas membutuhkan perhatian yang serius, bila KTB tidak berjalan maka akan mempengaruhi pelayanan yang lain. Diakui bahwa perkembangan zaman telah membuat siswa dan mahasiswa memiliki ruang interaksi yang lebih luas, yang tidak hanya terbatas di lingkungan sekitarnya. Melalui smartphone mereka bisa berinteraksi dengan siapa saja baik yang berada di dekatnya maupun yang berada di tempat yang sangat jauh, mereka juga dengan bebas mengakses hal-hal yang positif maupun negatif. Itulah sebab pelayanan KTB menghadapi tantangan yang semakin berat karena semakin tidak mudah untuk menarik minat generasi muda supaya terus terlibat apalagi berkomitmen mengikuti KTB. Berbagai upaya perlu dilakukan agar siswa dan mahasiswa binaan tetap terlibat dalam KTB dan melihat interaksi dalam KTB jauh lebih menolong mereka dibanding interaksi yang mereka dapatkan dalam dunia maya.

    Atas pertimbangan di atas, kami mengadakan Kamp KTB Perkantas Waikabubak agar Anggota KTB (AKTB), Calon Pemimpin KTB (CPKTB) dan Pemimpin KTB (PKTB) kembali dimotivasi untuk terus maju dan bertekun mengambil bagian dalam KTB. Kami akui dengan semakin banyaknya tantangan zaman, maka semakin sulit untuk melaksanakan KTB karena semakin sulit menemukan AKTB yang terus berkomitmen melibatkan diri dalam KTB di tengah padatnya aktivitas sekolah maupun kampus. Belum lagi para PKTB juga memiliki banyak tantangan, baik di kampus untuk PKTB mahasiswa maupun pekerjaan dan keluarga untuk PKTB yang sudah alumni dan berkeluarga. Inilah yang mendorong kami melaksanakan Kamp KTB tahun ini sebagai kesempatan untuk “recharge” supaya mereka kembali semangat ber-KTB.

    Bersyukur kamp ini diikuti oleh 98 peserta dari semua komponen di Perkantas Waikabubak dan adik-adik PERSISTEN (Persekutuan Siswa Kristen) dari Perkantas Waibakul. Adapun pembicara dari kamp ini adalah Kak Rabea Seo (PC / Staf Kupang), Kak Eben Dapa Zesi (Staf Waikabubak), Kak Yublina Pandarangga (Alumni Waikabubak) dan Kak Irma Kariam (Alumni Waikabubak). Dari sharing dalam sesi Table Talk, banyak peserta membagikan pengalaman mereka diberkati melalui acara ini. 

Firman Tuhan yang disampaikan oleh Kak Rabea Seo dalam Eksposisi 1-3 sepanjang Kamp sangat meneguhkan mereka untuk terus ada dalam pelayanan KTB, sebagaimana Paulus dan Timotius yang terus mengerjakan Pemuridan sampai akhir hidupnya. Visi Misi Pemuridan yang disampaikan oleh Kak Eben juga mengingatkan kembali peserta untuk melihat Pemuridan bukan hanya sebagai kegiatan pelayanan semata, melainkan Titah Tuhan sendiri dalam Amanat Agung-Nya sebelum naik ke Surga (Matius 28:18-20).

  Pemuridan dalam KTB yang dikerjakan selama ini bukanlah kegiatan yang diadakan begitu saja, melainkan mengikuti pola Yesus sendiri dalam membimbing murid-murid-Nya. Yesus dalam pelayanan-Nya melayani banyak orang namun IA hanya fokus kepada 12 orang murid, dan dari murid-murid inilah Injil Kerajaan Allah diberitakan ke seluruh dunia. Harapan yang sama Yesus berikan kepada umat-Nya di sepanjang masa, dan dalam Kamp ini peserta kembali diingatkan akan hal ini.

    Sesi Talkshow dengan pembicara Kak Yublina Pandarangga dan Kak Irma Kariam serta mendengarkan sharing dari alumni yang bermisi (dr. Eric Dino Tandoyo) juga sangat menguatkan peserta untuk terus giat mengerjakan pemuridan melalui KTB. Meskipun KTB merupakan kelompok kecil namun berdampak besar bagi kehidupan setiap anggotanya, bagi orang-orang di sekitar dan lebih dari pada itu KTB juga berdampak bagi dunia ini.

    Akhir dari Kamp ini, kami mengajak setiap peserta untuk mengambil komitmen dan bersyukur semua peserta berkomitmen untuk terus terlibat dalam KTB baik sebagai AKTB maupun sebagai PKTB. Kami menyadari bahwa meskipun banyak tantangan yang dihadapi saat menyiapkan kamp ini, namun ketika melihat hasil yang didapatkan dan juga komitmen peserta untuk terus terlibat dalam pelayanan KTB, hati kami penuh dengan ucapan syukur. Harapan kami kegiatan kamp KTB ini menjadi agenda rutin Perkantas Waikabubak sebagai sarana untuk terus memelihara semangat ber-KTB.

     Bersyukur karena melalui Traveling ini, Kak Bea juga mengadakan pertemuan dengan Badan Pengurus Ranting (BPR) Perkantas Waikabubak. Pertemuan ini menjadi sarana untuk saling berbagi tentang pergumulan pelayanan maupun pergumulan pribadi dari kakak-kakak BPR untuk terus semangat dan setia mengerjakan pelayanan ini. Tanggung jawab BPR tentu tidak mudah di tengah semakin banyaknya tantangan yang dihadapi dan semakin berkembangnya pelayanan di Waikabubak. Kiranya melalui traveling ini semangat yang ada terus terjaga untuk sama-sama berjuang mengerjakan pelayanan ini supaya makin maju dan berdampak bagi banyak siswa, mahasiswa serta alumni di Waikabubak dan sekitarnya. Tuhan yang memiliki pelayanan ini akan terus memberkati pelayanan Perkantas Waikabubak dalam setiap rencana yang dikerjakan. To God be the glory…

Perkantas Waikabubak

Foto: peserta dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 2024

Perkantas Waikabubak

Foto: panitia dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 2024

Perkantas Waikabubak

Foto: peserta dan pembicara Kamp KTB Perkantas Waikabubak 

Perkantas Waikabubak

Foto: Kak Rabea, Staf dan BPR Perkantas Waikabubak

Kategori
Berita Ladang

Peneguhan TP3 dan Pengurus PERSISTEN SMA Swasta Kristen Atambua

Peneguhan TP3 dan Pengurus PERSISTEN SMA Swasta Kristen ATAMBUA - Oktober 2024

    Syukur kepada Allah untuk pemeliharaan-Nya, pelayanan Perkantas di Atambua masih terus berjalan hingga saat ini. Setelah hampir satu tahun pelayanan Perkantas di Atambua digarap kembali,  jiwa-jiwa baru mulai dijangkau dan yang sudah ada terus dibakar semangatnya.

    Travelling Staf yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September 2024 harus ditunda hingga awal bulan Oktober 2024 dikarenakan berbagai hal yang harus dikerjakan. Tetapi dalam hal ini pun kami percaya bahwa segala sesuatu ada di dalam kedaulatan Allah Sang Empunya Pelayanan, yang merencanakan segala sesuatu indah pada waktunya.

      Pada tanggal 8-10 Oktober 2024, Kak Rabea Seo dan Kak Katherina Beli-Riwoe menjadi utusan dari Perkantas regio NTT untuk melayani di kota Atambua. Melalui travelling ini, ada beberapa hal yang dikerjakan diantaranya peneguhan Tim Perintisan Pelayanan Perkantas (TP3) Atambua dan peneguhan Badan Pengurus Persekutuan Siswa Kristen (BP PERSISTEN)  SMA Swasta Kristen Atambua.

    Hari pertama pelayanan, Kak Rabea dan Kak Katherina berkesempatan bertemu dengan kepala sekolah SMAS Kristen Atambua yakni Bapak Paulus Ngongo Lende, untuk membicarakan mengenai pentingnya pemuridan di kalangan siswa dan pentingnya wadah pembinaan iman bagi siswa melalui persekutuan siswa di sekolah. Hal ini disambut baik oleh kepala sekolah sehingga menindaklanjuti pertemuan ini, pihak sekolah berkenan memberikan SK (Surat Keputusan) Kepengurusan BP PERSISTEN dan menyetujui keterlibatan BP dalam mengkoordinir ibadah setiap Jumat di sekolah.

      Kami bersyukur melalui pelayanan ini, TP3 di Atambua mendapatkan SK resmi dari Badan Pengurus Cabang (BPC) Perkantas NTT dan dilantik pada tanggal 9 Oktober 2024 dengan Bapak Melkias Takoy, SH sebagai ketua; Ibu Dwi Yuliana Wati Soeyono, ST sebagai sekretaris; Ibu Sania Mata Rihi, S.Km sebagai bendahara; serta Ibu Firtah Tandirama dan Ibu Sumi Manafe, S.Si sebagai anggota.

    Hari terakhir pelayanan, Kak Rabea dan Kak Katherina meneguhkan BP PERSISTEN SMAS Kristen Atambua dalam Ibadah Pelantikan yang dilaksanakan di sekolah. Sebelum diteguhkan, adik-adik calon BP diperlengkapi di dalam pembinaan singkat yang dipimpin oleh Kak Katherina dengan tema “Different Members in One Body” berdasarkan 1 Korintus 12:12-31.  Adik-adik ini juga telah dibina dalam Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) selama satu tahun.

    Pada tanggal 10 Oktober 2024 BP PERSISTEN SMAS Kristen Atambua resmi dilantik dan diteguhkan dalam Ibadah Pelantikan yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Kab. Belu sekaligus ketua TP3 Atambua Bapak Melkias Takoy, SH, Bapak Kepala Sekolah, beberapa guru, para alumni, dan siswa siswi lain yang dibina dalam KTB.

    Kami bersyukur kepada Allah yang telah memimpin pelayanan ini sehingga boleh terselenggara dengan baik, bahkan melalui pelayanan ini Dia mempertemukan kami dengan alumni-alumni Perkantas yang selama ini ada di kota Atambua namun belum bergabung di dalam PA (Pendalaman Alkitab) Alumni. Kiranya pelayanan ini terus terpelihara dengan hati yang terus dikobarkan oleh semangat Berita Keselamatan. Kiranya lebih banyak anak-anak Tuhan boleh dijangkau dan dilayani. Soli Deo Gloria…

Perkantas Atambua

Foto penyerahan SK TP3 oleh Kak Rabea (Pimpinan Cabang Perkantas NTT) kepada Kak Melky Takoy (Ketua TP3 Atambua)

Perkantas Atambua

Foto pengurus TP3 Atambua yang baru diteguhkan bersama Staf. Dari kiri ke kanan (Kak Nona Riwoe – Staf Perkantas Alor, Kak Sania Mata Rihi – Bendahara TP3 Atambua, Kak Rina Puling – Staf Perkantas Atambua, Kak Dwi Soeyono – Sekretaris TP3 Atambua, Kak Melkias Takoy – Ketua TP3 Atambua, Kak Firtah Tandirama dan Kak Sumi Manafe – Anggota TP3 Atambua

Perkantas Atambua

Foto TP3 dan Alumni Atambua bersama Staf

Perkantas Atambua

Foto pertemuan Kak Rabea dan Kak Katherina dengan Kepala Sekolah SMAS Kristen Atambua

Perkantas Atambua

Foto pengurus PERSISTEN SMAS Kristen Atambua yang baru diteguhkan bersama Staf, TP3 dan Kepala Sekolah

Perkantas Atambua

Foto: Pembinaan pengurus PERSISTEN SMAS Kristen Atambua bersama Kak Katherina sebelum diteguhkan

Kategori
Kesaksian Pribadi

Salah Satu Pengalaman Terbaik di Tahun 2024

Salah Satu Pengalaman
Terbaik di Tahun 2024

Sharing Peserta KMdNM

Betty Griselda Christine Soemoeljo – Pengurus PMK Bethesda, Fakultas Kedokteran UNDANA

     Ikut menjadi bagian dalam Kamp Medis Nasional Mahasiswa (KMdNM) ke-23 di Bali merupakan salah satu pengalaman terbaik saya di tahun ini. Banyak hal yang saya pelajari dan dapatkan, mulai dari masa-masa persiapan hingga ketika mengikuti semua rangkaian kegiatan KMdNM. Saya benar-benar mengalami dan menikmati pimpinan Tuhan di dalamnya.

    Ketika masa-masa persiapan, tentunya tidak mudah untuk dilalui. Banyak hambatan yang datang silih berganti mulai dari kesibukan kuliah, organisasi dan tender kepanitiaan yang membuat kami sulit untuk menentukan waktu melakukan PA (Pendalaman Alkitab), usaha dana, dan persiapan lainnya. Apalagi setelah memasuki masa-masa liburan, banyak teman peserta yang tidak berada di Kupang sehingga persiapan kami kebanyakan melalui zoom meeting dan untuk usaha dana pun seadanya saja dengan teman-teman yang masih di Kupang. Hal ini yang membuat saya terus khawatir terkait dana yang belum kunjung mencapai atau bahkan mendekati target. Dengan usaha dana yang tidak seberapa, andalan kami hanyalah pada donatur dari proposal yang kami sharingkan ke alumni, dosen, dan orang-orang yang kami kenal dekat. Namun di tengah kekhawatiran itu, kami selalu dikuatkan bahwa Tuhan pasti akan menggenapkan kebutuhan kami untuk mengikuti kamp di Bali. Keyakinan ini yang terus menguatkan saya untuk tetap semangat dalam mempersiapkan diri mengikuti KMdNM.

    Selain sibuk untuk mencari dana, kami juga mulai melakukan PA dari Surat 1 dan 2 Timotius. Biasanya sehabis PA, kami akan melanjutkan dengan rapat terkait sejauh mana dana yang sudah terkumpul, rencana usaha dana yang akan dilakukan, dan sudah berapa banyak donatur yang menanggapi proposal kami. Selain mempersiapkan diri melalui PA, kami juga diminta untuk membaca buku Not A Fan karya Kyle Idleman. Namun kami tidak membaca 1 buku sendiri, tetapi membaginya per orang untuk membaca 2-3 bab lalu dibuat video review.

    Berhubung dari panitia meminta kami untuk menjadi penatalayan di sesi Eksposisi 1, kami juga mulai untuk berlatih walaupun dengan personil yang belum lengkap. Kami juga mulai berlatih menari Tarian Kebalai sebagai penampilan dari kami untuk National Night dan berlatih ragam Ikan Nae di Pante untuk memimpin ragam di acara National Night. Tentunya kami berlatih dengan personil yang belum lengkap juga, namun tidak masalah karena kami merekam proses latihan kami dan meminta teman-teman yang tidak bisa ikut untuk menonton dan berlatih sendiri, hingga nantinya akan kami latih bersama saat sudah bertemu di Bali.

    Tidak terasa waktu untuk KMdNM sudah tiba. Saya, Kak Mellen, Kak Devid dan Kak Ikcam yang sebelumnya sudah berada di tempat KMdNM untuk mengikuti KNPM (Konsultasi Nasional Pelayanan Medis) akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman yang lain. Tentunya senang dan bersyukur kami semua boleh menjadi bagian dari peserta KMdNM XXIII di Bali. Setelah melalui berbagai pergumulan bersama maupun pribadi, Tuhan tetap memimpin dan menyertai kami semua untuk mengikuti kegiatan ini. Bahkan dana yang menjadi pergumulan utama kami, sudah Tuhan cukupkan untuk semuanya. Mulai dari uang tiket pulang-pergi, uang kontribusi peserta hingga uang untuk city tour yang pada awalnya ingin kami batalkan. Oleh karena itu, tentunya momen ini tidak boleh kami sia-siakan, namun harus kami manfaatkan sebaik mungkin untuk menjalin relasi dengan teman-teman PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) dari daerah lain dan belajar banyak hal dari pemateri-pemateri yang ada.

    Selama di sana banyak sesi yang kami ikuti. Mulai dari Eksposisi Alkitab, Kapita Selekta, Seminar pilihan, Panel Diskusi dan berbagai kegiatan menarik lainnya. 1 hal penting yang saya dapatkan dari KMdNM adalah bagaimana kami sebagai calon tenaga medis masa depan melihat pekerjaan kami sebagai ladang untuk menyebarkan Kabar Keselamatan (menjadi dokter yang profesional dan misioner). Saya senang dan bersyukur teman-teman yang lain juga mendapat insight baru melalui KMdNM. Kami saling sharing terkait apa yang kami pelajari selama mengikuti kegiatan ini dan apa yang mau kami lakukan sepulang dari kegiatan ini. Ada yang ingin melanjutkan menjadi pengurus di PMK dalam kepengurusan berikutnya, ada yang mau menjadi PKTB (Pemimpin Kelompok Tumbuh Bersama/Kelompok Pemuridan), ada yang mau lebih rajin ber-KTB dan lain sebagainya. Semoga apa pun yang sudah kami dapatkan di KMdNM boleh kami terapkan di kehidupan kami sehari-hari dan setiap hal yang menjadi komitmen kami terus dilaksanakan dengan tekun.

Baca berita lengkap tentang pelaksanaan KMdNM di www.perkantasntt.org/kamp-medis-nasional-mahasiswa-kmdnm-xxiii-2024/

Kategori
Kesaksian Pribadi

Tuhan yang Memilih, Mengutus dan Memperlengkapi

Tuhan yang Memilih, Mengutus
dan Memperlengkapi

Sharing Peserta EARC 2024

  Terpujilah Tuhan, Sang Pemilik Pelayanan yang telah mempercayakan kita untuk melayani Dia. Tidak hanya mempercayakan, tetapi Ia juga memperlengkapi dan menyertai kita di dalam mengerjakan Amanat Agung-Nya.

    Shalom, saya Mahendra Candra Tualaka, salah seorang mahasiswa di Kota Kupang yang dipercayakan Tuhan untuk melayani-Nya sebagai Tim Pembimbing Siswa (TPS) dan mendampingi pelayanan di SMAN 1 Kupang. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman kepada rekan-rekan sekalian tentang bagaimana saya menikmati penyertaan Tuhan dalam hidup.

Beberapa waktu lalu, Perkantas NTT mengutus saya bersama salah seorang rekan mahasiswa dan 2 orang staf dari Perkantas NTT untuk mengikuti event yang diselenggarakan di Thailand pada tanggal 3-9 Juli 2024. Event ini bernama East Asia Regional Conference atau disingkat EARC. Tentu ini menjadi kesempatan yang sangat menarik dan menggiurkan bagi saya karena bisa ikut serta dalam event yang bisa dikatakan bergengsi, bisa mengunjungi luar negeri, bertemu banyak teman baru, dan hal-hal menarik lainnya. Namun di sisi lain, ini juga merupakan kesempatan yang cukup menantang bagi saya karena di dalam mempersiapkannya harus melalui proses yang tidak gampang, sebab membutuhkan dana yang tidak sedikit dan karena ini event yang dilaksanakan di luar negeri maka skill berbahasa Inggris merupakan hal yang penting.

    Awal terpilih jujur saya cukup terkejut hingga timbul pertanyaan dalam benak “mengapa saya?”, karena masih banyak teman lain yang lebih mampu baik secara finansial maupun skill berbahasa Inggris dibanding saya. Rasa penolakan terhadap diri sendiri menjadi pergumulan setiap hari yang membuat saya terkadang ingin lari dari tanggung jawab. Pertanyaan ini terus muncul hingga akhirnya di dalam pergumulan yang ada, saya menemukan bahwa mungkin ini cara Tuhan untuk semakin memperlengkapi saya dalam melayani-Nya dan tentu di dalamnya ada cara-cara Tuhan untuk menolong saya menghadapi setiap pergumulan yang ada.

    Ketika saya bergumul berkaitan dengan dana dalam jumlah yang tidak sedikit untuk kontribusi peserta dan juga membeli perlengkapan pribadi, souvenir dan lain sebagainya, Tuhan menjawabnya dengan memberi saya pekerjaan. Namun tidak hanya sampai di situ, tantangan lain muncul ketika dana kontribusi yang sudah terkumpul dari hasil kerja hilang dicuri. Pada titik ini saya merasa putus asa namun tetap percaya untuk melihat pimpinan Tuhan di balik tantangan yang ada.

    Saya juga bergumul dengan ijin dari orang tua dan juga pihak kampus, yang mana pihak kampus tidak memberi ijin dan malah menyuruh saya untuk mengambil cuti karena saya ada dalam masa menjalani kuliah praktek di lapangan. Dengan berbagai kesulitan yang ada, orang tua pun tidak memberi ijin kepada saya untuk mengikuti kegiatan ini.

    Semua tantangan ini datang dalam waktu yang bersamaan dan sebagai manusia yang lemah dan terbatas, rasa putus asa itu semakin besar dalam diri saya. Sempat ada perasaan ingin melarikan diri, menghindar untuk datang ke Perkantas dan ikut dalam pertemuan tim karena takut berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan dari kakak-kakak staf di Perkantas berkaitan dengan progres persiapan yang ada. Namun di dalam semuanya itu, saya bersyukur Roh Kudus terus menggerakkan saya agar tetap berteguh dalam iman dan percaya bahwa Dia sudah mengutus saya dan Dia pasti menolong saya.

    Hingga H-3 keberangkatan, saya masih bergumul tentang dana. Sampai saat itu, progres persiapan saya untuk mengikuti EARC bisa dikatakan masih 10%. Namun benar, bahwa tangan Tuhan tidak pernah terlambat untuk menolong saya. Melalui hambanya yaitu salah seorang kakak Staf Perkantas, Tuhan menjawab segala pergumulan dan keraguan di hati saya. Setelah mengikuti doa pengutusan dalam perayaan HUT Perkantas NTT yang ke-35 pada tanggal 29 Juli 2024, Kakak Staf tersebut memberi sejumlah dana kepada saya. Ketika pulang sampai di rumah dan melihat uang ini, saya menangis tersedu-sedu karena melihat kebesaran Tuhan di dalam segala ketidaklayakan saya. Tuhan teramat baik dan mengasihi saya, dia berdaulat atas seluruh hidup saya.

    Atas pimpinan Tuhan, orang tua memberi ijin kepada saya untuk mengikuti kegiatan ini. Tuhan juga menolong saya melalui kakak-kakak staf Perkantas Kupang yang memberikan surat ijin ke pihak kampus dan atas kebesaran Tuhan, pihak kampus memberikan ijin kepada saya.

    Hari pertama mengikuti kegiatan, saya merasa enggan berbicara dengan teman-teman peserta karena takut tidak dapat berbahasa Inggris dengan baik. Pada saat makan malam, saya memilih duduk sendiri di pojokan untuk menghindari komunikasi dengan orang lain. Namun saya terus berdoa meminta hikmat dan pimpinan dari pada Tuhan. Atas kemurahan dan kebesaran-Nya, memasuki kegiatan di hari ke-2 dan seterusnya saya dimampukan Tuhan untuk mengikuti setiap sesi kegiatan dengan baik, memahami materi-materi yang disampaikan oleh orang-orang yang dipakai Tuhan secara luar biasa dan berani berkomunikasi dengan orang lain.

    Bersyukur untuk keikutsertaan dalam kegiatan EARC yang semakin memperlengkapi dan menolong saya melihat panggilan Tuhan untuk melayani Dia, terkhususnya melayani siswa/siswi di kota Kupang supaya mengenal dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, hidup berpengharapan di dalam Dia serta hidup memberkati sesama untuk kemuliaan-Nya. Di dalam pergumulan melewati segala proses persiapan yang ada, saya melihat bahwa Tuhan Maha Besar, Dia berdaulat atas seluruh hidup saya termasuk di dalam segala ketidaklayakan saya. Pada akhirnya, segala hormat dan kemuliaan hanya bagi nama Tuhan. Ia yang telah memilih dan mengutus saya, dan Ia pula yang terus menyertai dan memperlengkapi saya di dalam melayani-Nya.

     Kiranya sharing saya ini dapat mendorong dan memotivasi rekan-rekan pembaca sekalian untuk terus hidup berpengharapan kepada Tuhan, serta memberi diri untuk menjadi alat bagi kemuliaan nama-Nya. Tuhan Yesus memberkati…

Baca berita tentang pelaksanaan EARC di www.perkantasntt.org/east-asia-regional-conference-earc-2024/

Kategori
Event

Kamp Kepemimpinan Nusa Tenggara Timur (KKNTT) 2024

CEO: Christ, Empowering, Overcomer

Kamp Kepemimpinan NTT 2024

KKNTT 2024

Foto peserta KKNTT saat pembukaan kegiatan

KKNTT 2024

Foto seluruh peserta KKNTT 2024

    Bello, 18 Agustus 2024 – Di tengah hiruk pikuknya kebobrokan tokoh-tokoh pemimpin di Indonesia, sebuah langkah diambil untuk menumbuhkan pemimpin-pemimpin yang didasari oleh Kasih Kristus. Atas perkenanan dan rahmat Tuhan, Persekutuan Kristen Antar Universitas (PERKANTAS) NTT telah sukses menggelar Kamp Kepemimpinan NTT (KKNTT) 2024 yang berlangsung pada tanggal 15-18 Agustus 2024 di Susteran SSPS Bello-Kupang.   

     KKNTT 2024 mengusung tema “CEO: Christ Empowering Overcomer.” Diharapkan melalui tema ini, kita semua kembali diingatkan bahwa Kristus-lah yang memperlengkapi setiap individu agar bisa menjadi pemenang dan mampu memimpin, kita juga sama-sama ditolong untuk dapat belajar mengembangkan serta meningkatkan kualitas sebagai seorang calon pemimpin di masa depan. Setelah kita diperlengkapi, kiranya kita bisa menjadi pemimpin yang dipimpin oleh Kristus, mampu memimpin diri sendiri dan sesama dengan memberdayakan potensi yang dimiliki dalam pelayanan dan kehidupan kita masing-masing. Bersamaan dengan tema ini, KKNTT juga memiliki sebuah lagu tema bertajuk “Kar’na Anugerah” ciptaan Kak Gospelina Lakusa – Staf Perkantas Kupang.

    Awal dimulainya persiapan kamp ini adalah dengan dipilihnya 24 panitia dan 8 staf pengarah yang dilantik di Kupang, 21 Oktober 2023. Hanya oleh karena penyertaan Tuhan kepada orang-orang yang telah dipilih-Nya, seluruh persiapan pra kamp telah diselesaikan sehingga kegiatan ini boleh berjalan sebagaimana mestinya.

    Tuhan memperkenankan 163 peserta dari berbagai kota di NTT, diantaranya Kupang, Alor, Waikabubak, Waingapu, Waitabula, Waibakul, Rote, Soe, dan Kefamenanu untuk hadir dalam kamp ini. Walaupun ada yang harus melalui perjalanan jauh dan menghadapi jadwal yang padat saat kamp, namun selama empat hari tiga malam para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti semua rangkaian kegiatan yang ada.

    Kegiatan ini dimulai dengan Opening Ceremony yang di dalamnya ada sambutan oleh Permaisuri Iq Abidin sebagai ketua panitia, Kak Arnoldus A. N. Adoe sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang PERKANTAS NTT, dan Kak Rabea M. S. Seo sebagai Pimpinan Cabang PERKANTAS NTT, dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh Kak Dance G. Dengak – Staf Perkantas Kupang.

KKNTT 2024

Foto pemukulan gong saat Opening Ceremony

KKNTT 2024

Foto ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Kak Dance Dengak

    Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir. Antonius Tanan, M.B.A., M.Sc., M.A. Beliau menjadi narasumber untuk beberapa sesi yaitu Seminar 1: Pemimpin yang Mengubah Secara Kreatif & Dramatis, Kapita Selekta: Set the Sail, Talkshow: #ThePassionGeneration, dan Seminar 2: Kepemimpinan dalam Dimensi Kehidupan Praktis. Melalui sesi-sesinya, peserta diajarkan mengenai pola pikir dan karakter-karakter pemimpin serta langkah praktis peserta sebagai Gen-Z untuk memanfaatkan teknologi agar turut mengambil bagian menjadi pemimpin yang kemudian memiliki visi dalam menghidupi panggilan Tuhan.

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi seminar di hari pertama

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi seminar di hari pertama

    Sesuai temanya yaitu Christ Empowering Overcomer: Kristus sebagai dasar, akuntabilitas pemimpin, pemimpin yang melayani, selama tiga hari (16-18 Agustus 2024) kegiatan selalu dimulai dengan sesi Scripture Engagement (SE) yang membahas mengenai tiga tokoh Alkitab yaitu Paulus, Timotius, dan Barnabas.

    Secara singkat, SE 1: Paulus (16/08/2024) dibawakan oleh Kak Inda A. Jacob – Staf Perkantas Kupang, membukakan bagi peserta bahwa sebagaimana pelayanan Paulus dibukakan oleh visi Allah dalam Yesus Kristus, demikian halnya dengan pelayanan peserta pun harus digerakkan oleh visi dari Allah. Selanjutnya SE 2: Timotius (17/08/2024) dibawakan oleh Kak Stenly E. Foni – Staf Perkantas Waingapu, peserta diingatkan kembali mengenai kehidupan Timotius yang akuntabel baik secara spiritual, finansial, relasional, dan seksual serta pentingnya disiplin rohani guna memimpin diri sendiri. Pada hari terakhir (18/08/2024) SE 3: Barnabas, dibawakan oleh Kak Imanuel F. M. Meok – Staf Perkantas Kupang. Dari tokoh Barnabas, peserta diharapkan belajar menjadi pemimpin yang rendah hati dan melayani.

KKNTT 2024

Foto Kak Inda Jacob ketika membawakan materi SE 1

KKNTT 2024

Foto Kak Stenly Foni ketika membawakan materi SE 2

KKNTT 2024

Foto Kak Imanuel Meok ketika membawakan materi SE 3

    Selain sesi SE, ada pula sesi Kapita Selekta (Kapsel). Total ada dua sesi Kapsel yang dapat diikuti oleh masing-masing peserta di antaranya adalah Kapsel Creative Bible Study oleh Kak Rabea M. S. Seo untuk memahami cara menggali Alkitab secara kreatif dan kontekstual, Kapsel Set the Sail oleh Dr. Ir. Antonius Tanan, M.B.A., M.Sc., M.A untuk memahami goal setting sebagai penjabaran visi Tuhan dan aksi praktisnya, Kapsel Mentoring oleh Kak Senny Pellokila untuk memahami mentoring yang baik dan benar serta membuat perencanaan mentoring, dan Kapsel Kabar Keselamatan dan Pekerjaan oleh Kak Boby Koamesah untuk memberikan pandangan tentang pekerjaan melalui sudut pandang Kristen. Peserta yang mengikuti Kapsel tertentu adalah peserta yang sebelumnya telah memilih Kapsel tersebut saat pendaftaran, sehingga peserta dapat mengikuti Kapsel sesuai dengan kebutuhan masing-masing pribadi.

KKNTT 2024

Foto Kak Senny Pellokila ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Mentoring

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi Talkshow tentang #ThePassionGeneration

KKNTT 2024

Foto Pak Antonius Tanan ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Set the Sail

KKNTT 2024

Foto Kak Rabea Seo ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Creative Bible Study

KKNTT 2024

Foto Kak Bobby Koamesah ketika membawakan materi Kapita Selekta tentang Kabar Keselamatan dan Pekerjaan

  Sesi lain yang ada pada kamp ini adalah sesi Table Talk. Sama seperti sesi Kapsel, peserta dapat memilih dua Table Talk dalam dua hari berturut-turut. Terdapat beberapa pilihan di antaranya Manajemen Konflik, Public Speaking, Personal  Branding, KTB Kreatif, Creative Problem Solving, Lead & Influence, Toxic Devotion, Disiplin Rohani. Dalam sesi ini, peserta melakukan sharing bersama yang dipimpin oleh pemimpin Table Talk.

    Tak lupa, sesi Family Group Discussion (FGD) setiap malam dilakukan oleh peserta. Kurang lebih ada enam sampai sepuluh orang yang tersebar di 27 FGD. Dalam sesi ini, peserta diharapkan memiliki kedekatan satu sama lain dan menjalin hubungan baik dengan peserta dari kota-kota lain. Pada malam pertama, peserta saling berkenalan dan membagikan apa yang didapatnya salama sesi hari pertama. Pada hari kedua, peserta mendeskripsikan diri mereka sebagai pemimpin berdasarkan tokoh-tokoh pemimpin dunia, nasional dan Alkitab. Pada malam terakhir, peserta bersama memainkan sebuah game “Treat Each other Like CEO”. Game ini mengantarkan peserta pada sesi SE 3: Barnabas.  

    Follow-up dari kegiatan ini adalah komitmen peserta untuk melanjutkan perjalanan bersama Yesus, keputusan sebagai murid, dan keputusan untuk terus melayani baik di pelayanan siswa, mahasiswa maupun alumni sebagai pelayan ibadah, panitia, donatur, badan pengurus komponen, tim pembimbing/pendamping pelayanan siswa dan mahasiswa, serta sebagai staf PERKANTAS. Staf PERKANTAS masing-masing kota akan mendata dan terus mendoakan komitmen-komitmen yang ada untuk memastikan adanya keluaran-keluaran yang baik dari KKNTT 2024 untuk KKNTT berikutnya, pelayanan PERKANTAS, dan generasi penerus kepemimpinan.

    Dengan berakhirnya KKNTT 2024, PERKANTAS NTT berharap dapat terus membina dan mengembangkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter Kristus dan siap melayani Tuhan dan sesama.

Sesi Table Talk, FGD & Dedication Night

KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024
KKNTT 2024